By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Idul Adha, Gubernur Khofifah: Momentum Berlomba Menebar Manfaat dan Kesholehan Sosial
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Idul Adha, Gubernur Khofifah: Momentum Berlomba Menebar Manfaat dan Kesholehan Sosial
Sospol

Idul Adha, Gubernur Khofifah: Momentum Berlomba Menebar Manfaat dan Kesholehan Sosial

10/07/2022 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU. (*/pwnu)
SHARE

Mekkah (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa berkurban merupakan bentuk tanda syukur atas nikmat Allah. Inti dari ibadah qurban, kata dia, adalah keikhlasan dan ketaqwaan, bukan hanya daging dan darahnya.

“Qurban adalah momentum untuk memperkuat jiwa kemanusiaan dan sifat utama seorang manusia yaitu dengan saling memberi, berbagi, tolong menolong, dan menebar manfaat dari individu kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini wujud kesholehan sosial,” ungkap Khofifah di Mekkah , Kamis (7/7).

Menurut Khofifah, di tengah upaya kebangkitan ekonomi dan sektor lainnya usai pandemi Covid-19, berkurban akan sangat bermakna dan berarti.

Tidak hanya bagi kaum dhuafa, tapi juga bagi para peternak sapi, kambing, dan domba yang berupaya bangkit usai dihantam pandemi selama dua tahun terakhir. Terlebih, pada kurban tahun ini Pemerintah telah memberi kelonggaran terhadap berbagai aktivitas.

“Pandemi Covid-19 punya pengaruh dahsyat ke berbagai sektor, terutama sektor perekonomian. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan ekonomi pascapandemi,” imbuhnya.

Khofifah mengungkapkan bahwa dalam setiap peringatan Idul Adha, manusia diperingatkan agar rela berkorban seperti cerita Nabi Ibrahim AS yang diminta untuk mengorbankan puteranya sendiri dengan cara menyembelihnya untuk menakar derajat keimanan dan ketakwaan karena pada dasarnya digantikan dengan domba.

“Sikap Nabi Ibrahim tersebut tidak hanya bermakna kepatuhan seorang hamba, namun juga kepasrahan dan keikhlasan dalam menerima ketetapan Allah SWT,” imbuhnya.

Dalam konteks kekinian, lanjut Khofifah, maka makna berkorban menjadi sangat luas dan menjadi modal untuk menggapai sesuatu. Karenanya, Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut mengajak semua umat Islam untuk memaknai momentum Idul Adha atau Idul kurban sebagai cerminan perilaku umat yang sesungguhnya. Yakni pengorbanan dalam segala hal dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah SWT. Lalu, Ikhlas dalam mengorbankan sesuatu untuk mendekatkan diri kepada Allah.

“Seorang pelajar harus mengorbankan waktu untuk belajar agar mendapat nilai yang baik. Seorang pelayan publik, harus mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran untuk melayani masyarakat. Pengorbanan yang sebenarnya harus disertai keikhlasan,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

YTI Walisongo Probolinggo Perluas Pendidikan Qur’ani dengan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun

Cek Kesehatan Jangan Menunggu Sakit, Politisi DPR RI Nihayatul Wafiroh Dorong Budaya Preventif di Bondowoso

Gubernur Apresiasi Umaha atas 200 Beasiswa Penuh dan 800 Bantuan Pendidikan

ISNU Surabaya adakan Bedah Buku “Mozaik Kehidupan” karya Dosen UINSA Dr Yusuf Amrozi

DPP LPKAN INDONESIA: DI TENGAH TANTANGAN GLOBAL, POLRI DI BAWAH JENDERAL LISTYO SIGIT BUKTIKAN KINERJA DAN LAYAK DIDUKUNG PENUH

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khilafah dan propaganda gagal di Hari Arafah 1443 H/2022
Next Article PMK, jumlah kurban Idul Adha di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya justru naik

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

YTI Walisongo Probolinggo Perluas Pendidikan Qur’ani dengan Rumah Tahfidz Abuya Ja’far Baharun
Sospol
MANIFESTASI INTEGRITAS DAN AKHLAQUL KARIMAH SEBAGAI PERSYARATAN UTAMA KETUA UMUM PBNU DI ERA MODERN
Nahdliyyin
Dari Kaset, Abah Hasyim Muzadi, hingga Pesantren Digipreneur
Kolom
Dari Kampus, Pesantren, hingga Kamera yang Merekam Zaman
Kolom

You Might also Like

Sospol

Gandeng University of Manchester, Unusa Kembangkan Riset Perkembangan Otak Sejak dalam Rahim

10/08/2026
Sospol

Jadi Pimpinan Termuda, Afif Amrullah Siap Perkuat Transformasi BAZNAS Jatim

10/08/2026
Sospol

DMI Jatim Tanam 300 Bibit Alpukat Tandai “Eco Green Masjid” di Banyuwangi

09/08/2026
Sospol

MUNAS III PERJASI & APTAKSINDO 2026 USUNG TEMA “BERSATU, BERKARYA, MEMBANGUN NEGERI”: 15 BPP SIAP HADIR

07/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?