By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: HPN 2021, Gubernur Khofifah: Pers harus seimbangkan kuantitas-kualitas hadapi medsos
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > HPN 2021, Gubernur Khofifah: Pers harus seimbangkan kuantitas-kualitas hadapi medsos
Sospol

HPN 2021, Gubernur Khofifah: Pers harus seimbangkan kuantitas-kualitas hadapi medsos

09/02/2021 Sospol
SHARE

HPN 2021, Gubernur Khofifah: Pers harus seimbangkan kuantitas dan kualitas hadapi media sosial

Surabaya (Radar96.com) – Menyikapi Hari Pers Nasional (HPN) 2021, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendorong insan pers Indonesia untuk mampu menyajikan informasi yang seimbang antara kuantitas dan kualitas untuk menghadapi tantangan era digital, terutama dari media sosial.

“Pers harus melakukan reintrospeksi diri, karena tantangan saat ini jauh lebih sulit dengan munculnya media sosial, sehingga arus informasi begitu kuat dan gencar. Harus ada diferensiasi yang kontras antara pers dan media sosial, terutama dari segi mutu penyajian informasi,” ungkap Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Selasa (9/2/2021).

Khofifah mengatakan, saat ini masyarakat tidak hanya terpaku pada informasi yang disajikan melalui media cetak, media elektronik, maupun televisi. Namun juga informasi yang beredar luas melalui media sosial seperti facebook, WhatsApp, youtube, dan Instagram.

Saat ini , kata Khofifah, banyak masyarakat yang kurang mempedulikan keabsahan informasi tersebut. Mereka sering hanya sebatas membaca judul atau paragraf pertama, padahal tidak sedikit informasi yang disajikan itu berupa hoax dan ujaran kebencian yang mempengaruhi pola pikir masyarakat.

“Harus jujur diakui bahwa budaya literasi masyarakat kita masih rendah. Disinilah pekerjaan rumah utama insan pers yaitu memerangi informasi bohong yang beredar di masyarakat,” katanya.

Memang, lanjut Khofifah, tidak semua orang memiliki kepercayaan terhadap informasi media sosial. Masih ada orang yang memiliki komitmen untuk mencari dan melakukan klarifikasi melalui produk pers. Namun, perbandingan diantara keduanya masih sangat jomplang.

“Lebih banyak kelompok yang menelan informasi secara langsung daripada melakukan dan mencari klarifikasi untuk memastikan kebenarannya. Ini fakta,” tuturnya.

Pekerjaan rumah insan pers, tambah dia, bertambah berat dengan semakin maraknya bermunculan citizen journalism. Mereka melakukan aktivitas jurnalistik tanpa memiliki dasar jurnalistik dan mematuhi etika jurnalistik.

“Ini Ibarat masakan yang dimasak oleh bukan tukang masak. Tanpa dicicipi, masakan itu dibagikan ke orang lain. Bisa jadi, tampilan makanannya menarik, tapi rasanya belum tentu nikmat. Ini tantangan pers di masa kini,” ujarnya.

Khofifah berharap, Hari Pers Nasional 2021 mampu memberi semangat kepada seluruh insan pers untuk meneguhkan kembali eksistensinya. Mengingat, masyarakat sangat membutuhkan informasi yang nyata, akurat, objektif, dan bukan bukan propaganda kepentingan tertentu. (*/MY)

Iklan.

You Might Also Like

Unusa Gandeng 2 Kampus Kesehatan di Malaysia Perkuat Teknologi Laboratorium Patologi Anatomi

KHR Achmad Azaim Kukuhkan Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso saat Maulid Nabi

Yayasan Alifya Bondowoso: Maulid Nabi Penguat Akhlak dan Karakter Siswa Sejak Dini

Universitas At-Taqwa Bondowoso Kenalkan Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

KKN UNIBO di Tlogosari-Bondowoso Berakhir, Mahasiswa Tinggalkan Pengalaman dan Manfaat bagi Warga

TAGGED: gubernur jatim, HPN, jurnalis, khofifah, pers
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article [Digital Magazine] – Unusa resmikan Laboratorium Virtual Reality dan Microteaching
Next Article HPN 2021, Bupati Sumedang terima Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Unusa Gandeng 2 Kampus Kesehatan di Malaysia Perkuat Teknologi Laboratorium Patologi Anatomi
Sospol
KHR Achmad Azaim Kukuhkan Pengurus Ijtihad Rayon IKSASS Bondowoso saat Maulid Nabi
Sospol
Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi
Ekraf
Dzurriyah Hasan Gipo: Kiai Miftah-Gus Kikin jadi Paket Ideal Awali Abad Kedua NU
Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Tawarkan “Hijrah” dari BBM ke BBG,SMKN 3 Bondowoso Klaim Karya Siswa Tembus 245 KM Sekali Isi

08/09/2026
Sospol

Wagub Ajak Mahasiswa Baru Unusa Beri Kontribusi Bangsa Mulai Saat ini

07/09/2026
Sospol

Kerja Sama Unusa-ITS, Buka Peluang Raih Dua Ijazah dalam Lima Tahun

07/09/2026
Sospol

Sebut PMII, Rektor At-Taqwa Bondowoso Ajak Mahasiswa Gabung Organisasi Ekstra

07/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?