Panglima TNI, Kapolri, dan Gubernur Jatim pantau “Serbuan Vaksinasi” untuk 41 Pesantren

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung jalannya "Serbuan Vaksinasi" berbasis Pesantren yang menyasar 41 pesantren se-Jatim dengan tahap awal dilaksanakan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Rabu (25/8/2021) sore. (*/hmn)
Bagikan yuk..!

Jombang (Radar96.com) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memantau langsung jalannya “Serbuan Vaksinasi” berbasis Pesantren yang menyasar 41 pesantren se-Jatim dengan tahap awal dilaksanakan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Rabu (25/8/2021) sore.

Bertempat di halaman Gedung Universitas Hasyim Asyari Jombang, Gubernur Jatim bersama Panglima TNI dan Kapolri melihat secara dekat seluruh proses vaksinasi dosis pertama bagi santri dan santriwati Ponpes Tebu Ireng Jombang, Jatim.

“Targetnya, sebanyak 4.970 orang santri-santriwati berusia 12-17 tahun dapat divaksin di hari yang sama. Mereka menerima vaksin Covid-19 dosis pertama jenis Sinovac,” kata Gubernur Khofifah.

Tak hanya di Ponpes Tebu Ireng Jombang, di hari yang sama juga dilaksanakan vaksinasi di 41 titik Ponpes lain se-Jawa Timur, dengan total sasaran mencapai 37.149 dosis.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah bersama Panglima TNI dan Kapolri berkesempatan menyapa langsung peserta vaksinasi yang dilakukan serentak di 41 wilayah tersebut. Diantaranya adalah Ponpes Langitan, Kec. Widang, Kab. Tuban yang menargetkan sebanyak 2.000 dosis vaksin.

Melihat langsung antusias Dandim dan pengasuh Pesantren yang ada di Jatim, Panglima TNI Hadi Tjahjanto pun menyampaikan apresiasi penuh. Ia menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak atas terselenggaranya vaksinasi serentak di 41 Ponpes se-Jatim ini.

“Terima kasih Dandim, saya bersama Kapolri dan Gubernur Jatim, mendengar laporan langsung. Mudah-mudahan vaksinasi di Ponpes Langitan bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ucapnya saat melakukan dialog secara virtual dengan Kodim 0811/Tuban.

Ia juga memastikan agar seluruh pasokan vaksin di Ponpes se-Jatim bisa terus terpenuhi, baik untuk dosis pertama maupun kedua. “Apabila masih ada kekurangan vaksin di luar tahap kedua, masih bisa dilaporkan kepada Pangdam. Harapan kita semua, Pondok Pesantren di wilayah Jatim bisa tercover, untuk divaksin, baik dosis pertama atau kedua,” katanya.

Sementara itu, situasi Vaksinasi Covid-19 di Jatim terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kemenkes RI, hingga Rabu (25/8) sore, tercatat 9.038.955 orang di Jatim telah menerima vaksin dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua, tercatat telah diberikan kepada 5.069.744 orang. Untuk dua catatan tersebut, Jatim masing-masing menempati posisi kedua setelah DKI Jakarta sebagai Provinsi tertinggi ketercapaian vaksinnya secara nasional.

Menyambut baik diselenggarakannya vaksinasi serentak bagi kalangan pesantren ini, Pengasuh Ponpes Tebu Ireng KH. Abdul Hakim Mahfud pun menyampaikan rasa terima kasihnya. Melalui vaksinasi semacam ini, diharapkan bisa menjadi langkah perlindungan bagi santrinya, dalam melakukan kegiatan sehari-hari.

“Kita akan dukung terus program vaksinasi ini. Kita harap kekurangannya bisa segera terpenuhi. Harapan kita adalah imun dari anak-anak ini meningkat, jadi supaya terbiasa jika resiko ada virus yang masuk akan mampu dari antibodynya bisa menangkal,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, serta Bupati Jombang Mundjidah Wahab, KH. Abdul Hakim Mahfud selaku pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang. (*/hmn)

Komentar Facebook

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *