By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Arab Saudi kagumi NU dalam Tangkal Ekstremisme
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Arab Saudi kagumi NU dalam Tangkal Ekstremisme
Nahdliyyin

Arab Saudi kagumi NU dalam Tangkal Ekstremisme

16/09/2022 Nahdliyyin
SHARE

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf dalam kunjungannya ke Arab Saudi pada Kamis (15/9/2022) bertemu dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Syaikh Abdullatif bin Abdulaziz di Riyadh.

Dalam pertemuan ini, Syaikh Abdullatif bin Abdulaziz mengungkapkan kekaguman atas kegigihan NU melawan dan menangkal gerakan-gerakan radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Menurutnya, NU berhasil menampilkan citra Islam yang indah dan damai di mata dunia. “Saya semakin yakin melakukan kerja sama dengan NU, untuk melawan gerakan-gerakan radikalisme, ekstremisme dan terorisme yang membuat gelisah umat manusia di dunia,” kata Syekh Abdullatif.

Dia juga memuji perkembangan besar yang dicapai Indonesia di banyak bidang. “Terkhusus dalam pandangan-pandangan terhadap berbagai perkembangan terkini dunia Islam,” terangnya.

Gus Yahya pun berterima kasih atas penerimaan yang ramah dan hangat dari Syekh Abdullatif. Ia bertekad untuk terus menjalin kerja sama secara bermartabat dengan dunia Islam lainnya.

Tokoh yang pernah menjabat sebagai juru bicara (jubir) Presiden Gus Dur itu mengaku senang dapat bekerja sama dan membangun berbagai dialog positif dengan pihak Arab Saudi dalam menebarkan visi Islam yang ramah.

Gus Yahya menjelaskan bahwa peran dan visi kerja sama antara NU dengan Arab Saudi ini tak lain untuk mencari jalan keluar permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh komunitas Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk bagi mereka yang hidup sebagai minoritas di negara-negara Barat.

Kunjungi 5 Negara
Gus Yahya dijadwalkan melakukan kunjungan kerja sama ke lima negara, yakni Uni Emirat Arab (UEA), Kazakhstan, Arab Saudi, Yordania, dan Palestina, pada 13-20 September 2022.

Salah satu agenda dari kunjungan ini adalah menghadiri forum internasional The 7th Congress of Leaders of World and Traditional Religions di Nur-Sultan, Ibu Kota Kazakhstan. Selain itu, kunjungan Gus Yahya kali ini juga bertujuan untuk melakukan akselerasi dalam menjalin sinergi membangun peradaban dan menciptakan perdamaian dunia.

“Dari Kazakhstan ini, ketum insyaallah akan mengunjungi Saudi Arabia bertemu dengan Menteri Urusan Islam Syeikh Abdullatif bin Abdul Aziz, di Riyadh,” kata Ketua PBNU H Amin Said Husni, yang mendampingi Gus Yahya selama kunjungan, Kamis (15/9/2022).

“Perjalanan Gus Yahya akan berlangsung sampai 20 September, nanti,” sambungnya. Sebelum ke Kazakhstan Gus Yahya juga menyempatkan diri ke Abu Dhabi, UAE, bertemu Dewan Pembina Universitas Kemanusiaan Mohammed bin Zayed, Dr Mahmod Hamdan, sebagai mitra kerja sama bidang pendidikan terkait pendirian sekolah masa depan (School of Future Studies) di bawah Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta.

“Ketum juga membahas berbagai hal mengenai kelanjutan kerja sama itu, sekaligus menyampaikan undangan untuk menghadiri forum Religion of Twenty (R20) di Bali, pada 3-4 November, mendatang,” terangnya.

Sejalur dengan kunjungannya ke Abu Dhabi, Amin juga bilang, kunjungan Gus Yahya ke Arab Saudi adalah untuk mengomunikasikan kembali salah satu rangkaian jelang hajatan akbar menuju satu abad Nahdlatul Ulama (NU), yaitu forum R20, di Bali.

Setelah dari Riyadh, lanjut dia, rencananya Ketum beserta rombongan yang terdiri dari Wakil Ketua Umum (Waketum) PBNU Habib Muhammad Hilal Al-Aidid (Habib Hilal), Ketua PBNU H Amin Said Husni, Ketua NU Care-LAZISNU Habib Ali Hasan Al Bahar, dan Ketua International Institute of Quranic Studies, Holland Taylor, akan bertolak ke Yordania, tepatnya Amman.

Dalam kunjungan ke Amman, Gus Yahya dijadwalkan untuk bertemu Mufti Kerajaan Yordania, Dr Muhammad al-Khalilah, untuk mendiskusikan berbagai topik keagamaan, perdamaian, dan kemanusiaan. “Sekaligus mengundang Grand Mufti untuk menghadiri agenda R20, di Bali,” ungkapnya.

Kunjungan selanjutnya, tambah Amin, yaitu menemui Hakim Agung Palestina sekaligus penasehat Presiden Mahmoud Abbas, Mahmoud Al-Habbash, untuk mengadakan dialog dengan pemangku kepentingan terkait Palestina.

“Kunjungan ini dalam rangka memenuhi undangan dari Pemimpin Palestina, dalam jumpa pers virtual, beberapa waktu lalu,” bebernya. Sama dengan kunjungan ke empat negara sebelumnya, Gus Yahya juga mengundang sejumlah tokoh agama Palestina untuk menghadiri forum R20. (*/NUO)

Sumber:
*) https://www.nu.or.id/nasional/arab-saudi-ungkapkan-kekaguman-pada-nu-dalam-menangkal-ekstremisme-XrVRs
*) https://www.nu.or.id/nasional/dari-saudi-hingga-palestina-ketum-pbnu-akan-kunjungi-5-negara-dalam-sepekan-yhvqe

Iklan.

You Might Also Like

Siap Diajak Diskusi, ISNU Jatim: Penutupan Prodi Kependidikan Tidak Boleh Tergesa-gesa

Pasangan KH Mahmud Markatam dan H Fathul Ibad Kembali Pimpin MWCNU Sukodono, Siap Optimalkan Lembaga dan Khidmat Nahdliyin

Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya jadi tempat uji kompetensi bagi tour leader internasional

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng PWNU Jatim untuk Perlindungan Pekerja Informal

KH Mutawakkil Mengundurkan Diri Dari MUI Jatim

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim siapkan Rp257 Miliar untuk Program Perlindungan Sosial Dampak Inflasi dan Kenaikan BBM
Next Article Pelepasan 77 ekor merpati tandai “Kick Off” Rangkaian Peringatan Hari Jadi ke-77 Provinsi Jatim

Advertisement



Berita Terbaru

Imam Masjid Al-Akbar: Haji adalah Miniatur Kehidupan
Sospol
Masjid Al-Akbar Surabaya Kembangkan “Bioflok Ikan” berbasis Teknologi RAS
Sospol
Perkuat Digipreneur, Al Yasmin Hadiri Rakor Rencana Pengembangan Pesantren
Sospol
Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar NU ke-35
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Gus Kikin Hadiri Tahlil Hari Ketujuh KH Moch Chisni Umar Burhan di Gresik

23/04/2026
Nahdliyyin

Hari Bumi, Pokja Perhutanan Sosial PWNU Jatim Ajak Warga NU Rawat Jagat, Lestarikan Hutan

23/04/2026
Nahdliyyin

LAZISNU se-Jatim Kelola Rp208 Miliar Dana ZIS selama Ramadhan 1447 H

21/04/2026
Nahdliyyin

Ketua PWNU Jatim Siap Dipilih dan Tidak Dipilih dalam Muktamar Ke-35 NU

19/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?