By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: UNU Pasuruan Diresmikan Ketum PBNU
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > UNU Pasuruan Diresmikan Ketum PBNU
Nahdliyyin

UNU Pasuruan Diresmikan Ketum PBNU

08/02/2024 Nahdliyyin
SHARE

Pasuruan, radar96.com –
Setelah menerima Zayed Award for Human Frotenary di Abu Dhabi, UEA, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, KH Yahya Cholil Staquf, Rabu (7/2) siang, melakukan Grand Launching Universitas Nahdlatul Ulama atau UNU Pasuruan.

Grand Launching ini sekaligus menandai perubahan bentuk lembaga perguruan tinggi, dari Institut Teknologi dan Sains, ITS NU Pasuruan yang berdiri pada tahun 2018 menjadi bentuk Universitas.

Rektor UNU Pasuruan, Abu Amar Bustomi menyebut Grand Launching UNU Pasuruan sebagai momen bersejarah, dari sebuah perjalanan panjang dari niatan kuat para masyayikh NU dan pesantren di Pasuruan yang berinisiatif mendirikan perguruan tinggi untuk kaum santri.

Sebelumnya, NU Kabupaten Pasuruan pernah mendirikan Universitas Islam Pasuruan (UNIP) yang sekarang berubah menjadi STAI Shalahudin.

UNU Pasuruan, lanjut Bustomi, disetujui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia berubah bentuk dari ITS NU Pasuruan menjadi Universitas berdasar Surat Keputusan dari dengan Nomor: 694/E/O/2023 tertanggal 28 Agustus 2023.

Pihaknya juga sedang memproses dua prodi di bawah STAI Shalahudin yakni Pendidikan Agama Islam dan perbankan Syariah ke depan juga akan diintegrasikan ke dalam UNU Pasuruan.

“Terima kasih kepada semua pihak, khususnya PBNU melalui Lembaga Perguruan Tingginya, para masyayikh di PCNU Kabupaten Pasuruan, Kementerian Pendidikan serta seluruh pihak yang terlibat,” tambahnya.

Bustomi mengatakan, perubahan bentuk ini telah menghadirkan harapan besar dan semangat baru untuk terus menerus melakukan perubahan, penambahan dan penyempurnaan kebijakan di tingkat Lembaga internal Universitas, menjadi perguruan tinggi yang bisa memberi solusi dan menjadi pilihan masyarakat dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pihaknya juga berkomitmen menjadi bagian yang koheren dengan PBNU dan berperan aktif dalam menciptakan peradaban yang lebih baik bagi umat manusia.

“Sebagai kampus yang relatif baru di bawah naungan NU, kami berkomitmen menjadi yang terdepan merespons perubahan jaman, khususnya kecepatan pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi,” tandasnya.

Bustomi menambahkan, dengan bekal beberapa program studi teknologi yang dimilikinya, UNU Pasuruan akan ikut berkontribusi mengembangkan dunia pendidikan NU dan penyiapan sumber daya manusia kaum santri di sektor teknologi dan pendidikan vocational.

Saat ini, UNU Pasuruan memiliki 7 program studi, yakni program studi teknik industri, teknik kimia, teknik pengolahan hasil pertanian, pendikan matematika, pendidikan biologi, pendidikan fisika dan program studi desain komunikasi visual.

Karena itu, UNU Pasuruan mengangkat jargon excellent in inclusive technology atau terdepan dalam mengembangkan teknologi yang inklusif.

“Dengan demikian, kami berharap dapat memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya menguntungkan segelintir, tetapi juga menyentuh dan memberi manfaat kepada seluruh umat manusia,” tegasnya.

UNU Pasuruan, lanjut Bustomi dirancang sebagai perguruan tinggi model nasional, yang menempatkan pesantren sebagai subyek dalam pengembangan perguruan tinggi bagi kaum santri.

Sejak masih berbentuk ITS NU, perguruan tinggi ini telah membangun kesepahaman serta sinergi strategis dan taktis di sejumlah pesantren salaf dan modern di Pasuruan, yang memungkinkan santri dan alumni pesantren berkuliah dengan aman dan nyaman.

“Untuk mengakomodasi kepentingan pesantren salaf dan arahan syuriyah NU, kami akhirnya membuka klas perkuliahan di beberapa pesantren, serta memisah klas perkuliahan antara mahasiswa laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

Dengan sinergi ini, kata Bustomi, pesantren tak perlu lagi harus mendirikan perguruan tinggi prodi agama apalagi prodi umum, karena kebutuhannya sudah diakomodasi UNU Pasuruan.

“Dengan teknologi, kami juga sudah bisa menerapkan pemisahan kelas mahasiswa dan mahasiswi dengan sistem smart-class operation room,” tuturnya. (*/hj)

Iklan.

You Might Also Like

Ribuan Siswa-Guru “Khadijah” Surabaya Semarakkan “Sholawat Merah Putih 2026”

Perkuat Hubungan Antar-Pesantren, Gus Kikin Silaturahim ke Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo

Selama Muktamar 35 NU, MWCNU Mulyorejo-Surabaya Buka Posko Kesehatan Gratis di Tambakberas

PWNU Sumbar Apresiasi Gus Kikin soal Revitalisasi Qanun Asasi dan Program Pendidikan-Ekonomi

Jelang Muktamar NU di Tambakberas, Mbah Wahab Dianugerahi Gelar Bapak ISHARI

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Advokasi dan Budgeting Stunting bagi Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Lamongan
Next Article ITSNU Pasuruan resmi jadi UNU, Tonggak Sejarah Kemajuan NU Melalui Teknologi

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Jaga Kediri Tetap Kondusif, Polres Kediri Perkuat Deteksi Dini lewat Sabuk Kamtibmas
Uncategorized
Sekda Lumajang Apresiasi Kontribusi Polinema PSDKU dalam Mendukung Program Pemkab
Uncategorized
Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom

You Might also Like

Nahdliyyin

Dzurriyah Hasan Gipo: Muktamar Tambakberas Simbol Ajakan Pulang ke Muassis

19/08/2026
Nahdliyyin

Dari Pesantren ke Guru Besar, Prof Hamdanah Utsman Dorong Wajah Baru Pendidikan Islam di Era Digital

17/08/2026
Nahdliyyin

Gus Ipang: Kiai Imjaz Tokoh Transformatif Pesantren dan Pemimpin Masa Depan NU

17/08/2026
Nahdliyyin

Di Makassar, Gus Kikin Serukan Pentingnya Qanun Asasi untuk NU

15/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?