By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Sketsa Nonot Sukrasmono “Pecahkan” Misteri Foto Syaikhona Kholil
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Sketsa Nonot Sukrasmono “Pecahkan” Misteri Foto Syaikhona Kholil
Nahdliyyin

Sketsa Nonot Sukrasmono “Pecahkan” Misteri Foto Syaikhona Kholil

21/11/2025 Nahdliyyin
SHARE

Bangkalan, radar96.com/jurnal9.tv – Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Syaikhona Muhammad Kholil bin Abdul Latif al-Bangkalani pada Kamis (20/11/2025) menjadi penanda berakhirnya perjalanan panjang pengusulan gelar kehormatan tersebut.

Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Syaikhona Kholil ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada tanggal 10 November 2025, bertepatan dengan Hari Pahlawan. Beliau dinobatkan bersama sembilan tokoh bangsa lainnya, dan bidang perjuangan yang diakui secara spesifik adalah Perjuangan Pendidikan Islam.

Sketsa awal KH Syaikhona Kholil

Salah satu kendala terbesar dalam proses administratif pengusulan gelar adalah masalah otentisitas foto Syaikhona Kholil. Berdasarkan penuturan para sesepuh, Syaikhona Kholil dikenal memiliki karomah yang menyebabkan beliau tidak bisa difoto. Meskipun ada kabar bahwa foto beliau tersimpan di Belanda, yang diduga adalah foto paspor untuk perjalanan haji, bukti otentik foto tersebut belum ditemukan hingga kini.

Untuk mengatasi hambatan dokumentasi tersebut, peran Nonot Sukrasmono, Pelukis Sidoarjo/Budayawan NU, menjadi sangat penting. Ia menghasilkan sebuah sketsa hitam-putih yang diklaim sebagai penggambaran sosok Syaikhona Kholil. Sketsa ini menjadi solusi untuk memenuhi syarat administratif yang diperlukan.

Sketsa yang dibuat oleh Nonot Sukrasmono bukanlah sekadar karya seni biasa, melainkan hasil dari proses riadhoh (tirakat spiritual) dan wasilah (perantara). Sketsa ini sengaja dibuat hitam-putih, bukan lukisan, sebagai bentuk kehati-hatian dan untuk menghindari manipulasi teknologi yang merusak adab terhadap sosok beliau.

Karya Nonot Sukrasmono ini kemudian di-tashih (disahkan/disetujui) oleh dzurriyah (keluarga besar) Syaikhona Kholil. Pengesahan ini menegaskan keabsahan sketsa tersebut sebagai representasi yang diizinkan untuk melengkapi berkas, menjadikannya “kunci” yang membuka pintu pengusulan gelar pahlawan.

Dalam pidato tasyakuran, KH. Muhammad Makki Nasir (RA Makki), mewakili keluarga besar, menyampaikan bahwa tujuan penganugerahan ini melampaui sekadar gelar.

“Syeikhona Kholil tidak butuh gelar. Tapi hal ini kami lakukan bukan dalam rangka mencari gelar. Tapi sebuah upaya untuk lebih maksimal dalam menggali, memperdalam, dan menemukan turats atau warisan-warisan Syeikhona Kholil yang sangat kita butuhkan akhir-akhir ini”.

RA Makki juga secara khusus menyebut dan berterima kasih kepada Nonot Sukrasmono atas kontribusi sketsa tersebut. “Untuk memenuhi syarat administratif, sebagaimana Syeikhona Kholil memenuhi syarat administratif, paspor bisa difoto, maka kami mengambil jalan tengah, sketsa. Sketsa beda dengan lukisan, maka kami memakai karya Mas Nonot. Tolong berdiri Mas Nonot,”.

Dalam acara Tasyakuran Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional Syaikhona Muhammad Kholil, apresiasi diberikan kepada tokoh-tokoh yang berkontribusi besar dalam pengusulan dan penetapan gelar.

Penghargaan atas kontribusinya diserahkan kepada Bupati Bangkalan yang mewakili pemerintah daerah, Rektor UTM (Universitas Trunojoyo Madura) atas dukungan akademik dan fasilitas, Tim Pengkajian Naskah Akademik yang menyusun dokumen perjuangan, dan secara khusus kepada Nonot Sukrasmono, pelukis yang membuat sketsa otentik Syaikhona Kholil yang menjadi kunci pemenuhan syarat administratif.

Gelar Pahlawan Nasional secara resmi diterima di Istana Negara oleh cicit beliau, RH Imron Amin. Penganugerahan ini diharapkan menjadi wasilah atau sarana untuk mengoptimalkan kajian terhadap warisan pemikiran Syaikhona Kholil, terutama tentang cinta tanah air (Hubbul Wathon minal Iman), yang beliau tulis sejak tahun 1891.

Dengan diakuinya Syaikhona Kholil sebagai Pahlawan Nasional, perjuangan beliau di bidang Pendidikan Islam kini mendapatkan tempat tertinggi di sejarah bangsa. Kontribusi spiritual dan artistik Nonot Sukrasmono melalui sketsa yang dibuatnya telah memastikan bahwa warisan keilmuan sang mahaguru dapat terus digali dan dijadikan pedoman kuat bagi bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. (*/fpnu)

Sumber: https://jurnal9.tv/sketsa-nonot-sukrasmono-jadi-wasilah-pecahkan-misteri-foto-syaikhona-kholil/

Iklan.

You Might Also Like

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Silaturrahim PCNU Bondowoso-Jember, PWNU Jatim: MWC NU dan Ranting jadi Ujung Tombak Pelayanan
Next Article BMT NU Lumajang jadi salah satu Kekuatan Ekonomi Masyarakat NU di Lumajang

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang
Milenial
PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri
Nahdliyyin
PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas
Sospol
Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
Nahdliyyin

41 Mahasiswa Prodi Sejarah UIN KHAS Jember Kunjungi PWNU Jatim

06/06/2026
Nahdliyyin

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin

02/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?