Surabaya, radar96.com – PCNU Kota Surabaya melakukan Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (Konfercab NU) yang menunjuk kader Ansor Jatim H. Muhibbin Billah menjadi pelaksana mandat atau Ketua Panitia Konfercab ke-25 NU Kota Surabaya di Situbondo pada 5 April 2024.
Agenda forum tertinggi organisasi di level Pengurus Cabang tersebut akhirnya berhasil diagendakan setelah sebelumnya mengalami berbagai macam dinamika organisasi, mulai dari caretaker hingga penunjukan kepengurusan definitif dengan masa khidmah satu tahun.
Selain itu, sekalipun penyelenggara konfercab adalah kepengurusan yang hanya satu tahun, namun dalam periode yang singkat itu tidak mengurangi kualitas dan kuantitas khidmah pengurus PCNU Surabaya periode 2023-2024 yang di pimpin oleh KH. Umar Sah sebagai utusan resmi PBNU.
“Alhamdulillah, selama satu tahun mengemban amanah kepengurusan PCNU Surabaya, semua agenda strategis NU di Surabaya terlaksana dengan baik seperti kaderisasi PD-PKPNU, moment puncak Hari Santri Nasional, pembangunan kantor dan perayaan hari hari besar islam, bahkan setahun ini tidak ada proposal yang kami tandatangani, semuanya adalah berbasis sumberdaya internal organisasi PCNU Surabaya,” ucap Ketua Panitia sekaligus Kader Ansor Jatim itu, Jumat (4/4/2024).
Pilihan pelaksanaan Konfercab PCNU Surabaya di tanggal 5 April 2024 adalah jalan terbaik untuk membawa PCNU Surabaya kembali dalam top performance organisasi dalam mengarungi abad ke dua Nahdlatul Ulama, sekaligus bukti bahwa jajaran kepengurusan PCNU Surabaya pun sangat serius dan matang dalam menyukseskan pelaksanaan konfercab.
“Tanggal 5 ini pilihan rasional meskipun SK Kami habis pada 13 April 2024. Mengingat tanggal 10-11 kita menghadapi hari raya idul fitri. Tanggal 5 yang juga akhir ramadhan, kita ambil sebagai tabarukan bulan suci ramadhan yang penuh berkah, semoga konferensi nanti menghasilkan struktur dan infrastruktur organisasi terbaik serta nahkoda tangguh yang membawa kapal besar PCNU Surabaya lima tahun kedepan,” katanya.
Agenda Konfercab NU Surabaya akan dihadiri oleh pengurus Tanfid & Suriah dari 31 MWC NU Se Surabaya yang aktif sebagai peserta dan pengurus Ranting NU se Surabaya, Banom dan Lembaga sebagai peserta peninjau. (*/pna)

