By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ustadz Syam: Atasi Overthinking dengan Syukur dan Jangan Perfeksionis
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Ustadz Syam: Atasi Overthinking dengan Syukur dan Jangan Perfeksionis
Milenial

Ustadz Syam: Atasi Overthinking dengan Syukur dan Jangan Perfeksionis

11/08/2024 Milenial
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Dai muda Ustadz Syam Elmarusy menyampaikan empat cara untuk merdeka dari “overthinking” kepada Generasi Z Islami (GenZI) yakni syukur/bersyukur, jangan perfeksionis, jangan mimpi/angan-angan, dan takwa/pasrah kepada Allah.

“Overthinking itu sikap yang berlebih-lebihan, segala yang berlebihan itu nggak baik,” kata dai ‘Islam Itu Indah’ di TransTV itu dalam agenda bulanan Majelis Subuh GenZI (MSG) di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Minggu.

Dalam MSG ke-11 bertema “Merdeka dari Overthinking” di hadapan ribuan GenZI yang diawali dengan Shalat Subuh Berjamaah dan Khotmil Qur’an yang dipandu KHA Muzakky Al-Hafidz (Imam Besar MAS) itu, Ustadz Syam menjelaskan syukur itu tidak terkait dengan jumlah/kuantitas.

“Bersyukur itu sikap yang penting untuk merdeka dari overthinking, karena fokus pada apa yang ada, bukan rakus. Syukur itu bukan jumlah tapi berkah/kualitas. Kalau rezeki banyak tapi untuk narkoba, judi online, dan kemaksiatan itu overthinking,” katanya.

Cara lain untuk tidak “overthinking” adalah jangan perfeksionis atau selalu ingin sempurna. “Jangan terlalu berharap untuk sempurna, karena Nabi Muhammad yang manusia sempurna saja pernah beberapa kali ditegur Allah,” kata pendakwah yang tinggal di Jakarta itu.

Bahkan, ketika ditanya Sahabat tentang bumi terbaik dan terjelek, Nabi pun menjawab tidak tahu. “Akhirnya, Nabi bertanya kepada Malaikat yang juga menjawab tidak tahu, maka Allah pun memberitahu bahwa bumi terbaik adalah masjid dan bumi terjelek adalah pasar,” katanya.

Solusi lain dari “overthinking” adalah jangan mimpi atau banyak angan-angan. “Hidup memang bisa diawali dari mimpi, tapi mimpi jangan keterusan, karena mimpi yang baik adalah mimpi yang diwujudkan. Jangan mimpi itu juga berarti jangan menunda, misalnya berbuat baik menunggu kalau sudah tua, justru bisa lalai sampai tua,” katanya.

Solusi lain lagi, takwa/pasrah atau berserah diri kepada Allah. “Kadang masalah itu bukan kenyataan yang jelek, tapi masalah itu terkadang merupakan cara Allah untuk menyelamatkan kita. Yakinlah, kalau kita pasrah kepada Allah, Allah pasti bersama kita,” katanya.

Dalam MSG seri ke-11 yang dihadiri Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg dan perwakilan Bank Jatim Syariah itu, Ustadz Syam sempat ditanya sejumlah GenZI Jamaah MAS, diantaranya bagaimana bila terjadi perbedaan pendapat dengan orang tua dan ibadah tertinggi dalam Islam.

“Kalau berbeda dengan ortu, teladani sikap Nabi Ibrahim yang tetap mengajak bicara dengan lembut, tapi kalau orang tua tidak berubah, maka kembalikan ke Allah, karena mungkin apa yang terjadi adalah terbaik bagi Allah. Yang penting, ridho orang tua dan Allah. Dulu, lulus SD, saya langsung dipondokkan ke Pesantren Qur’an, ternyata hal itu baik untuk kehidupan saya selanjutnya,” katanya.

Tentang ibadah tertinggi dalam Islam, Ustadz Syam mengutip jawaban Nabi Muhammad ketika ditanya Sahabat tentang hal yang sama. “Ibadah tertinggi adalah iman dan jauhi maksiat (kesalehan). Itu karena menjauhi maksiat itu lebih sulit daripada sholat,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Wisuda Tahfidz Juz 30 Warnai Pelepasan siswa kelas 6 SD Al Islam Surabaya

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang

Pesantren Bayt Al-Hikmah dan Al Yasmin Siapkan Kolaborasi Program Penguatan Kompetensi Digital Santri

Al-Yasmin dan AKSI Training & Consulting Gagas “Sekolah Keluarga Hebat”

Pesantren Progresif Bumi Sholawat dan Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya Perkuat Sinergi Media Pesantren

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Dosen Unesa Adakan Pelatihan Dakwah Digital di Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang
Next Article Presiden Jokowi Berikan Tanda Kehormatan untuk Pencipta Shalawat Badar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol
Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan
Sospol
Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol

You Might also Like

Milenial

Dukung BKPRMI Jatim, Pesantren Digipreneur Al Yasmin Bekali Remaja Masjid dengan Kemampuan Dakwah Digital

27/04/2026
Milenial

Kumpul di Al-Yasmin, 60 Remaja Masjid se-Jatim Dilatih Kuasai Digital

26/04/2026
Milenial

63 Siswa Ikuti Program “Talenta Digital Santri 2” di Pesantren Digipreneur “Al-Yasmin” Surabaya

24/04/2026
Milenial

Wisudawan Fresh Graduate Unusa Tembus RS di Arab Saudi

23/04/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?