By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Gus Huda: Jangan Sampai Cinta Palsu dalam Maulid Nabi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Gus Huda: Jangan Sampai Cinta Palsu dalam Maulid Nabi
Nahdliyyin

Gus Huda: Jangan Sampai Cinta Palsu dalam Maulid Nabi

09/09/2024
SHARE

Boyolangu-Tulungagung, radar96.com – Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, Desa Boyolangu, KH. Saiful Hudam (Gus Huda), berpesan agar momentum Maulid Nabi tidak hanya sekadar menampakkan rasa cinta (mahabbah) kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi lebih dari cinta yaitu melaksanakan segala tuntunan yang diperintahkan Nabi Muhammad SAW.

“KH. Hasyim Asy’ari dalam kitabnya ‘Annurul Mu’min’ menerangkan bahwa mahabbah dianggap sebagai mahabbah (cinta) apabila bisa meningkatkan mutaba’ah (mengikuti) apa yang diajarkan Nabi Muhammad. Cinta tetapi tidak mau mengikuti apa yang diajarkan, sama halnya cinta palsu,” kata Gus Huda dalam mauidhoh hasanah di Desa Beji, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Minggu (8/9).

Pengurus GP Ansor Ranting Desa Beji dan pengurus NU serta kepala desa Beji dalam proses pelantikan Ansor dan Maulid Nabi di desa setempat, Minggu (8/9). (*/maliq)

Mauidhoh hasanah itu disampaikan dalam momen peringatan maulid nabi diadakan oleh masyarakat lingkungan RT 03 dan RT 01 berkolaborasi dengan GP Ansor Ranting Desa Beji dalam kegiatan rutinan MDS RA Ansor Kecamatan Boyolangu (MDS RA PAC Ansor kecamatan boyolangu), yang disemarakkan dengan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor (MDS RA) selapan sekali di Ranting Desa Beji bersamaan Pelantikan Pengurus Ranting GP. Ansor Desa Beji.

Dalam mauidhoh hasanahnya, Gus Huda juga memberikan penegasan untuk tidak terlalu jauh masuk dalam pembahasan perkara nasab yang saat ini ramai menjadi perbincangan oleh seluruh muslimin, khususnya warga nahdliyin, karena kemuliaan dalam agama itu ditentukan ketakwaan dan akhlakul karimah, bukan yang lain.

“Istiqomah saja dalam berkhidmat dalam perjuangan Nahdlatul Ulama, istiqomah dalam mensyiarkan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah an Nahdliyah,” katanya dalam acara yang dihadiri Ketua Tanfidiyah dan Rois Syuriyah NU Ranting Beji, Kepala Desa Beji, Pengurus Ansor Kecamatan Boyolangu, Ketua Ansor, dan seluruh anggota Ansor se-Kecamatan Boyolangu.

Peringatan Maulid Nabi itu diawali dengan lantunan-lantunan syair Sholawat oleh anggota Rijalul Ansor Pimpinan Mohammad Rosyid, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mars Subbanul Wathon, mars Ansor dan mars Banser, dalam suasana yang khidmat.

Sementara itu, prosesi pelantikan Pengurus Ranting GP. Ansor Desa Beji dibacakan langsung oleh Muhammad Zainuddin MZ selaku Wakil Sekretaris Pengurus Cabang GP. Ansor Kabupaten Tulungagung, mewakili Ketua Ansor Tulungagung yang berhalangan hadir. (*/maliq)

Iklan.

You Might Also Like

Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi

Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU

PWNU Jatim Gelar Silaturrahmi Idul Fitri ke Masyayikh/Kiai

PWNU Jatim Berangkatkan 15 armada bus Mudik Gratis

PWNU Jatim Tekankan pentingnya Ukhuwah Jam’iyah dalam Bukber Ramadhan 1447 H

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Mahasiswa KKN UMK Sosialisasikan Dampak Bullying dan Metode Pencegahannya untuk Guru dan Siswa di Boyolali, Demak
Next Article Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus Tanam Pohon dan Kenalkan Pupuk Organik Cair dari Limbah Rumah Tangga di Pati

Advertisement



Berita Terbaru

Siswa SMA Khadijah Surabaya Tembus Rusia lewat Beasiswa “Russian Government Scholarship”
Sospol
Ketua PWNU Jatim dan Pengusaha NU sepakati Kolaborasi
Nahdliyyin
Pengasuh Pesantren Salafiyah Pasuruan – Jatim Harapkan Kerukunan jadi fokus Muktamar ke-35 NU
Nahdliyyin
Pelantikan PMII Airlangga, Wujudkan Semangat Kolaborasi Pendayagunaan Kader Islam Rohmatan Lil Alamin
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045

15/03/2026
Nahdliyyin

LAZISNU Bekali Siswa SMPN 3 Sidoarjo Keterampilan Pemulasaran Jenazah

14/03/2026
Nahdliyyin

Pondok Ramadhan Jadi Ajang Belajar Zakat dan Menumbuhkan Kepedulian

13/03/2026
Nahdliyyin

LAZISNU Gelar Tadris Zakat, Perkuat Peran untuk Kesejahteraan Warga Dhuafa

12/03/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?