By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dirjen Dikti Ristek: Ada Tiga Persoalan Mendasar Pada Pendidikan Tinggi Kita
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Dirjen Dikti Ristek: Ada Tiga Persoalan Mendasar Pada Pendidikan Tinggi Kita
Nahdliyyin

Dirjen Dikti Ristek: Ada Tiga Persoalan Mendasar Pada Pendidikan Tinggi Kita

05/05/2024 Nahdliyyin
SHARE

Jombang, radar96.com – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi dan Ristek Republik Indonesia Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris, M.Sc menyatakan ada tiga persoalan mendasar pada pendidikan tinggi kita.

“Ketiganya adalah inequality of access (ketimpangan akses pendidikan tinggi), inequality of quality (ketimpangan dalam kualitas), serta less relevance of higher education (kurangnya relevansi pendidikan tinggi),” katanya di Jombang, Jawa Timur, Sabtu (4/5/2024).

Dalam sarasehan bertema “Menuju perguruan tinggi NU unggul” yang dilaksanakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi NU (LPTNU) Jawa Timur di Universitas Wahab Hasbullah (UNWAHA) Jombang, ia menjelaskan pemerintah mendorong peningkatan nilai angka partisipasi kasar (APK) perguruan tinggi dan memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas.

Selain itu, pemerintah juga menemukan suatu dilema saat melihat adanya 1,2 juta pengangguran terdidik berdasarkan data BPS tahun 2022. Juga, ada perubahan landscape dunia kerja bahwa ijazah dan gelar akademik tidak lagi menjadi jaminan untuk memperoleh pekerjaan.

Dengan demikian, pemerintah melalui Kemendikbud Ristek secara serius dalam membenahi hal tersebut dengan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Sejumlah perguruan tinggi kita dorong untuk meningkat pada perangkingan perguruan tinggi global, serta meningkatkan kualitas lulusan yang siap pada profesi tertentu.

Faktor lambannya perguruan tinggi dalam beradaptasi dengan perubahan atau menjadi kurang relevan, nampaknya juga menjadi persoalan serius dewasa ini. Selain itu, juga munculnya model alternatif dalam pendidikan dan pelatihan yang berbasis digital yang karenanya dapat secara fleksibel dan murah dari segi operasionalnya.

Oleh sebab itu, Dirjen Dikti partisipasi dari masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi tidak bisa dinafikan. Dari sekitar 9,8 juta mahasiswa Indonesia, hampir 5,1 juta mahasiswa kuliah di perguruan tinggi swasta.

“Dengan demikian, kami di direktorat jenderal pendidikan tinggi ristek berkolaborasi dengan pengelola perguruan tinggi swasta, termasuk perguruan tinggi di lingkungan Nahlatul Ulama untuk bagaimana mengurangi ketimpangan akses layanan pendidikan tinggi, kualitas pendidikan tinggi, dan relevansi pendidikan tinggi tersebut,” katanya.

Dalam sarasehan yang juga menampilkan pembicara Direktur Diktis Kemenag yang diwakili Kasubdit Ketenagaan M. Aziz Hakim, MH., Dewan Eksekutif BAN PT Prof. Dr. Slamet Wahyudi , ST., MT, serta Ketua LPTNU PBNU Prof. H. Ainun Na’im, Ph.D,. M.B.A, itu, Ketua LPTN NU Jawa Timur Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng mendukung dan menyambut baik apa yang disampaikan oleh Dirjen Dikti.

“Di Jawa Timur, sedikitnya ada 104 PTS yang berafiliasi dengan LPTNU Jatim, hal ini tentu tidak sedikit,” kata Jazidie yang juga Rektor Unusa ini.

LPTNU yang didirikan sejak 2010 telah cukup lama membersamai PTS NU untuk turut serta meningkatkan SDM bangsa dalam wadah organisasi Nahdlatul Ulama.

Kegiatan Sarasehan dan Halal Bihalal ini diikuti sedikitnya 200 peserta PTNU se Jawa Timur, Pengurus LPTNU Jawa Timur serta pimpinan Universitas KH. Wahab Hasbullah. Perguruan tinggi ini berada di kawasan Pondok Pesantren Tambak Beras Jombang yang memiliki 14 ribu santri. (*/lptnu)

Iklan.

You Might Also Like

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”

Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata

603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU

PWNU Jatim Distribusikan 1.439 Paket Daging Kurban

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Resmi, Chatour Travel dipercaya CitiLink Indonesia untuk Musim Umroh 1446 H
Next Article Warga Trenggalek Wakafkan Tanah dan Masjid ke PWNU Jatim

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PWNU Jatim Sembelih 7 Ekor Sapi, Termasuk Hewan Kurban Gubernur Jatim

28/05/2026
Nahdliyyin

PWNU Jatim terima Sapi Kurban dari BPJS Ketenagakerjaan, Ketum Golkar, PAN, dan Nasdem

26/05/2026
Nahdliyyin

Asosiasi RSNU Terima “Yakes Partner Award 2026” dari Telkom Indonesia

25/05/2026
Nahdliyyin

OKK PCNU Ponorogo Prioritaskan PDPKP dan Kajian Strategis Qonun Asasi

24/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?