By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: WargaNet ganti lirik lagu ‘Joko Tingkir’ Jadi ‘Tukang Parkir’
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > WargaNet ganti lirik lagu ‘Joko Tingkir’ Jadi ‘Tukang Parkir’
Sospol

WargaNet ganti lirik lagu ‘Joko Tingkir’ Jadi ‘Tukang Parkir’

21/08/2022 Sospol
Penyanyi ini mengganti lirik ‘Joko Tingkir’ menjadi ‘Tukang Parkir’. (*/NUO/tangkapan layar)
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Saat ini lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ banyak diperbincangkan di tengah masyarakat. Lagu dengan genre dangdut koplo ini menimbulkan kontroversi karena memasukkan nama Joko Tingkir yang merupakan kakek buyut dari para ulama tanah Jawa.

Ulama NU KH Ahmad Muwafiq pun merasa jengkel dengan pengarang lirik “Joko tingkir ngombe dawet, Jo dipikir marai mumet” ini. Gus Muwafiq menilai, pengarang tidak mengetahui sejarah karena Joko Tingkir bukanlah orang sembarangan. Joko Tingkir adalah ulama besar yang menurunkan ulama-ulama di Jawa.

Menghindari ketidaknyamanan ini, banyak pihak meminta lagu ini dihentikan peredarannya. Namun, banyak juga yang tetap menggunakan lagu ini dengan mengganti lirik Joko Tingkir dengan kata lain yang berakhiran -ir agar sama akhir liriknya.

Di antaranya seperti yang diunggah oleh akun Facebook Kawruh Jawa yang mengunggah video penampilan seorang penyanyi yang melantunkan lagu shalawat diiringi lirik-lirik bahasa Jawa. Lirik yang ada dalam lagu tersebut mengganti kata Joko Tingkir menjadi Tukang Parkir. “Tukang parkir ngombe dawet. Jo dipikir marai mumet. Opek jamur nggone mbah wage. Pantang Mundur terus nyambut gawe,” demikian lirik yang dinyanyikan penyanyi perempuan yang juga sambil memainkan alat gendang, Sabtu (20/8/2022).

Video ini pun banyak mendapatkan respon positif dari warganet melalui komentar-komentar yang muncul. Di antaranya ditulis akun Facebook Ali Maksum yang menilai warganet sudah mulai paham terhadap polemik ini.
“Alhamdulillah, secara bertahap netizen mulai do (pada) paham. Purun ngubah parikan (mau mengubah susunan) pantun yang lagi viral. Lagu sing asale (yang asalnya) nama tokoh ulama, saget (bisa) diganti kata lain yang seirama. Ya maklum, mungkin kemarin-kemarin sebagian dari kita belum tau siapa tokoh tsb. Monggo (silakan) dilanjut,” tulisnya.

Tulisan telah disesuaikan ejaan di KBBI. “Ini yg baru bener syairnya, bukan memakai nama Joko Tingkir sebagai tema lagu. Jaman sekarang, ngombe dawet bisa dianggap ambigu bagi sebagian penikmat lagu,” tulis netizen lainnya Ni Mas.

Minta MAaf

Terkait kontroversi ini, penulis lagu ‘Joko Tingkir Ngombe Dawet’ yang bernama Pratama juga sudah menyampaikan permohonan maaf dan mengganti lirik lagu tersebut. “Saya mohon maaf. Tidak ada niatan saya untuk melecehkan nama beliau. Saya akui karena saya tidak tahu dan saya kurang paham, di balik sosok nama besar beliau. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

“Saya juga di channel saya ini sudah mengubah liriknya tidak menggunakan Joko Tingkir lagi,” kata Pratama dalam video permohonan maafnya yang diunggah di kanal YouTube Tama Halu 008 miliknya. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/ketika-lirik-lagu-joko-tingkir-diganti-jadi-tukang-parkir-W3luJ

Iklan.

You Might Also Like

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan

Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS

Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren

Sowan Rektor, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Perkuat Kolaborasi dengan UPN “Veteran” Jawa Timur

Hari Puisi Nasional, Unusa Luncurkan Buku Puisi Karya Dosen dan Hadirkan Sejumlah Tokoh Sastra

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 30 anggota Jemaah Umrah gagal berangkat di Juanda karena Vaksin Meningitis
Next Article LP Ma’arif NU siapkan Rakernas 2022 di Malang

Advertisement



Berita Terbaru

Waketum PP ISNU Prof Mas’ud Said Lantik 95 Pengurus Baru ISNU Blitar
Nahdliyyin
Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol

You Might also Like

Sospol

Pemkot dan Kemenag Surabaya bentuk Pondok Pesantren Tangguh Bencana

27/04/2026
Sospol

Jangan Lompat Urutan, Institut Sarinah Ingatkan DPR Jaga Integritas Seleksi Pimpinan Ombudsman

25/04/2026
Sospol

Komisaris Polisi itu Kini Lulus Sarjana Akuntansi di Unusa

22/04/2026
Sospol

Gubernur Khofifah dan Wakil Dubes Mesir bahas “sister province” di Masjid Al-Akbar

20/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?