By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Selasa (21/12), Simposium Nasional “Membumikan Turots Ulama Nusantara” semarakkan Muktamar NU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Kultural > Selasa (21/12), Simposium Nasional “Membumikan Turots Ulama Nusantara” semarakkan Muktamar NU
Kultural

Selasa (21/12), Simposium Nasional “Membumikan Turots Ulama Nusantara” semarakkan Muktamar NU

22/12/2021 Kultural
Lampung Nahdlatut Turots mengadakan simposium nasional di Lantai 3 Rektorat Lama, UIN Raden Intan, secara daring dan luring, pada Selasa (21/12/2021). (*/NUO)
SHARE

Bandar Lampung (Radar96.com/NUO) – Lampung Nahdlatut Turots mengadakan simposium nasional pada Selasa (21/12/2021) di Lantai 3 Rektorat Lama, UIN Raden Intan, secara daring dan luring, untuk menyemarakkan Muktamar ke-34 NU di Lampung, 21-23 Desember 2021.

“Simposium atau seminar ini dilakukan untuk mendawamkan kebiasaan Nahdliyin pada kitab turots atau kitab kuning, kalau perlu didigitalisasi,” kata Prof Oman Fathurroman, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia mengatakan NU sebagai komunitas menjadi lokomotif dalam membangkitkan turots ulama nusantara, perlu awareness (kesadaran) masyarakat Indonesia dalam membangkitkan turots. Perlunya kekuatan, keinginan, dan semangat memperbanyak dinamika an-nahdlah turots. Maka nahdlatut turots ini perlu untuk dilembagakan dan diinstitusikan.

Dengan semikian para santri banyak melakukan pengkajian teks sastra filologi keIslaman, terlebih santri seperti sastra, fiqh, tasawuf, dan sebagainya.

“Dalam dunia global sebagai bagian bangkitnya peradaban Islam Nusantara. Peradaban yang tertulis dengan digital dapat melakukan big data untuk turots di Nusantara dalam mengumpulkan kitab,” katanya.

Kegiatan yang dihadiri oleh Pj Rais ‘Aam KH Miftachul Akhyar sebagai keynote speaker itu akan diisi dengan deklarasi gerakan Nahdlatut Turots bersama para habaib dan masyaikh.

Seminar ini dibagi menjadi tiga sesi, sesi pertama narasumbernya adalah A. Ginanjar Sya’ban pegiat turots dan Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Jakarta dengan judul Turots dan Peradaban Nusantara. Yang kedua yaitu Ahmad Baso Peneliti dan Penulis Manuskrip dengan judul Turots dan Jati Diri Bangsa. Terakhir, Prof Oman Fathurrahman Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan judul Turots dan Peradaban Global.

Sesi kedua diisi oleh Mahrus el-Mawa Dosen Filologi IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan judul Potret Turots Nusantara dalam Studi Keislaman. Sedangkan narasumber kedua pada sesi ini adalah Prof Nadirsyah Hosen dengan judul Mainstream Kajian Turots Nusantara sebagai Center of Knowledge.

Sesi ketiga yaitu Samidi pegiat Manuskrip dan Ketua Badan Litbang Agama Semarang. Selanjutnya yaitu KH Mujab Dosen Maulana Malik Ibrahim Malang dengan judul Strategi Pengembangan Turots Pesantren. Terakhir diisi oleh Gus Ulil Abshar Abdallah Pengasuh Ngaji Online Kitab Ihya Ulumuddin dengan judul Tantangan Turots Pesantren di Era Digital.

Kholid Murtadho yang juga Rektor Yudarta Pasuruan menyampaikan,” Dengan adanya nahdlatut turots menjadikan referensi terjaga, diaktualisasikan anak muda. Serta turots ini juga dapat mencegah radikalisme yang mulai bermunculan di Indonesia,” paparnya.

Kegiatan ini dapat disaksikan dengan link zoom: https://us02web.zoom.us/j/83845105413 atau meeting ID: 838 4510 5413 (https://lampung.nu.or.id/warta/simposiun-nasional-membumikan-turots-ulama-nusantara-8pmRE). (*/NUO)

Iklan.

You Might Also Like

Gus Mujab: Logika Angka itu Menipu Manusia (Al-Humazah)

JKSN Kalsel Dilantik, Kiai Asep Dorong Kemajuan Pesantren seluruh Indonesia

Tim Digitalisasi Turats Ma’had Aly Lirboyo Belajar Pengelolaan Manuskrip pada Lajnah Turats Tebuireng

30 Santri Tebuireng Tembus Universitas Al-Azhar Mesir

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab: Haji itu soal Panggilan dan Mampu

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kerja sama Unesa-837 SMK di Jatim catat Rekor MURI
Next Article Gus Dur, Kiai As‘ad, dan Nabi Khidir

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gus Fahrur: Gus Firjaun yang Saya Kenal
Gus File
PW IPPNU Jawa Timur Perkuat Sinergi dengan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur
Uncategorized
TK At-Taqwa Bondowoso Peringati Maulid Nabi dengan Festival Ancak Ceria
Uncategorized
Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar
Milenial

You Might also Like

Kultural

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Ungkap 3 Alasan “Lailatulqadar” Dirahasiakan

12/03/2026
Kultural

KH A Muzakky Al Hafidz: Jika Diuji Allah Berarti Disayangi

26/02/2026
Kultural

Gus Mujab Jelaskan Lima Indikator “Kebahagiaan Sejati”

13/02/2026
Kultural

KHA Muzakky Al-Hafidz: Hidup/Umur Itu Yang Penting Bukan Panjang/Pendek, tapi Berkah dan Manfaat

29/01/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?