By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Jatim melesat hingga 7,05 persen
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > BPS: Pertumbuhan Ekonomi Jatim melesat hingga 7,05 persen
Ekraf

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Jatim melesat hingga 7,05 persen

06/08/2021 Ekraf
Grafik dari data BPS Jatim 2021. (*)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, angka pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mampu semakin progresif dan melesat hingga 7,05 persen pada triwulan kedua tahun ini (y-o-y).

Pencapaian ini menjadi kabar gembira, sekaligus energi positif bagi Jawa Timur di tengah berbagai upaya dalam menangani Covid-19 serta penerapan PPKM Darurat dan PPKM Level-4.

Terhadap perkembangan tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan rasa syukurnya lantaran di tengah upaya penanganan kasus Covid-19, pertumbuhan ekonomi Jatim justru terdongkrak naik.

“Dengan pertumbuhan ekonomi triwulan II sebesar 7,05 persen y-o-y, Jatim mampu menjadi penyumbang ekonomi terbesar kedua di Pulau Jawa setelah DKI Jakarta dengan kontribusi 24,93 persen, sedang kontribusi Jatim terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 14,44 persen,” katanya di Gedung Binaloka Pemprov Jatim, Jumat (6/8/2021).

Menurut dia, perkembangan ini menunjukkan bahwa perekonomian Jatim terus bangkit dan mengalami perbaikan meskipun pencapaiannya belum dapat kembali seperti saat sebelum pandemi Covid-19.

Pertumbuhan ekonomi yang bergerak positif sebesar 1,78 persen (q-to-q) dan meningkat 3,2 persen (c-to-c) ditopang oleh sejumlah sektor utama.

Berdasarkan lapangan usaha, sektor industri pengolahan berkontribusi paling besar terhadap struktur PDRB Jatim mencapai 30,23 persen dengan laju pertumbuhan 6,85 persen (y-o-y). Selanjutnya sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor memberi kontribusi PDRB 18,28 persen dengan laju pertumbuhan 13,64 persen (y-o-y). Kontribusi tertinggi ketiga pada struktur PDRB Jatim adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan share 12,37 persen dan laju pertumbuhan minus 3,14 persen (y-o-y).

“PDRB Jatim sesungguhnya ditopang cukup besar oleh sektor pertanian. Namun, masa panen raya yang terjadi di triwulan I menyebabkan kontraksi di triwulan II,” jelas Khofifah.

Agregat demand yang semakin membesar pada Triwulan II ini juga menandai pemulihan ekonomi Jawa Timur yang terindikasi terjadi secara merata. Mulai dari investasi yang naik 1,77 persen, konsumsi naik 5,24 persen, dan bahkan ekspor mengalami kenaikan tertinggi sebesar 21,16 persen.

Pertumbuhan ekonomi triwulan II juga memotret daya beli masyarakat Jatim yang cukup tangguh di masa pandemi ini. Hal tersebut dilihat dari struktur PDRB Jatim triwulan II yang disokong paling tinggi oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PKRT) sebesar 59,78 persen dengan catatan laju pertumbuhan 5,24 persen (y-oy). Selanjutnya komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) berkontribusi sebesar 25,98 persen dengan laju pertumbuhan di triwulan II sebesar 1,77 persen (y-o-y).

Dari sisi pengeluaran, belanja pemerintah pada triwulan II ini juga memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap geliat ekonomi masyarakat. Dalam struktur PDRB Jatim triwulan II, kontribusi belanja pemerintah mencapai 5,44 persen dengan laju pertumbuhan 0,01 persen (y-o-y). Laju pertumbuhan bahkan tampak signifikan dalam periode antara triwulan I dan triwulan II (q – to – q) sebesar 27,46 persen.

Berdasarkan catatan BPS, pertumbuhan yang baik dari sisi belanja pemerintah ini didukung realisasi APBD provinsi yang meningkat sebesar 95 persen dan peningkatan realisasi APBD kabupaten / kota sebesar 143 persen.

“Pemprov terus memaksimalkan belanja daerah sebagai stimulus perekonomian masyarakat. Alhamdulillah, realisasi belanja daerah hingga 5 Agustus ini mencapai 44,29 persen dan pendapatan daerah mencapai 61,04 persen. Kedua pencapaian ini merupakan kinerja luar biasa yang dilakukan seluruh OPD di Pemprov Jatim serta kolaborasi yang baik dengan DPRD Jatim dan seluruh stake holder Forkopimda Jatim,” tuturnya.

Khofifah yang juga Ketua Umum IKA Unair Surabaya itu menjelaskan realisasi belanja pemerintah ini secara tidak langsung juga berdampak pada perbaikan indikator kesejahteraan masyarakat yang ditandai dengan penurunan kemiskinan sebesar 0,06 persen di bulan Maret 2021 menjadi 11,4 persen.

Gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang terus bergerak positif ini harus tetap dibarengi dengan upaya maksimal dalam penanganan Covid-19. Karena itu, Pemprov bersama Forkopimda Jatim serta stake holder dari berbagai komponen terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 untuk mengejar terwujudnya herd immunity.

“Kita optimis akan dapat menginjak gas lebih kencang lagi jika herd immunity itu sudah tercapai. Namun, rem tetap harus berimbang dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Pandemi ini belum selesai, jangan longgarkan dulu masker kita, tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” ujar Gubernur Khofifah. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur memulai vaksinasi pelajar serentak se-Jatim
Next Article Gubernur Khofifah apresiasi Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen oleh Disnakertrans dan BPJS Ketenagakerjaan Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh
Nahdliyyin
MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid
Milenial
PWNU Jatim: Santri Dibutuhkan untuk Padukan Teknologi dengan Moral/Akhlak
Nahdliyyin
Patahkan Framing Negatif Laporan KPK, IKAPETE Jatim Sebut Marwah Alumni Tebuireng Kini Terang Benderang
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?