Malang, Radar96.com – Rumah Sedekah NU 2 menggelar santunan untuk anak yatim guna memeriahkan acara gebyar muharrom di halaman Rumah Sedekah NU, Selasa (8/8/2023) malam.
Acara spesial yang dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat sekitar dan 50 lebih anak yatim dari berbagai latar belakang dan usia yang berbeda itu bertujuan memberikan kasih sayang dan dukungan kepada anak-anak yang membutuhkan, serta merayakan semangat kebersamaan masyarakat.
Dalam acara yang bekerja sama dengan Universitas Islam Malang ini, mereka disambut dengan senyum dan kebahagiaan oleh para pengurus Rumah Sedekah NU serta donatur yang turut hadir untuk berbagi kebahagiaan.
Inisiator Rumah Sedekah NU, KH. Noorshodiq Askandar dalam sambutannya mengungkapkan, “Kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan santunan materi, tetapi juga memberikan cinta, perhatian, dan harapan kepada anak-anak yang kurang beruntung. Dengan acara ini, pihaknya berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama dan menjadikan kebaikan sebagai bagian dari hidup sehari-hari.
Acara santunan ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk menghibur dan memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak yatim. Di antaranya yaitu lomba mewarnai, sambung ayat dan yang memenangkan lomba tersebut diberikan hadiah yang meriah, serta anak-anak yatim pun diberi kesempatan untuk berinteraksi dan berbagi pengalaman dengan sesama.
Malam penuh berkah ini tidak hanya memberikan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, akan tetapi juga menjadi ajang inspiratif bagi masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan sosial yang lebih luas.
Rumah Sedekah NU 2 mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan dunia yang lebih baik dengan berbagi dan peduli kepada mereka yang membutuhkan.
Acara santunan anak yatim ini sekaligus menjadi bukti bahwa kebaikan dan kasih sayang tak mengenal batas waktu, karena kebaikan selalu dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja. “Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menjalar, membawa manfaat dan kebahagiaan bagi semua pihak yang terlibat,” katanya. (*/pna)



