Jeddah (Radar96.com/NUO) – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan kabar gembira terkait pelaksanaan haji tahun 2022. Setelah dua tahun musim haji di tengah pandemi hanya diperuntukkan bagi jamaah dalam negeri, tahun 2022, Kerajaan Arab Saudi membuka kesempatan jamaah dari luar Saudi.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam keterangan persnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/3/2022), menyampaikan bahwa pemerintah mengizinkan umat Islam untuk melakukan salat tarawih berjamaah dan juga mudik Lebaran pada Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.
Menag menyampaikan kabar gembira terkait haji itu di Jeddah dikutip dari laman Kemenag, Senin (21/3/2022). “Kemarin (20/3/2022), saya bertemu Menteri Haji dan Umrah Saudi, saya mendapat penjelasan bahwa akan ada pemberangkatan jamaah haji tahun ini dari luar Saudi,” terang Menag.
Pertemuan Menag dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah juga mendiskusikan kemungkinan jumlah kuota haji Indonesia. Menag berharap Indonesia bisa mendapatkan kuota yang ideal seiring dengan banyaknya jamaah yang sudah menunggu dan rindu ke Tanah Suci.
“Saya sampaikan bahwa mungkin kuota haji tahun ini belum normal karena pandemi, namun saya berharap Indonesia dapat alokasi ideal,” jelas Menag. “Saya tegaskan bahwa Indonesia siap melaksanakan haji dan memohon agar segera ada kepastian kuotanya,” sambungnya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyampaikan bahwa pihaknya juga terus melakukan persiapan. Hal itu dilakukan karena pemerintah Arab Saudi tahun ini akan membuka kesempatan jamaah luar Saudi untuk beribadah haji.
Apalagi, saat ini, jamaah umrah dari berbagai negara juga sudah ramai berdatangan dan semua berjalan lancar.
Adapun terkait kuota, jelasnya, hal itu menurutnya bukan keputusan Kementerian Haji dan Umrah saja. Proses pengambilan keputusan tentang kuota, harus melibatkan instansi terkait lainnya di Kerajaan Arab Saudi.
Tawfiq F. Al-Rabiah juga menjelaskan bahwa jumlah kuota tidak akan sama seperti sebelum pandemi. Namun, Arab Saudi tahun ini siap menerima jamaah haji luar negeri dan persiapan terus dilakukan.
Kepastian terkait kuota haji ditunggu oleh semua negara pengirim jamaah, tidak hanya Indonesia. Selain Menag Yaqut, sejumlah menteri agama dari berbagai negara juga telah bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi untuk menanyakan hal yang sama, yaitu kuota. Di antara mereka adalah Menteri Hal Ehwal Ugama Malaysia, Menteri Agama Turki, Qatar, Tunisia, Etopia, Bangladesh, Mesir, Irak, Uni Emirat Arab, dan lainnya.
Tarawih Berjamaah dan Mudik
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam keterangan persnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (23/3/2022), menyampaikan bahwa pemerintah mengizinkan umat Islam untuk melakukan salat tarawih berjamaah dan juga mudik Lebaran pada Ramadhan dan Idul Fitri 1443 H.
Kebijakan ini diambil pemerintah berdasarkan situasi pandemi yang membaik di tanah air. Hal ini membawa optimisme menjelang datangnya bulan suci Ramadan dan Lebaran tahun ini.
“Tahun ini, umat Muslim dapat kembali menjalankan ibadah shalat tarawih berjamaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik Lebaran juga dipersilakan, juga diperbolehkan,” ungkapnya.
“Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster, serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” imbuhnya. Namun Jokowi memberi catatan, pejabat dan pegawai pemerintah tidak boleh melakukan buka puasa bersama dan juga open house di saat Lebaran nanti.
Kebijakan baru yang diambil pemerintah lainnya adalah bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang tiba melalui bandar udara di seluruh Indonesia tidak perlu lagi harus melewati karantina. Meski demikian, pemerintah tetap mewajibkan dilakukannya tes usap PCR pada saat kedatangan.
Terkait perkembangan kasus harian yang dirilis Humas BNPB pada Rabu (23/3/2022), tambahan kasus harian positif Covid-19 sebanyak 6.376 kasus. Dengan tambahan kasus ini, total kasus positif Covid di Indonesia menjadi 5.981.022 kasus. Sebanyak 168.563 di antaranya kasus aktif. Lokasi terbanyak melaporkan penambahan kasus yakni Jawa Barat diikuti DKI Jakarta. (*/NUO)
Sumber:
*) https://www.nu.or.id/internasional/alhamdulillah-tahun-2022-jamaah-luar-saudi-diizinkan-berhaji-Yzfqn
*) https://www.nu.or.id/nasional/alhamdulillah-pemerintah-izinkan-tarawih-berjamaah-dan-mudik-AaGWU

