By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Jelang HUT Ke-77 RI, Mendagri dan Gubernur Khofifah bagikan Bendera Merah Putih di Tugu Pahlawan Dan Rumah Bung Karno,
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Jelang HUT Ke-77 RI, Mendagri dan Gubernur Khofifah bagikan Bendera Merah Putih di Tugu Pahlawan Dan Rumah Bung Karno,
Sospol

Jelang HUT Ke-77 RI, Mendagri dan Gubernur Khofifah bagikan Bendera Merah Putih di Tugu Pahlawan Dan Rumah Bung Karno,

15/08/2022 Sospol
Mendagri Tito Karnavian didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim Nico Afinta, Dirjen Polpum Bachtiar dan Walikota Surabaya Ery Cahyadi membagikan bendera Merah Putih di area tugu pahlawan dan rumah kelahiran Bung Karno sang Proklamator Kemerdekaan RI di Surabaya, Minggu (14/8/2022). (*/hmn)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung penuh Gerakan Berbagi 10 Juta Bendera Merah Putih yang dicanangkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dukungan tersebut ditunjukkan Gubernur Khofifah dengan berbagi bendera kepada sejumlah elemen masyarakat bersama Mendagri Tito tiga hari menjelang Hari Kemerdekaan ke-77 RI di Halaman Gedung Negara Grahadi, Minggu (14/8).

Pembagian bendera yang dihadiri langsung Mendagri Tito ini juga bertepatan dengan HUT ke-61 Pramuka Indonesia yang diperingati setiap tanggal 14 Agustus.

Dukungan tersebut juga dibuktikan Gubernur Khofifah dengan pembagian dan pengibaran sebanyak 2.666.950 bendera kepada masyarakat di seluruh Jawa Timur. Pembagian tersebut dilakukan sejak 2 Agustus 2022 dan terus berlanjut hingga saat ini. Tentu lebih banyak lagi yang secara mandiri dikibarkan masyarakat.

Awalnya, Gubernur Khofifah mencanangkan pembagian 77 ribu bendera di Kantor Gubernur Jawa Timur Jl Pahlawan 110, Surabaya. Namun, antusiasme berbagai pihak dalam mendukung gerakan ini menjadikan gerakan ini semakin masif.

“Momentum yang sangat strategis di hari Ulang Tahun Pramuka ke-61 ini menguatkan semangat persatuan kita dari berbagai elemen. Pak Mendagri kehadirannya memberikan penguatan. Hadirnya beliau sungguh menjadi semangat luar biasa bagi seluruh elemen strategis di Jatim,” ungkap Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu menekankan, dengan mengibarkan bendera yang satu dan sama, maka simbol persatuan indonesia telah terwujud. Hal ini adalah simbol bahwa masyarakat Jatim dan Indonesia solid berpegang teguh pada semangat kebangsaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Menghadirkan toleransi bukan hanya dengan narasi dan orasi, tapi juga dengan pikiran, gerakan dan tindakan nyata. Maka kekuatan moderasi dan toleransi untuk membangun negeri harus dijaga titik ekuilibrium dinamiknya,” sebutnya.

Bendera yang melambangkan identitas negara Indonesia itu diharap Khofifah dapat memupuk rasa nasionallisme, patriotisme, dan wawasan kebangsaan.

“Kita ini bangsa yang besar, plural, toleran, rasa persatuan tidak boleh tergoyahkan,” katanya.

Di Halaman Gedung Negara Grahadi, Menteri Dalam Negeri didampingi Gubernur Khofifah menyerahkan secara simbolik bendera kepada 12 perwakilan dari berbagai masyarakat.

Antara lain, Garda Ojol Jawa Timur, DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Jatim, Persatuan Guru Republik Indonesia Jatim, PW Aisiyah Jatim, PW Muhammadiyah Jatim, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia Jatim, PW Pemuda Muhammadiyah Jatim, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jatim, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Jatim, PW Muslimat NU Jatim, Serikat Supir Indonesia, dan Mitra Deradikalisasi Dari Malang.

