By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Bendungan Semantok Nganjuk diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimis akan tingkatkan Pertanian
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Bendungan Semantok Nganjuk diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimis akan tingkatkan Pertanian
Ekraf

Bendungan Semantok Nganjuk diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimis akan tingkatkan Pertanian

21/12/2022 Ekraf
Bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kec. Rejoso, Kab. Nganjuk diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (20/12). (*/hmn)
SHARE

Nganjuk, Radar96.com – Bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kec. Rejoso, Kab. Nganjuk diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (20/12).

Peresmian ini ditandai secara simbolis dengan pemutaran kincir mesin air dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara, Menteri PUPR RI, Menteri Sekretaris Negara, Gubernur Khofifah dan Plt. Bupati Nganjuk.

Setelah diresmikan, Gubernur Khofifah optimistis bahwa bendungan ini akan semakin membawa kesejahteraan bagi warga Nganjuk, khususnya ia optimis bendungan ini akan meningkatkan produktivitas pertanian di Jawa Timur.

“Kami warga Jawa Timur menyambut bangga kehadiran Bendungan Semantok ini. Kami optimis bendungan Semantok akan menjadi kekuatan bagi Jatim, sebagai provinsi penghasil padi terbesar di Indonesia,” ucap Khofifah.

Bendungan Semantok yang berlokasi di Desa Sambikerep, Kec. Rejoso, Kab. Nganjuk diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo dengan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Selasa (20/12). (*/hmn)

Bendungan Semantok ini memiliki kapasitas tampungan air 32,67 juta m², dengan Luas genangan 365 Ha. Bendungan ini akan membawa manfaat sebagai sumber irigasi bagi 1.900 Ha.

Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa diresmikannya bendungan semantok melengkapi keberadaan bendungan lain di Jatim. Sejak 2014-2022, terdapat 8 bendungan yang dibangun di Jatim.

Delapan bendungan adalah Bendungan Nipah (Sampang), Bendungan Bajul Mati (Situbondo), Bendungan Tukul (Pacitan), Bendungan Gongseng (Bojonegoro), Bendungan Tugu (Trenggalek), Bendungan Semantok (Nganjuk) dan Bendungan Bagong (Trenggalek) yang masih berlangsung proses pembangunannya.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi kami atas perhatian Pemerintah Pusat kepada Jawa Timur. Keberadaan 8 bendungan di atas dapat mengairi 21.662 Ha sawah di 7 (tujuh) Kabupaten yang ada. Sehingga memberikan kekuatan bagi Jawa Timur sebagai Provinsi Produsen Padi Terbesar di Indonesia, untuk tetap memberikan kontribusi produksi padi terbesar secara nasional,” urainya.

Selama ini, Jatim merupakan produsen padi terbesar nasional. Pada tahun 2020 sesuai data BPS tercatat Produksi Padi sebesar 9,89 Juta Ton, selama Tahun 2021 sebesar 9,789 Juta Ton Gabah Kering Giling.

Khofifah, sapaan lekatnya, mengatakan kehadiran bendungan ini, selain berfungsi sebagai sarana irigasi dan reduksi banjir, juga memiliki fungsi sebagai tempat pariwisata dan konservasi. Bendungan ini akan mampu berperan mereduksi banjir hingga 63 persen.

“Sungguh, sebuah penguatan yang sangat signifikan bagi infrastruktur Air di Jawa Timur,” katanya.

Sesuai prediksi iklim dan musim 2022 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa curah hujan tahunan pada tahun 2022 akan sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan normalnya. Prediksi tersebut merupakan hasil analisis iklim tahun 2021 dan kondisi dinamika atmosfer global.

“Maka keberadaan dan beroperasinya Bendungan Semantok ini sangat membantu kami mereduksi banjir di Jawa Timur, khususnya Kabupaten Nganjuk,” katanya.

Usai meresmikan Bendungan Semantok, Gubernur Khofifah juga mendampingi Presiden Jokowi beserta Ibu Negara meninjau fasilitas bendungan. Tak ketinggalan, ia juga berdialog bersama petani yang sengaja dihadirkan.

