“GUSDURian Peduli” bantu bingkisan gratis bagi Isoman

Salah seorang relawan Gusdurian Surabaya saat membagikan bingkisan gratis kepada warga yang sedang Isoman dengan menggantungkan bingkisan di pagar gerbang rumah. (*/pna)
Bagikan yuk..!

Surabaya (Radar96.com) – Hingga hari ke-6 pada Minggu 18 Juli 2021, tim relawan Gusdurian Surabaya telah menyerahkan bantuan bagi isoman untuk warga Surabaya, yang jumlah telah mencapai 1.000 paket makan, untuk siang dan malam.

“Mungkin tak sebanding dengan data yang tertera dengan info jumlah warga yang terpapar di kota Surabaya, tapi minimal kami sudah mencapai jumlah 4 digit, maafkan jika kurang,” kata koordinator Gusdurian Jatim, Yuska Harimurti, di Surabaya, Minggu (18/7/2021).

Kabar baik lainnya adalah berkurangnya jumlah warga isoman di sebuah asrama polisi, dari 8 orang menjadi 2 orang saja. “Minimal bangga karena kami semua yang terlibat di program Saling Jaga ada di dalam bagian proses kesembuhan tersebut dalam satu minggu ini, meski mungkin kecil sekali. Semoga kami akan terus mendengar kabar baik tersebut,” katanya.

Pihaknya juga berterima kasih secara special untuk para relawan driver yang terus berjalan bersama tim Gusdurian.

“Sungguh kami memahami risiko terpapar yang bisa saja menimpa mereka, semoga kerelaan kawan kawan driver menjadi berkah yang menjaga kesehatan mereka,” katanya.

Tim Gusdurian di Surabaya melibatkan Buddhist Education Centre (BEC), Perhimpunan INTI Jawa Timur, Metta School-Surabaya, KIPAS, Perth-Australia, RS Ortopedi & Traumatologi, Longevitology Surabaya, Yayasan KhayMing, Perhimpunan Umat Tao Indonesia, Sisters of Charity, Arek JOGOBOYO, KIPP Surabaya, GeMa (Gerakan Masyarakat) Indonesia, Ksatria Airlangga, dan Yayasan Bersama Indonesia Sehat.

Sebelumnya, Gusdurian bersama sejumlah elemen di Surabaya mendirikan “Forum Rumah Bersama Surabaya” saat memperingati tiga tahun peristiwa serangan bom dalam kegiatan bertema “Menolak Kekerasan Melalui Tuhan Yang Berhati Ibu” di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela (10/5/2021).

“Forum Rumah Bersama Surabaya itu mengajak kaum perempuan dan masyarakat untuk berani melawan ideologi radikalisme dengan menjadi duta perdamaian,” kata salah satu anggota Forum Rumah Bersama Surabaya Wiwik Endahwati yang juga Sekretaris Fatayat NU Jatim itu. (*/pna)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *