By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unusa Siap Pelopori Terobosan Baru Terapi Kanker di Indonesia
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Unusa Siap Pelopori Terobosan Baru Terapi Kanker di Indonesia
Sospol

Unusa Siap Pelopori Terobosan Baru Terapi Kanker di Indonesia

17/06/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Kanker menjadi penyakit mematikan nomor dua setelah penyakit jantung. Artinya kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Hal ini menjadi tantangan serius yang perlu diatasi melalui inovasi medis, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan layanan kesehatan dari sisi preventif maupun kuratif.

Melihat urgensi tersebut, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menyelenggarakan Studium Generale bertajuk “The Future of Cancer Therapy: BNCT and Cyclotron Innovations in Indonesia and Beyond” pada Selasa (17/6), di Auditorium Lantai 9 Kampus B Unusa. Acara ini tidak hanya menjadi ajang tukar ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai momen penting dalam membangun kesadaran dan kolaborasi strategis untuk pengembangan terapi kanker berbasis teknologi mutakhir.

Dalam pemaparannya, Prof Ir Yohannes Sardjono, APU, dari BRIN Indonesia menjelaskan bahwa BNCT (Boron Neutron Capture Therapy) merupakan terapi kanker berbasis partikel berat yang memiliki keunggulan signifikan dibanding terapi konvensional. Salah satu keunggulan utama BNCT adalah pasien tidak perlu menjalani terapi berulang, seperti pada terapi sinar-X atau direct elektron. “BNCT ini adalah terapi yang bersifat targeting cell, artinya hanya menyerang sel kanker tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya,” ujar Prof Yohannes.

Ia menambahkan, meski demikian, pada beberapa jenis sel kanker, sinar-X masih diperlukan sebagai pelengkap terapi. Namun secara keseluruhan, BNCT membuka babak baru dalam pengobatan kanker yang lebih efektif, efisien, dan memiliki efek samping yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan terapi konvensional.

Lebih lanjut, Prof Yohannes menjelaskan, BNCT memanfaatkan senyawa boron yang disuntikkan ke dalam tubuh pasien dan akan terkonsentrasi di sel kanker. “Ketika pasien terpapar neutron, boron tersebut akan menangkap neutron dan menghasilkan reaksi yang menghancurkan sel kanker dari dalam. Karena reaksi ini bersifat lokal dan spesifik terhadap sel kanker, jaringan sehat di sekitarnya dapat tetap terlindungi,” jelasnya.

Sementara itu, Dr Yoshihito Kameda dari Sumitomo Heavy Industries, Ltd, Jepang, memaparkan pentingnya peran teknologi semikonduktor dalam pengembangan BNCT ini. Menurutnya, semikonduktor memungkinkan pengembangan sumber neutron yang lebih kecil, efisien, dan mudah diakses. Hal ini menjadi sangat penting agar BNCT bisa diimplementasikan di lebih banyak rumah sakit, tidak hanya terbatas pada pusat-pusat kanker skala besar.

“Teknologi semikonduktor memainkan peran penting dalam terapi ini, khususnya dalam pengembangan dan pengoperasian sumber neutron. Teknologi ini memungkinkan sistem kontrol dan pemantauan yang lebih presisi, sehingga meningkatkan efektivitas dan keamanan terapi kanker,” jelas Dr Yoshihito.

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie, MEng, menyampaikan bahwa teknologi BNCT merupakan bagian dari transformasi medis menuju pengobatan kanker masa depan. Menurutnya, hadirnya teknologi seperti BNCT diharapkan dapat berorientasi pada kebutuhan masyarakat saat ini.

“Ini merupakan terapi kanker masa depan dengan meminimalisir kerusakan pada sel sehat. Unusa ikut terlibat pula dalam riset ini. Diharapkan ke depan Unusa atau rumah sakit yang menjadi RS Pendidikan Unusa —RSI Jemursari, RSI Ahmad Yani, dan RS Nyi Ageng Pinatih Gresik— menjadi yang pertama mengimplementasikan terapi ini,” ujar Prof Jazidie dalam sambutannya.

Komitmen ini sekaligus mempertegas peran Unusa tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi di sektor layanan kesehatan. Pengembangan BNCT diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap teknologi terapi kanker yang lebih aman dan efektif, sekaligus meningkatkan kualitas layanan medis.

Iklan.

You Might Also Like

15 Delegasi YME Hong Kong Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya

Bukit Piramid Berduka, Dua Pendaki Profesional Ditemukan Meninggal di Jalur Punggung Naga

Unusa Siapkan Redesain Kurikulum untuk Cetak Pembelajar Sejati di Era AI

Film “SATRIA” Juara I, Kepala Kreator Zaehol Fatah Dorong Film Pesantren Jadi Instrumen Pendidikan Karakter

PPP Championship 2026 Berakhir, PPP Jatim: Bondowoso Berhasil Bangun Pembinaan Futsal dari Akar Rumput

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Dari Pesantren ke Panggung Kebudayaan: Representasi NU Warnai Presidium Dewan Kesenian Jawa Timur
Next Article 60 Mahasiswa-Dosen UIN Gus Dur Pekalongan Tertarik Dakwah Digital dan Zakat di Masjid Al-Akbar

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

15 Delegasi YME Hong Kong Kunjungi Masjid Al-Akbar Surabaya
Sospol
Bukit Piramid Berduka, Dua Pendaki Profesional Ditemukan Meninggal di Jalur Punggung Naga
Sospol
Unusa Siapkan Redesain Kurikulum untuk Cetak Pembelajar Sejati di Era AI
Sospol
Film “SATRIA” Juara I, Kepala Kreator Zaehol Fatah Dorong Film Pesantren Jadi Instrumen Pendidikan Karakter
Sospol

You Might also Like

Sospol

Gelar BRAVE! VIBES 2026, Unusa Ajak Pemuda Dunia Rancang Solusi Kemiskinan, Pendidikan, dan Ekonomi

03/08/2026
Sospol

100 PD Korps Muballighah DMI se-Jatim Lakukan Gerakan Transformasi Jadi Masjid Ramah Anak

03/08/2026
Sospol

Menag Apresiasi “Istighotsah dan Tabligh Akbar” Jelang IGIC 2026 di Masjid Al-Akbar

02/08/2026
Sospol

Ketua DMI Kota Surabaya Sesalkan Vonis 4 Bulan Penjara atas Kasus Pencurian Uang Rp5.000

02/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?