By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Advokasi dan Budgeting Stunting bagi Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Lamongan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Advokasi dan Budgeting Stunting bagi Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Lamongan
Milenial

Advokasi dan Budgeting Stunting bagi Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Lamongan

06/02/2024 Milenial
SHARE

Lamongan, radar96.com – Upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Lamongan terus dilakukan. Terbaru, para camat dan kepala desa se-Kabupaten Lamongan menerima pembekalan budgeting dan advokasi dari anggota Komisi IX DPR RI, M Nabil Haroen. Acara yang berlangsung pada Senin (5/2/24) itu dilakukan melalui Sosialisasi Penurunan Stunting BKKBN dan Mitra DPR RI Muchamad Nabil Haroen di Gedung KORPRI Kabupaten Lamongan.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyatakan, momen tersebut sangat penting dalam mempersiapkan generasi-generasi mendatang menuju Indonesia Emas 2045. Selain melakukan edukasi dan sosialisasi, Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes itu memperkenalkan program 1-10-100 (1 paket untuk 10 anak selama 100 hari) sebagai makanan tambahan untuk anak-anak penderita stunting.

“Pemberian makanan tambahan dari donatur, perusahaan, dan lainnya melalui gerakan 1-10-100 telah memberikan hasil nyata dengan lebih dari 2500 anak mendapatkan penambahan makanan melalui program ini,” ungkap Pak Yes.

Untuk mendukung program tersebut, Pak Yes menekankan penguatan infrastruktur Posyandu, Pustu, Puskesmas, dan rumah sakit, seiring dengan optimalisasi sumber daya manusia (SDM) yang memadahi.

“Peningkatan kualitas SDM Lamongan terus berlangsung. Alhamdulillah, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2023 mencapai 74,5, menunjukkan posisi kita di rata-rata atas Provinsi Jawa Timur,” tambahnya.

Muchamad Nabil Haroen dari Komisi IX DPR RI menyambut baik komitmen Pemkab Lamongan dalam menekan angka stunting. Sebagai legislator, Gus Nabil siap untuk mengawal optimalisasi budgeting kebutuhan stunting di Lamongan dan menyediakan advokasi.

“Legislatif dan pemerintah perlu bersinergi, dan saya siap untuk mengadvokasi kepentingan Lamongan, baik dari segi budgeting maupun legislasi. Keterlibatan masyarakat, terutama kepala desa, sangat penting. Saya menawarkan dukungan advokasi jika ada hal-hal yang membuat kita tidak nyaman,” ucap Gus Nabil.

Pada kesempatan yang sama, seluruh kepala desa dan camat di Kabupaten Lamongan menerima pembekalan sosialisasi dan KIE Program Bangga Kencana yang disampaikan oleh dr Palupi Setyorini dari BKKBN Jawa Timur.

Dr Palupi menjelaskan bahwa stunting, yang merupakan kurangnya gizi pada balita selama 1000 hari pertama kehidupan, dapat berdampak pada perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Ia mengingatkan orang tua untuk memberikan stimulasi pada balita, mengikuti Posyandu, dan memantau pertumbuhan anak melalui Kartu Menuju Sehat (KMS) serta kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB).

“Orang tua perlu memberikan simulasi pertumbuhan fisik, motorik, kolektif, dan sosio-emosional pada anak. Serta, penting untuk memantau pertumbuhan anak melalui KMS dan mengikuti kegiatan BKB, termasuk memberikan imunisasi sesuai jadwal,” pungkas dr Palupi.

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Tokoh Wanita Inspiratif dari IWAPI
Next Article UNU Pasuruan Diresmikan Ketum PBNU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Adab, Kritik, dan Menjaga Marwah NU
Kolom
Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?