Malang (Radar96.com) – Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Timur menunjukkan keseriusannya dalam penulisan sejarah lembaga tersebut yang merupakan bagian dari sejarah NU.
Setelah sebulan dimulai pengerjaannya, kini sudah dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi tersebut dikemas dalam rapat yang diselenggarakan di ruang Wakil Rektor 2 Universitas Islam Malang (Unisma) dengan agenda tunggal tentang progres kerja penulisan buku tersebut.
Hadir dalam kesempatan tersebut H Noor Shodiq Askandar (Gus Shodiq) selaku Ketua LP Ma’arif Jatim dan tuan rumah, Sunan Fanani (Sekretaris), Abdulllah Fuad (Wakil Sekretaris), H Supi’i (keuangan), A Shofiudin (staf), dan Subhan (penulis buku).
“Kita ingin terus memantau setiap perkembangan pengerjaan buku ini tahap demi tahap,” kata Gus Shodiq.
Dalam pertemuan yang berlangsung hari Sabtu (29/01/22) siang tadi, penyusun melaporkan perkembangan yang telah dicapai.
Lebih dari itu dalam pertemuan tersebut juga dilakukan diskusi untuk pengecekan dan penguatan data-data yg telah diperoleh sekaligus data-data lain yang diperlukan.
“Sesuai dengan laporan tadi, alhamdulillah, kami optimis, buku tersebut akan selesai sesuai waktu yang dijadwalkan,” jelas Gus Shodiq.
Lebih lanjut Gus Shodiq, yang juga Wakil Rektor 2 Unisma, mengaku gembira karena penulis banyak menemukan data yang relatif baru dan belum banyak diketahui publik.
“Misalnya tentang masa-masa sulit PWNU Jawa Timur kala itu, belum ada yang punya mobil. Hanya ada empat kiai yang bawa mobil. Itupun yang tiga mobil dinas plat merah,” tutur Gus Shodiq.
Walhasil, menurut Gus Shodiq, buku itu nanti selain penting karena melengkapi sejarah NU, juga menarik karena banyak cerita yang selama ini belum pernah diketahui publik,” ujarnya. (Sh)



