By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa bersama UNICEF Edukasi Masayarakat Mengenai Gizi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Unusa bersama UNICEF Edukasi Masayarakat Mengenai Gizi
Sospol

Unusa bersama UNICEF Edukasi Masayarakat Mengenai Gizi

07/02/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Memperingati Hari Gizi Nasional 2025, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bersama UNICEF memberikan edukasi kepada masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, melalui penyelenggaraan webinar, Kamis (6/2) siang.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Unusa dan UNICEF dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia. Tema kegiatan tersebut adalah “Memilih Makanan Sehat dan Bergizi Keluarga untuk Anak Bebas Malnutrisi”.

Webinar yang menghadirkan tiga pembicara ini menarik minat ratusan peserta. Hal itu terlihat dari antusiasme para peserta yang terus memberikan pertanyaan kepada tiga pembicara.

Pembicara pertama disampaikan oleh Nutrition Officer UNICEF Indonesia, Nike Frans, dengan topik bahasan tantangan dan hambatan global dalam memberikan makanan bergizi. Dia menuturkan, situasi global masih dihadapkan pada masalah-masalah seperti stunting atau kekurangan gizi kronis dan wasting atau kekurangan gizi akut pada balita. “Namun di saat bersamaan juga dihadapkan pada meningkatnya status balita dengan kelebihan berat badan atau obesitas, juga anak dengan anemia,” terangnya.

Nike menjelaskan, berdasar penelitian WHO, satu dari tiga anak mengalami malnutrisi. Malnutrisi itu sendiri tidak terbatas pada kekurangan gizi saja, tapi juga kelebihan gizi. “Di Indonesia, kasus anak yang lahir dengan keadaan stunting itu sangat tinggi, satu dari lima anak, lahir stunting,” paparnya. Oleh karena itu, katanya menegaskan, pemenuhan maupun perbaikan gizi harus dilakukan sejak anak berada di dalam kandungan.

Hal itu juga dibenarkan oleh dokter spesialis anak konsultan nutrisi dan penyakit metabolik RSUD Dr Soetomo Surabaya, dr Meta Herdiana Hanindita yang menjadi pembicara kedua. Menurutnya, pertumbuhan dan perkembangan manusia itu paling pesat pada 1000 hari pertama kehidupan. “Seribu hari pertama kehidupan ini juga sering dikenal sebagai golden period atau juga jendela kesempatan. Alasannya, karena perkembangan salah satu organ yang paling pesat terjadi pada seribu hari pertama kehidupan adalah otak, yang mulai terbentuk saat janin dalam kandungan mencapai puncak periode seribu hari pertama kehidupan. Baik otak bagian pendengaran, penglihatan, maupun kognitif lainnya,” tutur dr Meta.

Ditegaskannya, nutrisi pada awal kehidupan itu berpengaruh terhadap pertumbuhan massa otot, komposisi tubuh, dan sistem metabolism. Sehingga juga akan mempengaruhi saat dewasa. “Nutrisi pada periode awal kehidupan itu sangat penting, karena bukan hanya berdampak pada saat itu, namun seumur hidup,” jelasnya.

Sementara pembicara lain, dari perwakilan UPT Labkesda Jawa Timur, Ni Luh Putu Ayu Putri Sariningrat menambahkan, makanan bergizi perlu memenuhi beberapa komponen gizi yang harus ada.
“Kelompok makanan terbagi menjadi 8 kategori untuk MPASI. Yakni karbohidrat yang bisa didapat dari beras, umbi-umbian atau akar. Kemudian ASI, turunan susu, buah dan sayur yang kaya vitamin A, protein hewani, buah dan sayur lain, kacang-kacangan, dan telur,” paparnya.

Menurut Putri, selain 1000 hari pertama kehidupan, tumbuh kembang pada anak prasekolah dan sekolah juga penting. Lantaran pada masa-masa tersebut anak akan mulai tumbuh dengan banyak pertanyaan dan semakin banyak aktivitas. “Ada ukuran-ukuran tertentu pada gizi yang harus dipenuhi oleh anak-anak. Semakin dewasa, kebutuhan nutrisinya juga semakin besar,” jelasnya.

Selain itu, katanya menambahkan, menjaga makanan dengan nutrisi seimbang, memantau berat badan, paling tidak satu kali dalam seminggu, bisa menjadi pelindung agar tidak mengalami kelebihan berat badan. “Peran orang tua begitu penting, dengan mengawasi apa yang dikonsumsi anak,” pungkasnya.

Iklan.

You Might Also Like

Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an

BRI Bondowoso Dukung Digitalisasi Pesantren, Sambut Hari Santri 2026

Unusa Peringkat Pertama Kampus NU di Indonesia

Koperasi Pondok Pesantren Nurul Hijrah Salurkan CSR Bangun Sumur Bor di Desa Alur

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Jatim Harapkan ISNU Jatim jadi Barometer ISNU Nasional
Next Article KH Achmad Lazim Terpilih kembali sebagai Ketua IPHI Kabupaten Blitar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Hari Santri, SMP Khadijah Surabaya Adakan “Gema Santri Khadijah 2026” Ingatkan Tradisi Pesantren
Milenial
Hari Santri, Lapas Bondowoso dan Ponpes Walisongo Situbondo Teken PKS Pembinaan Tahfidz Al-Qur’an
Sospol
Santri Nurul Qarnain Asal Bondowoso Raih Juara 1 MQK Hari Santri Nasional 2026 Pemkab Jember
Nahdliyyin
PCNU Surabaya Bantah Isu Suap dan Penyekapan pada Muktamar NU di Tambakberas
Nahdliyyin Uncategorized

You Might also Like

Sospol

Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak

17/10/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Bagikan 810 Melon Hasil Panen kepada Jamaah

16/10/2026
Sospol

DPP LPKAN Kecam 5 Oknum BNPB yang Jadi Tersangka Korupsi oleh KPK di Tengah Bencana yang Menghancurkan

15/10/2026
Sospol

MUI Jatim Siap Gelar Ijtima’ Ulama di Mojokerto

13/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?