By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 30 anggota Jemaah Umrah gagal berangkat di Juanda karena Vaksin Meningitis
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > 30 anggota Jemaah Umrah gagal berangkat di Juanda karena Vaksin Meningitis
Sospol

30 anggota Jemaah Umrah gagal berangkat di Juanda karena Vaksin Meningitis

21/08/2022 Sospol
Puluhan anggota jemaah umrah gagal berangkat di Bandara Juanda Surabaya (15/8/2022), karena suntik vaksin meningitisnya kurang dari 10 hari keberangkatan. (*/dok)
SHARE

Surabaya (Radar96.com) – Sebanyak 30 anggota jemaah umrah gagal berangkat di Bandara Juanda Surabaya (15/8/2022), karena suntik vaksin meningitisnya kurang dari 10 hari keberangkatan. Forum Komunikasi Pengusaha Travel Umrah dan Haji (FK Patuh) Jawa Timur ikut prihatin atas kejadian itu.

“Saya sedih, saya orang nggak punya, saya sudah kumpulkan uang bertahun-tahun, ternyata sekarang nggak boleh berangkat,” ujar seorang jemaah lansia sambil menangis mengharukan di lantai bandara Juanda, Ny Mz.

Puluhan jemaah umrah itu tidak diperbolehkan naik pesawat di Bandara Juanda, karena petugas KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) menemukan kartu ICV jemaah tersebut tidak memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Berdasarkan surat edaran yang diterima pihak KKP, bahwa suntik meningitis direkomendasikan oleh para ahli vaksin dilakukan 14 hari sebelum keberangkatan. Namun puluhan jemaah umrah tersebut ternyata baru melakukan vaksin kurang dari 10 hari keberangkatan.

Pihak KKP berkoordinasi dengan pihak Imigrasi agar tidak meloloskan jemaah tersebut berangkat umrah. “Kami hanya menjalankan tugas sesuai prosedur,” ujar seorang petugas KKP di Juanda yang enggan disebut namanya.

Ratusan biro travel umrah yang tergabung dalam FK Patuh Jawa Timur ikut prihatin atas gagalnya jemaah umrah di bandara Juanda Surabaya hanya karena suntik vaksin meningitisnya kurang dari 10 hari keberangkatan.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Masyarakat menjadi korban akibat regulasi yang belum pernah dilakukan sosialisasi ini, seharusnya sebelum ada penindakan terlebih dahulu dilakukan sosialisasi, terutama kepada biro travel umrah. Jika sudah dikomunikasikan, pasti teman-teman biro umrah akan menaati dan memberitahu kepada jemaah,” ujar Ketua FK Patuh Jawa Timur, H A. Bajuri.

Di saat pandemi belum berakhir, kata Bajuri, seharusnya pemerintah memberikan empati kepada masyarakat dan diskresi terhadap peraturan yang dirasa memberatkan jemaah umrah.

“Terbukti sebelumnya, sejak umrah dibuka pada Januari lalu, jika jemaah belum punya kartu kuning (meningitis) maka disuntik di bandara. Begitu juga jika suntik vaksinnya kurang dari 10 hari, cukup diberi tablet antibiotik ciprofoxacin. Kenapa tiba-tiba peraturan berubah tanpa pemberutahuan,” ujarnya.

FK Patuh berharap Kementerian Agama turun tangan dan mencarikan solusi terhadap kejadian ini. Karena biro travel umrah adalah binaan Kemenag dan dapat izin dari Kemenag. “Pak Menteri Agama harus segera mengomunikasikan agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Bajuri.

Secara terpisah, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Dr Nur Arifin, M.Ag juga menyatakan turut prihatin atas kejadian ini dan siap mencarikan solusi terbaik. “Kami sudah menghubungi Kapuskes untuk melakukan koordinasi,” ujarnya. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ayahanda Wagub Emil Dardak wafat, Gubernur Khofifah sampaikan dukacita
Next Article WargaNet ganti lirik lagu ‘Joko Tingkir’ Jadi ‘Tukang Parkir’

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?