“Pembagian ini adalah simbol bahwa NKRI harga mati, Indonesia bangsa yang dinamis dan plural. Hati merah putih, gerakan kita merah putih,” tuturnya.

Menurutnya, gerakan pembagian bendera di bulan kemerdekaan akan menjadi bagian penting untuk membangun sinergitas bagi seluruh masyarakat. Hal itu bisa dirasakan, bagaimana animo masyarakat mengambil bendera merah putih begitu antusias.

“Saya rasa gerakan untuk mengibarkan bendera selama Agustus diharapkan mendorong penguatan nasionalisme kita,” tuturnya.

Khofifah menambahkan, gerakan pembagian bendera merah putih merupakan itikad baik sebagai bentuk nasionalisme dan patriotisme bagi bangsa Indonesia.

“Bagaimana kita tidak sekadar mengibarkan bendera merah putih, melainkan semangat merah putih selalu ada di hati, pikiran dan di dalam tindakan kehidupan kita,” tegasnya.

Di akhir rangkaian acara, bersama Mendagri, Gubernur Khofifah mengajak agar momentum 17 Agustus dimanfaatkan untuk memupuk rasa persatuan dan keberagaman dalam NKRI.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan apresiasi pada komitmen kuat Gubernur Khofifah dalam gerakan pembagian bendera merah putih. Menurutnya, Gubernur Khofifah sangat antusias menginisiasi pembagian bendera ini kepada masyarakat.

“Yang ingin saya datang karena antusias sekali membuat acara ini adalah Bu Khofifah. Saya sangat menghargai beliau,” ujar Mendagri Tito.

Menurut Tito, membagikan 10 juta bendera adalah perjuangan yang mudah dibandingkan apa yang sudah dilakukan para pahlawan. Dan yang terpenting adalah menghayati makna dari pembagian bendera ini. Karena bagi negara yang plural seperti Indonesia dengan beragam suku, bahasa dan budaya, usaha yang harus dilakukan bersama adalah jangan sampai terpecah.

“Kalau kita sudah solid semua, baru kita bisa membangun dan memperkuat SDM, mengelola sumber daya alam untuk kepentingan rakyat. Banyak contoh negara yang tidak bisa merawat persatuannya sehingga pecah,” ujar Tito.

“Betapa mahalnya rasa aman saat kita telah kehilangan rasa aman, betapa mahalnya persatuan saat sudah terjadi perpecahan. Maka dari Gedung Grahadi ini, aura persatuan NKRI akan menyebar ke seluruh Indonesia,” sambung Tito.

Mendagri Tito didampingi Gubernur Khofifah, Kapolda Jatim Nico Afinta, Dirjen Polpum Bachtiar dan Walikota Surabaya Ery Cahyadi melanjutkan membagi bendera di area tugu pahlawan dan mengakhiri kunjungan di rumah kelahiran Bung Karno sang Proklamator Kemerdekaan RI. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir

Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah

Ketua KPU RI: Mini Soccer di Masjid Al-Akbar Surabaya itu Top

Masjid Al-Akbar Raih Objek Wisata Religi/Budaya Terbaik 2026

PW JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Usung Misi Kemandirian Umat

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah kutip Pesan Mendiang Gus Dur saat pimpin Apel Besar Hari Pramuka ke-61
Next Article Washfi Velasufah terpilih jadi Ketua Umum PP IPPNU 2022-2025

Advertisement



Berita Terbaru

Kajian Senja Al Yasmin, KH Muzakky AlHafidz : Haji simbolkan manusia itu sama dan fakir
Sospol
Umaha Tebar Beasiswa untuk Generasi Berprestasi hingga Miliaran Rupiah
Sospol
Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”
Milenial
Katib PBNU: Rais Aam dan Ketum PBNU Sepakat Muktamar ke-35 pada Awal Agustus 2026
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

01/05/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

30/04/2026
Sospol

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

30/04/2026
Sospol

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

28/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?