By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: HPN 2021, Bupati Sumedang terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > HPN 2021, Bupati Sumedang terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat
Sospol

HPN 2021, Bupati Sumedang terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

09/02/2021 Sospol
SHARE

Sumedang (Radar96.com) – Bupati Sumedang DR. H Dony Ahmad Munir ST.,MM, menerima Penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat pada puncak acara Hari Pers Nasional di Jakarta (9/2/2021).

“Untuk melestarian nilai-nail budaya dan akan terus terjaga bila melestarikan budaya lama yang baik dan menggali budaya baru yang lebih baik,” kata Bupati 2018-2023 itu kepada radar96.com.

Bupati kelahiran Sumedang pada 5 Desember 1973 itu menegaskan bahwa nilai-nilai budaya sebagai pengungkit etos kerja masyarakat akan bermuara kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

“Sejalan dengan semangat Undang Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Kabupaten Sumedang telah menyusun dan memiliki Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD),” kata mantan Ketua PC IPNU Sumedang 1995-1998 yang politikus PPP itu.

PPKD Kabupaten Sumedang merupakan landasan kebijakan pembangunan di daerah, sehingga masih perlu adanya evaluasi terhadap proses penyusunannya, dalam rangka penyempurnaan PPKD Kabupaten Sumedang.

“Sumedang masa silamnya adalah sebuah kerajaan bernama Sumedang Larang. Dengan runtuhnya Kerajaan Pajajaran, Kerajaan Sumedang Larang menjadi penerusnya. Peralihan kekuasan dari Pajajaran kepada Sumedang Larang, secara simbolis ditandai penyerahan mahkota emas Raja Pajajaran, Binokasih Sanghyang Pake, kepada Raja Sumedang Prabu Geusan Ulun pada 22 April 1578,” katanya.

Oleh karena itu, melalui penyediaan fasilitas bagi para pedagang produk unggulan,” kata Doni yang pernah menjadi Asisten Dosen STTG Garut (1995-1997) itu, Sumedang memiliki sektor unggulan di bidang pertanian, pariwisata dan budaya, walau semuanya belum menjadi andalan PAD. Namun demikian, semua komoditas dan potensi itu sedang dan akan terus dikembangkan.

“Selain agar lebih maju dan dikenal luas, kami harapkan potensi unggulan itu mampu meningkatkan produksi dan arus wisatawan yang datang. Salah satu upaya mengembangkan potensi tersebut adalah dengan membangun simpul-simpul ekonomi melalui penyediaan fasilitas bagi para pedagang produk unggulan,” kata mantan anggota DPR RI 2014-2019 itu.

Untuk memaksimalkan peran dan fungsi media, Pemkab Sumedang mengupayakan kemitraan strategis dengan berbagai media, diantaranya melalui Konferensi Pers, Coffee Morning, Pembentukan Pokja Jurnalis Setda Kabupaten Sumedang, Fasilitas Uji Kompetensi Wartawan, media gathering (Capacity Building), dan pengadaan Media Center. (*/MZ)

Iklan.

You Might Also Like

Iki judul berita nggak SPOK, koyok pengumuman ae, bisa diganti:Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

TAGGED: Dony Ahmad Munir, HPN, sumedang
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article HPN 2021, Gubernur Khofifah: Pers harus seimbangkan kuantitas-kualitas hadapi medsos
Next Article ASPERAPI Jatim kembangkan sayap ke lima kabupaten/kota

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana
Nahdliyyin
Iki judul berita nggak SPOK, koyok pengumuman ae, bisa diganti:Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot
Sospol
Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026
Nahdliyyin
Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)
Sospol

You Might also Like

Sospol

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

06/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
Sospol

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

31/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?