By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ustadz Syam El Marusy: Jangan Terlalu Pikirkan Kata/Komentar Orang
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Ustadz Syam El Marusy: Jangan Terlalu Pikirkan Kata/Komentar Orang
Sospol

Ustadz Syam El Marusy: Jangan Terlalu Pikirkan Kata/Komentar Orang

29/06/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Dai muda Ustadz Syam El Marusy menyarankan remaja dan GenZI (Generasi Z Islami) agar jangan terlalu memikirkan kata/komentar orang agar “be Better Everyday” (menjadi Baik pada setiap hari).

“Semuanya pasti berubah, yang kecil akan menjadi besar, karena memang tidak ada yang abadi atau fana di bumi ini, karena itu berusahalah menjadi baik pada setiap hari,” katanya dalam Majelis Subuh GenZI (MSG) episode ke-18 di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Minggu.

Di hadapan ratusan jamaah GenZI MAS dalam MSG ke-18 bertajuk “Be Better Everyday” itu, ustadz yang sering tampil di televisi itu membagikan lima resep untuk menjadi baik dalam setiap hari. Resep pertama adalah jangan terlalu memikirkan apa kata/komentar orang.

“Hidup itu ada durasinnya, nggak abadi atau fana, karena itu solusi terbaik adalah Be Better Everyday. Ada lima cara menjadi baik yakni jangan terlalu memikirkan kata/komentar orang, jangan menjadikan masa lalu sebagai beban yang sulit move on, jangan pernah menunda pekerjaan, jangan memperkirakan bahagia, dan jangan merasa gagal sebelum selesai,” katanya.

Mengutip sebuah Hadits, Ustadz Syam yang sudah tiga kali tampil di MSG MAS (2023, 2024, 2025) itu menyatakan Nabi Muhammad sendiri menyebut orang beruntung adalah orang yang sibuk dengan aib/kekurangan sendiri, sehingga tidak sibuk dengan aib orang lain.

“Jadi, apa yang dikatakan orang itu jangan sampai mematahkan semangat kita, tapi justru jadikan perkataan atau komentar orang itu sebagai muhasabah (bercermin) untuk memicu semangat diri sendiri. Bahkan, Sahabat Umar mendoakan orang yang menunjukkan kekurangan dirinya (Umar) agar disayangi Allah,” katanya.

Cara kedua, jangan menjadikan masa lalu sebagai beban hingga sulit move on. “Masa lalu itu nggak bisa diubah, karena itu jadikan masa lalu sebagai cermin/pelajaran. 2/3 isi Al-Qur’an saja tentang masa lalu atau sejarah untuk dijadikan pelajaran,” katanya.

Cara ketiga, jangan pernah menunda pekerjaan. “Kalau kita gercep (gerak cepat) akan menemukan kemudahan, tapi kalau kita menunda pekerjaan akan menemukan kesulitan, seperti orang yang menunda khatam Al-Qur’an, maka tidak akan pernah khatam. Tirulah Nabi Ibrahim selalu nggak pernah menunda perintah Allah dan terbukti sukses,” katanya.

Cara keempat, jangan memperkirakan bahagia. “Bahagia itu jangan diperkirakan, seperti punya motor ingin punya mobil, punya rumah ingin punya rumah mewah, padahal bahagia itu tidak tergantung perkiraan-perkiraan bahagia itu, karena kalau hidupnya sederhana tapi hatinya bersyukur ya pasti bahagia. Bahagia itu di hati,” katanya.

Cara kelima, jangan merasa gagal sebelum selesai. “Kegagalan itu sebenarnya bukan karena nggak berhasil tapi gagal itu karena berhenti sebelum selesai, padahal kalau kita tidak menyerah atau tidak pernah berhenti ya pasti akan sukses,” katanya.

Kesimpulannya, kata Ustadz Syam, pola pikir itu menentukan siapa kita. “Kalau kita mengubah pola pikir, maka kita akan selalu muhasabah atau bercermin, selalu move on dengan masa lalu, selalu gercep atau tidak menunda pekerjaan, selalu bahagia dalam syukur, dan pantang menyerah menghadapi kegagalan,” katanya.

Setelah ceramah, Ustadz Syam menyempatkan diri meninjau “Mini Soccer” di kawasan “Al-Akbar Sport center” di sisi timur dan menandatangani bola “Mini Soccer”. “InSya-Allah, Ustadz Syam siap membuka ‘Ngaji Soccer’ di ASC pada bulan Juli, jadi ngaji ringan sambil berolahraga pada seminggu sekali setiap sore,” kata Humas MAS H Helmy M Noor. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gubernur Khofifah Resmikan “Al-Akbar Mini Soccer” di Masjid Al-Akbar Surabaya
Next Article Gubernur Lemhannas Undang Ketum PBNU Bicara dalam Gebyar Wawasan Kebangsaan

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi
Sospol
Tahun Baru Islam 2026, ada “FishTech” di Masjid Al-Akbar, Apa Itu?!
Kolom
Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana
Nahdliyyin
Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot
Sospol

You Might also Like

Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
Sospol

Komisi PDUF MUI Jatim Siapkan Ekosistem Filantropi Modern

06/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Surabaya panen ratusan melon pada 1 Muharram 1448 H

06/06/2026
Sospol

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

31/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?