“Semoga, para petani di Nganjuk merasakan manfaat hadirnya bendungan ini. Tentu saya berharap produksi pertanian akan meningkat seiring hadirnya bendungan ini,” pungkasnya

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan bahwa hal paling penting dalam seluruh sektor kehidupan masyarakat adalah ketersediaan air. Air menjadi kebutuhan vital pada banyak sektor, seperti listrik, irigasi pertanian dan pariwisata.

“Bendungan semantok ini adalah bendungan ke-30 yang telah diresmikan dari total target 50-60an bendungan yang akan diresmikan pada 2024. Maka saya sebut air adalah kunci,” ungkap Presiden Jokowi.

Jokowi mengatakan dengan semakin banyak bendungan yang diresmikan dan mulai beroperasi, maka harapannya produksi pertanian akan semakin baik dan kesejahteraan petani meningkat.

“Bendungan Semantok ini dibangun sejak tahun 2017-2022 dengan total biaya Rp2,5 triliun. Dana besar itu selaras dengan daya tampung bendungan yang cukup besar yakni 32,6 juta meter kubik. Bendungan ini juga punya luas genangan sebesar 365 Ha,” katanya

Bendungan tipe zona inti tegak ini juga dilengkapi jaringan irigasi yang dapat berfungsi sebagai penyalur air pada saat musim kemarau untuk mencegah terjadinya kekeringan pada areal persawahan seluas 1.900 hektare (ha).

Pasokan air irigasi dari bendungan ini melalui 2 rumah katup yakni utama dan Ngomben. Katup Utama menyuplai air irigasi ke Rejoso Kiri (Akan dibangun tahun 2024), Rejoso Kanan, Margomulyo, Jati, Jatirejo dan Janeng.

Sedangkan Katup Ngomben memiliki daerah intake Ngomben dan Suplesi Widas Utara (akan direhabilitasi 2023), serta Bendungan ini pada tahun 2024 mampu menyediakan layanan kebutuhan air baku sebesar 312 liter/detik ke 3 Kecamatan (Rejoso, Nganjuk dan Gondang) untuk 61.644 jiwa.

Selain itu, bendungan ini juga memiliki fungsi reduksi banjir sebesar 137 meter kubik per detik pada wilayah hilir yang dialiri Sungai Semantok saat musim hujan. Reduksi debit banjir kala ulang 100 tahun sebesar 63,1 persen dengan Pola Operasi Waduk (POW) diturunkan muka air normal (+90.14) sebesar I,0 milliar.

“Inilah yang kita harapkan bahwa daerah yang dibawah mampu mendapatkan fasilitas pengairan (irigasi) yang menunjang produktivitas pertanian. Jadi yang biasa panen sekali bisa panen dua kali,” ujarnya

Presiden Jokowi juga mengharapkan kehadiran bendungan ini bermanfaat bagi para petani di Kab. Nganjuk khususnya serta Prov. Jatim pada umumnya.

“Pada siang ini, bendungan semantok saya nyatakan dibuka secara resmi,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Airlangga Business Community/ABC: Perubahan Kebijakan Publik Harus Dibaca Sebagai Terbukanya Peluang Bisnis

Dari Warung hingga Toko Pakaian, Mia Andalkan Layanan BRI Jalankan Usahanya di Bondowoso

BRI Bondowoso Perluas Layanan hingga Desa, BRILink Agen Wringin Layani Transaksi Warga

Kopi “Tujuh Bidadari” Bondowoso Tembus Malaysia

Jadi Mitra BRI sejak 2018, BRILink Cahaya Bintang Layani Warga Jebung Kidul, Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kartu Prakerja Dinilai Tepat untuk Mitigasi Risiko Perlambatan Ekonomi
Next Article Abdul Aziz jadi “panglima” WiraNu (Wirausaha UKM NU)

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Ekraf

Hari Pelanggan Nasional 2026, Manajemen BRI Bondowoso Sapa Nasabah dan Beri Apresiasi

15/09/2026
Ekraf

Kopi Kalibaru – Banyuwangi Sabet Tiga Juara dalam kompetisi “Green Beans” di Yogyakarta

07/09/2026
Ekraf

Noe Letto Nikmati Kopi Bondowoso, Festival Jadi Panggung Promosi Komoditas Lokal

01/09/2026
Ekraf

Bondowoso Digital Days (BDD) 2026 ditutup, 5.452 Transaksi QRIS Tercatat dengan Omzet Rp783,1 Juta

28/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?