By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: PWNU Jatim Ingin PBNU Membuka Forum Dialog
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > PWNU Jatim Ingin PBNU Membuka Forum Dialog
Nahdliyyin

PWNU Jatim Ingin PBNU Membuka Forum Dialog

31/03/2022 Nahdliyyin
KH M Hasan Mutawakkil Alallah, KH Marzuqi Mustamar dan KH Anwar Mashur dalam rapat pleno kemarin.
SHARE

TUBAN. Radar96.com. Musyawarah Alim Ulama PWNU Jawa Timur yang dilaksanakan pada Rabu (30/03/22) kemarin, menghasilkan sejumlah keputusan penting. Di antaranya tentang pentingnya memperhatikan akhlak dan etika Nahdlatul Ulama dalam menjalankan roda organisasi.

“Maka diinstruksikan, agar PWNU Jawa Timur tidak mengambil sikap, keputusan, dan langkah yang berujung pada ketidakpatuhan terhadap PBNU, dikarenakan hal itu tidak sesuai dengan akhlak dan etika Nahdlatul Ulama’,” kata KH M Hasan Muwatakkil Alallah, Wakil Rais Syuriah PWNU dalam keterangannya pada Kamis (31/03/22) siang ini.

Lebih lanjut, Kiai Mutawakkil menjelaskan, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tidak mengambil sikap, keputusan, dan langkah politik apapun yang terkait dengan politik kekuasaan, dan hendaknya lebih memikirkan kemaslahatan umat dan pondok pesantren.

“Memohon kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) agar membuka forum dialog dengan Presiden, Wakil Presiden, Mendiknas, dan DPR RI khususnya Komisi VIII, mengenai poin-poin Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan agama Islam,” lanjut Kiai Mutawakkil, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo itu.

Seperti diketahui, PWNU Jawa Timur menggelar rapat pleno dan musyawarah alim ulama di Pondok Pesantren Sunan Bejagung, Semanding, Tuban, kemarin. Pondok pesantren tersebut diasuh oleh KH Abdul Matin Jawahir, yang juga salah seorang Wakil Rais Syuriah PWNU Jatim. Rapat Pleno PWNU Jatim juga diikuti unsur-unsur dari badan otonom (Banom) seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Sarbumusi, Pagar Nusa, dan seluruh perwakilan dari lembaga di lingkungan PWNU Jawa Timur.

Kegiatan tersebut membahas persoalan keumatan dan kebangsaan. Terbagi dalam empat komisi, yaitu pendidikan, pengkaderan dan sumber daya manusia; kesehatan dan kesejahteraan; ekonomi dan kemandirian; dan media dan literasi dakwah.

Kegiatan itu juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), baik Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Tuban, dan para masyayikh seperti Rais Syuriyah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, KH M Hasan Mutawakkil Allallah, Prof KH Ali Maschan Moesa, Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar dan jajarannya.

Rapat Pleno PWNU Jatim diikuti unsur-unsur dari badan otonom (Banom) seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, IPPNU, Sarbumusi, Pagar Nusa, dan seluruh perwakilan dari lembaga di lingkungan PWNU Jawa Timur.

Dari hasil sidang komisi-komisi, akhirnya berhasil diplenokan sebagai hasil akhir dari forum kerja yang akan menjadi acuan dalam melaksanakan program PWNU Jatim hingga akhir kepengurusan 2023. Yakni kepengurusan PWNU Jatim periode 2018-2023 hasil Konferensi NU di Lirboyo Kediri pada Juli 2018.

Iklan.

You Might Also Like

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim kuasai 1/3 pangsa pasar Pisang Nasional
Next Article Delapan Poin Penting Keputusan Rapat Pleno PWNU Jawa Timur

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

“Liga Kampung Bung Karno” Disiapkan PDIP Bondowoso Jadi Kawah Candradimuka Pesepak Bola Muda
Sospol
Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan
Nahdliyyin
Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro
Nahdliyyin
MENGURUS NU: ANTARA KHIDMAH DAN LIVELIHOOD
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

16/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?