By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gubernur Khofifah sidak harga Tempe/Daging di Pasar Besar Kota Madiun
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Gubernur Khofifah sidak harga Tempe/Daging di Pasar Besar Kota Madiun
Ekraf

Gubernur Khofifah sidak harga Tempe/Daging di Pasar Besar Kota Madiun

26/02/2022 Ekraf
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga tempe dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun, yang merupakan satu dari 26 sampling pantauan Badan Pusat Statistik (BPS), Sabtu (26/2). (*/hmn)
SHARE

Kota Madiun (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga tempe dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun, yang merupakan satu dari 26 sampling pantauan Badan Pusat Statistik (BPS), Sabtu (26/2).

Dalam sidak tersebut, Khofifah menjumpai harga daging sapi di pasar relatif stabil dan tidak mengalami kenaikan. Terpantau, harga daging sapi kualitas 1 di Pasar Besar Madiun seharga Rp110.000 per kg. Sementara untuk daging dengan kualitas standar bervariasi mulai Rp70 ribu sampai Rp100 ribu.

“Sudah seminggu kita mendengar harga daging sapi di beberapa wilayah DKI Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat, mengalami kenaikan. Namun, teman-teman melihat bahwa harga daging sapi di Jawa Timur terpantau normal karena pasokan daging ke penjual stabil, sehingga tidak memengaruhi harga konsumen,” kata Khofifah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga tempe dan daging sapi di Pasar Besar Kota Madiun, yang merupakan satu dari 26 sampling pantauan Badan Pusat Statistik (BPS), Sabtu (26/2). (*/hmn)

Menurut Khofifah, terdapat 26 pasar di Jatim yang menjadi sampling pantauan BPS. Khusus di Kota Madiun ada dua pasar yang menjadi sampling BPS yaitu Pasar Besar dan Pasar Seleko Madiun. Oleh karena itu, kata dia, melakukan monitoring pergerakan supply dan demand di pasar-pasar sampling BPS menjadi sangat penting.

“Kunjungan dan monitoring ke pasar-pasar yang bisa langsung bertemu konsumen seperti di Pasar Besar Madiun sangatlah penting. Dengan melakukan monitoring ini, maka bisa ikut mendapatkan kepastian bahwa harga-harga di pasar tersebut termasuk daging sapi tidak mengalami kenaikan,” tegasnya.

Gubernur Khofifah juga memantau keberadaan tempe yang dua minggu terahir sempat menghilang karena kelangkaan kedelai. Di Pasar Besar Madiun tidak ada perubahan stok maupun harga. Harga dipatok sama, hanya ukurannya yang disesuaikan karena harga tidak dinaikkan.

“Kita optimistis harga daging sapi di Jatim akan stabil kecuali menjelang puasa dan menjelang lebaran. Sebab, tercatat di tahun 2021, populasi sapi potong di Jatim tertinggi di Indonesia yaitu 4,93 juta ekor.
Jadi, tinggi sekali populasi sapi potong di Jatim, sehingga saya ingin pastikan bahwa di Pasar Besar Madiun yang menjadi sampling BPS meliputi harga daging sapi, pasokan sampai dengan harga di konsumen stabil,” tuturnya.

Selain harga daging sapi, Khofifah menyampaikan masalah ketersediaan minyak goreng. Meski di beberapa pasar sudah dikirim minyak goreng curah, tetapi harus keberlanjutan agar alur suplai tersedia aman.

Ia melihat, suplai minyak curah hanya cukup dijual 2 sampai 3 hari. Artinya, masih ada pekerjaan rumah untuk menstabilkan distribusi minyak goreng.

“Jadi apa yang kita lakukan untuk bisa melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat terutama menjelang puasa harus kita intervensi secara komprehensif,” jelasnya.

Gubernur Khofifah mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Walikota se-Jatim yang sudah melakukan operasi minyak goreng. Baginya, peran kepala daerah sangat penting untuk menyiapkan stok minyak goreng dengan harga sesuai harga eceran tertinggi (HET), bahkan operasi minyak goreng di beberapa wilayah di Jatim dijual di bawah HET.

“Ini menjadi penting untuk memastikan kepada masyarakat bahwa kebutuhan sembako yang menjadi pemenuhan harus terus dimaksimalkan. Stabilitas harga bahan pokok utamanya menjelang Ramadan harus terus dimonitor secara keberlanjutan,” katanya.

Sebelumnya, pengrajin dan pedagang tempe mengeluh tingginya harga kedelai. Namun, Khofifah menegaskan bahwa pedagang Pasar Besar Madiun menyatakan pasokan supply tempe cukup.

Meski pasokan cukup, Khofifah menjelaskan bahwa para pedagang memiliki strategi, yakni harga distabilkan (tidak dinaikkan), namun ukurannya dikurangi.

“Ada kecerdasan dari pengrajin dan penjual tempe agar konsumen mendapat tempe dan penjual tetap bisa berjualan. Cara menstimulasi UKM di lingkungan pengusaha ultra mikro dan mikro semacam ini harus kita apresiasi,” pungkasnya.

Astri (38) selaku pedagang sapi mengaku, harga daging sapi di Pasar Besar Madiun masih relatif normal dan stabil.

Namun, untuk mencegah terjadinya kenaikan harga daging sapi, utamanya menjelang lebaran, Astri meminta kepada pemerintah untuk menstabilkan pasokan daging sapi dan menjaga stabilitas pakan ternak (sapi).

“Kuncinya, pasokan aman dan harga pakan bagi sapi stabil atau tidak naik, maka saya yakin harga daging aman,” ungkapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Paving Blok Pesantren Angkat Nilai Sampah Plastik jadi Peluang Ekonomi

Road Map Pesantren Tangguh Bencana Dimulai dari Malang

Produk OPOP Perluas Jejaring Usaha dalam Misi Dagang Jatim-Riau

Teh Tarik, Langkah Nyata Pesantren Al Jauhar Bangun Basis Ekonomi

BSI dan LAZISNU Jatim Perkuat Gerakan Koin NU Lewat QRIS

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Rais PBNU: biasakan berpikir positif terhadap hal “muhtamalat” seperti kasus pengeras suara adzan
Next Article LPPNU Jatim dan Pamekasan Kembangkan Pertanian Terpadu

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Festival Literasi 2026, Bupati Bondowoso: Perkuat Gerakan Literasi
Sospol
Podcast “Masjid Inspiratif” DMI Jatim Gali Potensi Dakwah untuk Gen Z-Lokalisasi-UMKM
Uncategorized
Persaudaraan Bawean Nusantara (PBN) terbentuk di Bondowoso
Sospol
Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim Pimpin “Dzikir Sambut Muktamar NU Ke-35” oleh LDNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Ekraf

Peternakan Ayam Kampung Pesantren Al Fatah Tembus Ratusan Ekor

02/07/2026
Ekraf

Lima Koppontren Tembus Final Lomba Koperasi Berprestasi Tingkat Jawa Timur

01/07/2026
Ekraf

Akademisi Universitas At-Taqwa Bondowoso: Pertanian Fondasi Ketahanan Ekonomi Nasional

30/06/2026
Ekraf

Kreativitas Santri Annur Azzahra Hadirkan Lampu Hias Penguat Ekonomi Pesantren

30/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?