By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Emil Dardak Apresiasi GenZI Cari “Pengalaman” di Masjid
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Emil Dardak Apresiasi GenZI Cari “Pengalaman” di Masjid
Milenial

Emil Dardak Apresiasi GenZI Cari “Pengalaman” di Masjid

05/04/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Politisi muda dan Wagub Jatim 2019-2024 Emil S Dardak mengapresiasi generasi muda atau Generasi Z Islami (GenZI) yang mencari “pengalaman” di masjid, karena banyak pelajaran di masyarakat, termasuk di masjid.

“Kalian masih muda, perjalanan kalian masih panjang, carilah pengalaman dari siapapun, baik sesama anak muda atau yang lebih tua dan dimanapun, termasuk di masjid,” katanya dalam Ngaji Ngabuburit 24 Ramadhan/malam 25 Ramadhan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Kamis petang.

Dalam Ngaji Ngabuburit bertema “Rahasia Pemuda Idaman Surga”, ia mengaku selama lima tahun membantu Bu Khofifah Indar Parawansa banyak sekali mendapatkan pengalaman dalam kehidupan ketika dirinya terjun langsung dengan masyarakat, khususnya masyarakat di Jawa Timur yang sangat dinamis.

“Ngaji kali ini bukan banyak ayat Al-Qur’an yang akan saya kutip, tapi yang akan banyak saya kutip adalah tentang kehidupan dan pengalaman. Saya yakin, banyak orang alim di masjid ini yang pantas untuk memberikan tausiah, jadi saya ngaji ngabuburit kali ini untuk membawa nuansa yang berbeda biar lebih variatif,” katanya.

Paling tidak, katanya, banyak orang alim atau orang baik di masjid ini akan mengajari bahwa sesama Muslim itu tidak boleh memvonis bahwa dia akan masuk surga, dia akan masuk neraka, tidak boleh, karena yang menentukan itu hanyalah Allah SWT.

“Yang bisa kita lakukan agar pantas menjadi penghuni surga adalah dengan yakin amal yang kita lakukan akan membawa kita ke surga dan mendapatkan ridho-Nya. Di sini, saya bukan ustadz, tapi di sini saya akan membagikan pengalaman saya kepada kalian yang muda,” katanya.

Sementara itu, mahasiswi UINSA Aimatuzzahrok mengaku Ngaji Ngabuburit dan terobosan kegiatan Ramadhan 1445 H di Masjid Al-Akbar membuatnya lebih sering datang ke masjid nasional itu.

“Terobosan-terobosan baru di Masjid Al Akbar ini mengajak saya dan teman-teman saya dari generasi muda khususnya, menjadi lebih sering datang ke masjid, semoga kegiatan semacam Ngaji Ngabuburit ini bisa dilaksanakan lagi diluar bulan Ramadhan,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan Amin Husein dari Mojokerto. “Saya sudah pengalaman keliling masjid setiap malam ganjil Ramadhan dan kegiatan di masjid agung ini lebih nyaman, tertib, kreatif, dan menyenangkan, sehingga saya sudah tiga tahunan ini melakukan Qiyamul Lail di masjid ini, meski harus berangkat sore,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Maulid Nabi, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Ganti Kepengurusan untuk Periode 2026-2027

KKN Universitas Bondowoso Cegah Pernikahan Dini di kalangan Pelajar

Gus Mujab: FOMO bisa membuat lalai diri sendiri, umur, dan akhirat

80 Remaja Madjid se-Jatim Ikuti Pelatihan Bisnis Syariah DMI-Demasindo

Bullying Bukan Sekadar Candaan, KKN 02 UNIBO dan Polsek Tlogosari Edukasi Siswa MTs Miftahul Ulum 2 Bondowoso

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Khofifah bersama BAZNAS Jatim Santuni 500 Yatim dan Dhuafa di Kota Mojokerto
Next Article Kader Ansor Jatim Laksanakan Mandat Konfercab NU Surabaya

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Jatim Usulkan Aswaja Center NU jadi Lembaga
Nahdliyyin
Di Markaz Alumni IPNU, Baznas RI Luncurkan Program Beasiswa Santri
Nahdliyyin
Keputusan Muktamar Berlaku Sejak Ditetapkan ?
Uncategorized
GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom

You Might also Like

Milenial

Seorang Siswa MI Masjid Al-Akbar Surabaya Hafalkan 10 Juz Al-Qur’an

05/08/2026
Milenial

Lora Kadam Sidik: Merdeka dari FOMO itu perlu Kembali pada Kepakaran dan Jaga Pertemanan

02/08/2026
Milenial

Gerakan Seribu Buku Karya Murid Dimulai, Korwilcam Pendidikan dan Dispendik Bondowoso Perkuat Budaya Literasi

25/07/2026
Milenial

LDNU Jatim dan UNISMA Cetak 200 Da’i Gen-Z yang Moderat dan Adaptif di Era Digital

25/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?