Pesan Alm. Prof Azra: NU butuh SDM lintas bidang songsong Abad Ke-2 NU

Almarhum Guru Besar Sejarah Islam Universitas Islam Negeri/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Azyumardi Azra (*/Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
Bagikan yuk..!

Jakarta (Radar96.com/NUO) – Almarhum Prof Azyumardi Azra (Guru Besar Sejarah Islam Universitas Islam Negeri/UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) berpesan bahwa NU membutuhkan banyak SDM lintas berbagai bidang dalam rangka menyongsong Abad Ke-2 NU. Pesan ini disampaikan almarhum pada awal September 2022.

“Anak-anak setelah madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah dibebaskan saja untuk mengambil jurusan apapun, ahli IT, ahli ekonomi, dan apa saja ketika memasuki jenjang perguruan tinggi,” kata Prof Azra pada acara Raker Lakpesdam PBNU di Jakarta Pusat (2-4/9/2022).

Cendekiawan muslim yang lahir di Sumatera Barat, 4 Maret 1955, itu berpulang ke Rahmatullah pada Ahad (18/9/2022), pada usia 67 tahun saat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Serdang, Selangor, Malaysia.

Menurut Ketua PBNU Prof Moh Mukri, Prof Azra adalah sosok cendikiawan muslim yang inspiratif, memiliki integritas, dan juga kritis. Namun demikian, dalam memberi kritik, Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dua periode ini mampu memberikan kritik dengan cara dan narasi yang menyejukkan, termasuk ketika mengkritik pemerintah.

Prof Azra yang merupakan Ketua Dewan Pers untuk periode 2022-2025, lanjutnya, adalah tokoh media yang mampu menyampaikan catatan kritis sebagai kritik dengan diksi-diksi yang mudah diterima. Dengan narasi, baik tulisan maupun verbalnya, semua kalangan selalu mendengarkan dan menerima masukan darinya.

Prof Azra, ungkapnya, juga merupakan figur yang hampir bisa diterima di hampir semua kalangan. Termasuk dengan Nahdlatul Ulama dan para tokoh serta warga NU, ia terkenal memiliki frekuensi pemikiran yang sama.

“Beliau banyak menginspirasi dengan pola hidupnya yang terbuka dan sangat pluralitas dan menghargai perbedaan, Saya kira beliau menjadi guru kita semua,” kata Prof Mukri.

Kedekatan Prof Azra dengan NU ini dibuktikan dengan seringnya Prof Azra hadir pada acara Nahdlatul Ulama dan juga memberi materi pada kegiatan yang diinisiasi oleh NU. Termasuk di awal September 2022 ini, Prof Azra masih sempat hadir memberikan masukan kepada Pengurus Lembaga Kajian Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PBNU perihal urgensi pendidikan dan disiplin umum pada berbagai perguruan tinggi.

“NU membutuhkan banyak SDM di berbagai bidang dalam rangka menyongsong Abad Ke-2 NU. Anak-anak setelah madrasah ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah dibebaskan saja untuk mengambil jurusan apapun, ahli IT, ahli ekonomi, dan apa saja ketika memasuki jenjang perguruan tinggi,” kata Prof Azra.

Oleh karena itu, Bangsa Indonesia sangat merasa merasa kehilangan sosok yang sangat berintegritas, seperti Prof Azra. (*/NUO)

Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/prof-azra-sosok-kritis-namun-menyejukkan-yang-dekat-dengan-nu-KMoq9

BeritaTerkait

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.