By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah: Warga Jatim di Perantauan jadi Social Capital Strategis dan Kritis
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Gubernur Khofifah: Warga Jatim di Perantauan jadi Social Capital Strategis dan Kritis
Sospol

Gubernur Khofifah: Warga Jatim di Perantauan jadi Social Capital Strategis dan Kritis

08/11/2021 Sospol
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri pengukuhan sekaligus menjadi keynote speaker pada Dialog Kedaerahan IKPM Jatim-DIY di Yogyakarta, Minggu (7/11/2021). (*/hmn)
SHARE

Yogyakarta (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengharapkan potensi warga Jatim di seluruh daerah bisa menjadi kekuatan social capital strategis dan kritis bagi pembangunan daerah di manapun mereka berada, termasuk Ikatan Keluarga Pelajar Mahasiswa (IKPM) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

“Melalui forum ini kita lihat bahwa semua komunitas masyarakat Jatim dimanapun berada sangat penting perannya. Karena kesemuanya merupakan bagian dari social capital, utamanya bermanfaat bagi pembangunan daerah sekarang dan yang akan datang,” katanya saat menghadiri pengukuhan sekaligus menjadi keynote speaker pada Dialog Kedaerahan IKPM Jatim-DIY di Yogyakarta, Minggu (7/11/2021).

Khofifah mengatakan, inilah salah satu alasan dirinya selalu menyempatkan diri untuk bertemu dengan berbagai komunitas masyarakat Jatim yang ada di daerah lain setiap kali kunjungan kerja. Harapannya, resonansi seluruh program yang ada di Pemprov bisa tersampaikan kepada komunitas-komunitas ini.

“Dari hal itu, kami harapkan bisa ada respon dari mereka. Karena sesuai dengan tujuannya ingin menjadi mitra kritis- strategis. Jadi feedback dari tiap program yang kami inisiasi kami perlukan betul,” tukasnya

“Anytime atau kapanpun mereka bisa menyampaikan saran atau kritik. Artinya apa, kita harus open mind. Kita akan terbuka pada semua masukan,” imbuhnya.

Kepada pengurus IKPM Jatim di DIY yang baru saja dikukuhkan, Gubernur Khofifah berharap agar silaturahim bersama IKPM Jatim yang ada di provinsi lain agar dibangun dengan baik.

“Ini hadir dari Jateng, Jabar, dan DKI Jakarta. Social Capital ini kalau bisa bersinergi akan menjadi kekuatan berbagai SDM yang dibutuhkan untuk membangun Jatim sekarang dan yang akan datang,” harapnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah juga memaparkan bagaimana keadaan prosentase pengangguran terbuka di Jatim per 1 Agustus 2021 tercatat 5,74 % yang sebagian besar merupakan lulusan SMA dan sarjana. Hal tersebut dituturkan Khofifah sapaan lekatnya, disebabkan karena adanya perubahan pasar kerja.

“Kita sedang berada di fase transisi Revolusi Industri 4.0 menjadi 5.0. Akan ada 6 juta pekerjaan yang hilang, namun muncul 24 juta pekerjaan baru, sedangkan akan ada,” kata Khofifah.

Khofifah melanjutkan pandemi menjadi sebuah tuas pemicu percepatan perubahan pasar tenaga kerja yang ada. World Economic Forum memproyeksikan, pekerjaan yang paling dibutuhkan usai pandemi adalah Data Analyst dan Scientist, Spesialis Big Data, Specialist AI dan Machine Learning, Digital Marketing dan Strategy Specialist, serta Renewable Energi Mechanic.

“Akibatnya berbagai sektor pekerjaan mengalami otomatisasi dan digitalisasi. Pengurangan tenaga kerja dan pelatihan dalam upaya peningkatan kompetensi marak dilaksanakan,” jelasnya.

Diharapkan Khofifah, anggota IKPM Jatim yang ada di provinsi manapun bisa beradaptasi dengan update teknologi yang sangat cepat. Namun dengan tidak meninggalkan kultur tata krama jati diri bangsa.

Sementara itu, Dewan Penasihat IKPM Jatim DIY, KH Ahmad Muafiq mengatakan bahwa organisasi dan anggota IKPM harus bisa membedakan cara kerja mitra kritis bagi pemerintah.

“Sampaikan kalau memang ada yang perlu disampaikan. Atau ada yang kurang sesuai. Bedakan jika kita menjadi mitra strategis. Tapi kunci utamanya adalah sinergi dan kolaborasi tetap jadi nomor satu,” paparnya

Ketua DPRD Provinsi Jatim, Kusnadi yang juga turut hadir dan menjadi speaker dalam Dialog Kedaerahan berpesan agar tetap melihat Jatim secara utuh dan keseluruhan.

“Diharapkan mampu melihat secara keseluruhan hingga memunculkan sudut pandang baru yang komprehensif dalam memberikan masukan atau bahkan kritik,” katanya

“Sesuai juga dengan citra mahasiswa sebagai agent of change atau agen perubahan,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ka. BPSDM Prov Jatim Aries Agung Paewai dan Ka. Bakesbangpol Prov Jatim Heru Wahono Santoso. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah temui Pelaku UMKM di Sepulu-Bangkalan dan ajak migrasi ke Digital
Next Article Pemkab dan SMK Ponorogo ciptakan inovasi “Waste to Energy”

Advertisement



Berita Terbaru

MEMBINCANG PELUANG SUARA, DALAM ARAH KOALISI MUKTAMAR NU KE 35
Kolom
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom
Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur
Sospol
Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
Sospol

Pererat Silaturahmi, PDUF MUI Jawa Timur Gelar Halal Bihalal dan Konsolidasi Program

20/04/2026
Sospol

Ziarah Makam Mbah Yai Fathurrohman Poleng: Jejak Perjuangan yang Tak Boleh Berhenti

20/04/2026
Sospol

Perkuat Internasionalisasi, Unusa Berpartisipasi Aktif dalam Forum Kolaborasi Lintas Negara

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?