By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Abdul Aziz jadi “panglima” WiraNu (Wirausaha UKM NU)
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Ekraf > Abdul Aziz jadi “panglima” WiraNu (Wirausaha UKM NU)
Ekraf

Abdul Aziz jadi “panglima” WiraNu (Wirausaha UKM NU)

21/12/2022 Ekraf
Abdul Aziz, salah seorang penerima Anugerah NUConomic 2022 oleh LPNU Jatim. (*/dok)
SHARE

Blitar, Radar96.com – Abdul Aziz yang lahir di Blitar pada 2 Agustus 1973 adalah putera Almarhum Kiai Nurhanifan dan istri Ratna Juwita yang merupakan Koordinator Bidang UKM di PC Muslimat NU Kabupaten Blitar.

Sejak tahun 1995, Abdul Azis sudah aktif melakukan kegiatan pendampingan menemani pelaku UKM di Tulungagung. Saat itu, ia bersama Cak Fathon Afgan, Mas Hadi Gayatri, Mas Munib Huda (aspri Gus Dur) dengan mentor Mas Adil Amrullah (adik Cak Nun) mendirikan Yayasan Apik (Asosiasi Pengusaha Industri Kecil) di Jl dr Soetomo, Tulungagung.

Mendampingi nahdliyyin pelaku home industri marmer Campur Darat, UKM Ngunut dan pengrajin kayu daerah Simo, mereka menekankan bagaimana inovasi terhadap produk agar menjadi lebih bernilai.

Tahun 1998, saat krisis ekonomi, Abdul Azis bekhidmat di PP RMI (Pengurus Pusat Rabithah Masjid Islamiah) sebagai koordinator program agro Forestry di pesantren wilayah Jawa dan Sumatera.

Ia berupaya bagaimana hutan bermanfaat bagi masyarakat melalui pesantren sebagai penggerak. Selain itu juga aktif di Yayasan LPSP (Lembaga Pengembangan Sumber daya Pesantren) bergerak dalam bidang pengembangan ekonomi Pesantren.

“Jujur, saya nggak ngerti bagaimana prosesnya. Dari dulu, saya jalan saja apa adanya, ndak pernah berharap mendapatkan apresiasi semacam ini. Apa yang kami lakukan bersama teman-teman IPNU melakukan program terobosan dengan berbagai program inovatif tentu melalui banyak cobaan, masih dalam taraf konsep bisnis untuk pengembangan ekonomi nahdliyin. Kami sadar betul sulitnya menggugah kesadaran nahdliyin agar menyadari potensi besar warga NU, khususnya yang ada di desa atau ranting. Bukan sekedar sebagai obyek pasar, namun bisa menggerakkan ekonomi dengan menciptakan lapangan kerja. Bukan sebagai perpanjangan tangan dari pemodal besar,” katanya.

Oleh karena itu, berterimakasih kepada LPNU Jatim yang sudah memberikan apresiasi dengan memberikan award kepada PC LPNU Kabupaten Blitar dan pribadi penggerak UKM. Tentu tanpa bimbingan dan kepercayaan PCNU Kabupaten Blitar tidak akan bisa tercapai. Peran PCNU sangat besar, khususnya peran Dr Arif Faizin sebagai Ketua yang membidangi Lembaga Perekonomian NU Kabupaten Blitar.

“Warga NU harus kuat secara ekonomi, khususnya di akar rumput. Ini perjuangan yang tidak mudah dan membutuhkan kolaborasi dan sinergi berbagai pihak. Kerja besar ini harus melakukan dengan menerapkan ‘Superteam bukan gaya Superman’,” katanya.

NU harus hadir terdepan sebagai panglima gerakan ekonomi akar rumput. Karena itu, NU dirumuskan dan didirikan oleh para muasis Nahdlatul Ulama. Ulama sebagai motivator dan muharik ekonomi desa. Ingat, sebelum NU didirikan yang berdiri dulu adalah Nahdlatul Tujjar dan Tasywirul Afkar.

Salah satu usaha yang dirintisnya bersama teman-temannya adalah Toko Mesin Usaha Hokindo Jaya yang bergerak dalam bidang usaha mesin inovatif teknologi desa.

Selain menjadi Ketua LPNU masa hidmah 2017-2022, juga aktif sebagai Wakil Ketua Dekopinda Kab. Blitar, Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur bidang Pangan, Ketua DPC PPP Kabupaten Blitar, dan masih banyak lagi kegiatan ekonomi desa.

“Program Jajan Lebaran itu potensinya sangat besar dan hal itu kalau dijalankan sudah bisa menggerakkan ekonomi nahdliyin di setiap ranting NU. Di Kabupaten Blitar ini saja kebutuhan jajan lebaran sekitar 500 miliar. Kalau dikelola dengan baik akan menjadi gerakan ekonomi berbasis ranting,” katanya.

Program WiraNu (Wirausaha UKM NU), KonbisNU (Konsultasi dan Kontak Bisnis NU), Program Ekspor retail dengan menggandeng Toko Indonesia Chandra. Tentu akan berkembang lebih banyak lagi.

“Barusan, LPNU Kabupaten Blitar kerjasama dengan Kadin Jatim yang dikomandani Mas Adik dan Mas Didin Mochamad Saifudin melaksanakan terobosan membuka pasar di Riyadl bersama Pemprov Jatim,” katanya.

Pada tahun 2012, Abdul Azis sebagai pengurus LPNU Blitar sempat menulis buku tentang bussiness plan sayur modern yang diterbitkan di Hongkong sebagai buku inspiratif untuk pekerja migran Hongkong.

Selain itu, LPNU Blitar juga aktif menjalin kerjasama dengan Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura yang diketuai oleh Mr Stephanus dengan menyelenggarakan pelatihan entrepreneur di Singapura untuk warga NU yang saat ini bekerja di Singapura agar pulang tak lagi menjadi buruh, namun akan menjadi pengusaha yang membuka lapangan kerja di desanya masing-masing. (*/pna)

Iklan.

You Might Also Like

SIKLUS, Inovasi Pasta Gigi Herbal Karya Pesantren Hidayatullah Surabaya

Daru Skin Care Jadi Produk Unggulan, Pesantren Daarul Ukhuwwah Perkuat Ekonomi Bersama OPOP Jatim

Gus Lilur Apresiasi Menkeu Purbaya dorong Legalitas Rokok Rakyat dan Percepatan KEK Tembakau Madura

Serukan Tritura Nelayan, Gus Lilur Desak Prabowo Bentuk Satgas Berantas Penyelundupan BBL

Biaya Umroh 2026 Naik Akibat Dampak Global, Chatour Travel Beri Solusi Transparan dan Garansi Refund 100%

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Bendungan Semantok Nganjuk diresmikan Presiden Jokowi, Gubernur Khofifah Optimis akan tingkatkan Pertanian
Next Article Mahasiswa Unisda Lamongan “dikuliahi” Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

KHR Azaim Ibrahimy: Ketenangan Hati Dimulai dari Dzikir
Gus File
Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso
Sospol
MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol

You Might also Like

Ekraf

Dipimpin Dicky Fanani, ABC Unair Perkuat Networking Alumni

25/04/2026
Ekraf

120 Pelaku UMKM di Jatim Ikuti Pelatihan “Platform Marketplace” ISNU Jatim

18/04/2026
Ekraf

Petani Tembakau Madura Keluarkan Tritura

16/04/2026
Ekraf

Kopontren Nurul Hijrah Diapresiasi Kadis Koperasi dan UKM Kalsel

28/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?