By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Nyai Sinta Nuriyah promosikan Nilai-nilai Keindonesiaan lewat Sahur Keliling
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Nyai Sinta Nuriyah promosikan Nilai-nilai Keindonesiaan lewat Sahur Keliling
Nahdliyyin

Nyai Sinta Nuriyah promosikan Nilai-nilai Keindonesiaan lewat Sahur Keliling

26/04/2021 Nahdliyyin
Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid (*/NO)
SHARE

Jakarta (Radar96.com) – Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid banyak memberikan perhatian terhadap isu perempuan melalui Yayasan Puan Amal Hayati. Selain itu, juga getol mempromosikan nilai-nilai keindonesiaan lewat toleransi beragama dan kebinekaan, salah satunya melalui kegiatan sahur keliling lintas iman sejak tahun 2000.

“Dalam pikiran saya pertama adalah ketika terjadi tragedi 14 Mei 1998, di situ saya sadar betapa pentingnya kerukunan dan persatuan anak Indonesia,” kata Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid dalam peringatan Hari Kartini yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Gerakan Optimisme Indonesia, Ahad (25/4).

Pada 1999, saat KH Abdurrahman Wahid diangkat menjadi Presiden, kata Nyai Sinta, terlintas dalam pikiran dan benaknya untuk mengadakan acara sahur keliling saat Ramadhan tiba, mengingat banyak sekali pedagang kaki lima, ibu-ibu penjual nasi, dan warga yang tidak bertempat tinggal yang ketika waktu sahur tiba kemungkinan besar tidak bisa bersantap sahur.
“Dengan adanya bayangan seperti itu maka terpikir oleh saya untuk berbagi rezeki dengan mereka. Dan saya teringat kalau NKRI itu adalah negara yang masyarakatnya majemuk dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Saya kemudian mempunyai pikiran bagaimana kalau saya mengajak semuanya untuk membantu saya melakukan sahur keliling,” katanya.

Misi itu membuat Nyai Sinta menyandang gelar Bintang Jasa Adipradana dari Negara Republik Indonesia sebagai Pendamping Presiden Abdurrahman Wahid dan Pejuang Kemanusiaan (2011) dan Majalah TIMES Nyai Shinta menobatkan menjadi 100 orang berpengaruh di Dunia.

“Artinya keinginan saya itu diterima oleh semuanya dengan suka cita, karena mereka merasa kalau mereka itu memang anak bangsa, jadi mereka senang melakukan semua itu,” ujar peraih penghargaan Lifetime Achievment Award dari Rakyat Merdeka sebagai Pejuang Perempuan dan Kaum Minoritas (2013) ini.

Selain acara sahur bersama, pada acara sahur itu juga dirinya selalu mengingatkan esensi berpuasa di bulan Ramadhan. “Itu karena mereka tidak mengerti tentang makna dan hakikat puasa yang sebenarnya. Untuk itu saya ingin mengingatkan kepada saudara-saudara yang berada di pelosok yang tidak sempat memikirkan hal itu, mari kita ajak untuk berbincang-bincang mengenai hal itu,” pesan Nyai Sinta. (*/NO)

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/128350/nyai-sinta-nuriyah-promosikan-nilai-nilai-keindonesiaan-lewat-sahur-keliling (Syifa Arrahmah)

Iklan.

You Might Also Like

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang

Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta

FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim

Presnas IKAPETE Kutuk Framing Negatif Terkait Halaqoh Qonun Asasi NU di Gedung MPR RI

Silaturahim dengan Dubes Mesir, PBNU Dorong Kolaborasi Pendidikan dan Dakwah

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim Surplus Beras 3,5 Juta Ton, Gubernur DKI siap serap
Next Article PBNU imbau Nahdliyin Shalat Ghaib untuk awak KRI Nanggala-402

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin
Perkuat Kaderisasi Santri, ISNUQ Gelar PDO Perdana dengan 250 Peserta
Nahdliyyin
FGD “Santri Next” HSN 2026, ISNU Jatim Dorong Kiprah Santri Warnai Transformasi Jatim
Nahdliyyin
Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah
Milenial

You Might also Like

Nahdliyyin

12 Perubahan Penting AD/ART NU Hasil Muktamar Ke-35 Disosialisasikan

09/10/2026
Nahdliyyin

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Pelatihan Vokasi Teknisi AC Bagi Santri/Kader

09/10/2026
Nahdliyyin

Ketua SC Halaqah Kebangsaan Qanun Asasi: “Tudingan Politisasi Adalah Fitnah Besar, Sangat Tidak Etis Mencatut Nama IKAPETE!”

09/10/2026
Nahdliyyin

Soal Kondisi NU, Prof Mas’ud Said: Jangan Ada Perpecahan dan Lima Elemen Potensial Ini Harus Dirangkul

08/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?