By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Lewat Talent DNA, Khofifah Harapkan Kader Muslimat NU Jadi Motor Organisasi yang Adaptif, Dinamis dan Profesional
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Lewat Talent DNA, Khofifah Harapkan Kader Muslimat NU Jadi Motor Organisasi yang Adaptif, Dinamis dan Profesional
Nahdliyyin

Lewat Talent DNA, Khofifah Harapkan Kader Muslimat NU Jadi Motor Organisasi yang Adaptif, Dinamis dan Profesional

11/05/2025 Nahdliyyin
SHARE

Samarinda, radar96.com – Ketua Umum Dewan Pembina Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa menekankan pentingnya penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Muslimat NU melalui pendekatan Talent DNA.

Hal ini disampaikan Khofifah dalam kegiatan capacity building bersama ESQ Leadership Center dalam rangkaian kegiatan Rakernas Muslimat NU yang digelar di Pendopo Odah Etam, Samarinda, Minggu (11/5).

Dalam kegiatan ini, ratusan kader Muslimat NU dari berbagai daerah hadir mengikuti pembelajaran dan pemetaan potensi diri melalui metode Talent DNA yang dikembangkan oleh Founder ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian. Pelatihan ini dirancang untuk menggali kekuatan alami, kemampuan bawaan, dan karakter unik dari setiap individu.

Khofifah menyebut, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi Muslimat NU yang dikenal sebagai organisasi perempuan Islam terbesar yang memiliki jaringan hingga ke tingkat akar rumput. Maka dari itu, kekuatan besar tersebut perlu dikenali, dipetakan, dan diaktualisasikan secara lebih tepat sasaran.

“Seringkali, potensi besar dalam diri seseorang terpendam karena tidak dikenali atau tidak diberi ruang aktualisasi yang sesuai. Melalui Talent DNA, kita ingin bantu para kader mengenali siapa dirinya, apa kekuatannya, dan di mana dia bisa memberi kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” ujar Khofifah.

Khofifah menambahkan bahwa pemetaan potensi ini sangat penting sehingga bisa menjadi motor penggerak menjadikan organisasi Muslimat NU lebih adaptif, dinamis, dan profesional. Penempatan kader sesuai dengan talenta alamiahnya akan membuat program-program kerja lebih efektif, efisien, dan berdampak luas.

“Kader yang memang punya bakat mengajar, tentu akan jauh lebih optimal jika ditempatkan di bidang pendidikan. Begitu juga mereka yang unggul di kesehatan, sosial, advokasi, atau kewirausahaan. Dengan ini, organisasi kita tidak hanya besar dalam jumlah, tapi juga unggul dalam kualitas kinerja,” jelasnya.

Khofifah menilai bahwa pendekatan Talent DNA sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mendorong setiap individu untuk mengenali potensi dirinya dan mengoptimalkannya demi kemaslahatan umat. Ia meyakini bahwa kader Muslimat NU memiliki semangat pengabdian yang tinggi, tinggal bagaimana arah pengabdiannya disesuaikan dengan kekuatan masing-masing.

“Ini bukan hanya soal pengembangan pribadi, tetapi juga strategi besar untuk memperkuat organisasi. Jika setiap kader mampu bekerja dari kekuatannya, maka pelayanan kita kepada umat akan jauh lebih maksimal dan profesional,” katanya.

Khofifah pun berharap pembelajaran Talent DNA menjadi bagian dari sistem kaderisasi Muslimat NU secara berkelanjutan. Ia ingin pelatihan ini diintegrasikan dalam berbagai jenjang pelatihan organisasi, mulai dari pusat hingga ke ranting, agar terjadi transformasi kualitas secara merata.

Gubernur Jawa Timur ini juga menyampaikan bahwa ke depan, Muslimat NU akan mengembangkan sistem digital berbasis data potensi kader. Sistem ini akan merekam hasil pemetaan Talent DNA sehingga pengelolaan organisasi bisa dilakukan dengan pendekatan berbasis data, bukan hanya intuisi.

“Kita perlu mulai menggunakan pendekatan manajerial modern dalam mengelola organisasi sebesar ini. Dengan data potensi kader, kita bisa menyusun program kerja yang lebih presisi dan menyusun tim kerja yang lebih solid,” paparnya.

Di akhir, Khofifah mengajak seluruh kader untuk terus belajar dan berkembang, serta tidak ragu untuk mengeksplorasi potensi diri masing-masing. Ia percaya bahwa Muslimat NU akan terus menjadi kekuatan strategis dalam pembangunan bangsa, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

“Dengan semangat pengabdian dan kerja dari hati, serta didukung dengan pengetahuan tentang potensi diri yang kuat, insyaAllah Muslimat NU akan terus menjadi garda terdepan dalam melayani umat dan membangun bangsa,” pungkasnya.

Kegiatan ini mendapat antusias tinggi dari peserta. Banyak di antara mereka yang mengaku baru pertama kali mengikuti pelatihan yang membongkar secara mendalam potensi tersembunyi dalam diri. Mereka merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk berkontribusi lebih besar dalam organisasi. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober

Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU

PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah

KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian

Masyarakat Aceh Apresiasi PWNU-Lazisnu Jatim Bangun Kembali Tujuh Fasilitas Keagamaan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article LP Ma’arif NU Jatim Siapkan “Master Trainer” untuk “Madrasah Unggul”
Next Article 10 WNA Singapura jadi Turis Pertama Kunjungi “ATC” Masjid Al-Akbar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PWNU Jatim Meriahkan Hari Santri dengan “Liga HSN 2026” pada 27-31 Oktober
Nahdliyyin
Dua Tahun Prabowo : “Demokrasi Jangan Berhenti di Kotak Suara”
Kolom Opini
Ketua LWPNU Jatim Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum dan Perlindungan Aset Wakaf NU
Nahdliyyin
PBNU Kecam Serangan terhadap Warga Sipil di Timur Tengah
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

PW IKAPETE Jatim Apresiasi Putusan Dewan Pers, Minta Stop Penyebaran Fitnah Suap Muktamar ke-35 NU

16/10/2026
Nahdliyyin

NU Butuh Roadmap Penguatan Ekonomi Komunitas Untuk Kemandirian Organisasi

13/10/2026
Nahdliyyin

PW Muslimat NU Jatim Raih Penghargaan Gubernur atas Program Imunisasi

13/10/2026
Nahdliyyin

Awali HSN 2026, PWNU-LAZISNU Jatim Serahkan Bantuan Tujuh Bangunan ke PWNU Aceh

12/10/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?