By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: 24 Dokter Tersumpah Unusa Sandang First Taker
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > 24 Dokter Tersumpah Unusa Sandang First Taker
Milenial

24 Dokter Tersumpah Unusa Sandang First Taker

27/02/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com – Sebanyak 24 peserta dari 26 dokter yang mengucapkan janji dan sumpahnya di Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa), Selasa (27/02/24) siang menyandang first taker (lulus saat pertama kali) mengikuti Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter (UKMPPD). Secara total kelulusan first taker FK Unusa mencapai 97%. Adapun 2 orang lulusan berasal dari periode Agustus.

Hal ini diungkapkan Dekan FK Unusa, Dr dr Handayani M Kes, dalam acara pengambilan sumpah dan janji dokter ke-9 yang berlangsung di Auditorium Unusa Lt 9, Kampus B Unusa. Handayani perlu mengungkapkan hal itu, karena selain mahasiswa yang lulus first taker menjadi tolok ukur keberhasilan dan mutu pembelajaran, juga menentukan penilaian akreditasi fakultas kedokteran. “Nilai baik jika angka kelulusan first taker lebih dari 75%. Oleh karena itu FK Unusa dengan serius mempersiapkan mahasiswa program profesi agar lebih banyak mahasiswa yang bisa lulus sebagai fisrt taker,” katanya.

Pada bagian lain sambutannnya, Handayani juga mengungkapkan, bahwa akreditasi program studi sarjana kedokteran sangat penting bagi lulusan dokter, karena untuk mendaftar bekerja maupun melanjutkan studi. “Program studi sarjana kedokteran dan program studi profesi dokter FK Unusa, keduanya telah terakreditasi dengan kategori Baik Sekali. FK Unusa terus berusaha melakukan penyempurnaan kurikulum dan model pembelajaran, melengkapi sumber daya manusia dan sarana prasarana untuk menyiapkan akreditasi Unggul,” katanya.

Untuk itu, katanya menambahkan, FK Unusa mendukung dan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meraih prestasi di berbagai bidang, akademik maupun non-akademik. Tercatat antara lain dari 26 peserta janji dan sumpah dokter adalah lulusan yang menjadi finalis lomba litarature review, Ibnu Sina Medical Competition 2020 di Universitas Muslim Indonesia Makassar, peraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2020, serta seorang atlet nasional ski air yang beberapa kali meraih prestasi di tingkat internasional.

Pada bagian akhir sambutannnya Handayani mengingatkan, sejak disahkan, para wisudawan sudah resmi menyandang gelar dokter, gelar akademik yang telah diraih dengan penuh perjuangan, kelelahan, doa, dan airmata. “Mulai hari ini Anda semua menjadi bagian dari tenaga dokter Indonesia yang memikul tanggung jawab untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya.

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Dua Hari, Pendaftar “Cukur Rambut Gratis Sambut Ramadhan” Masjid Al Akbar Dekati 50 Persen Kuota
Next Article dr Ahla, Mengikuti Jejak Sang Kakak

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Gerakan Eksternal Menjelang Muktamar NU ke-35: Antara Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah
Kolom
Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus
Sospol
BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya
Sospol
Superpower Keikhlasan: Mengurai Akar Akuntabilitas dalam Tradisi NU
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?