By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dirjen Bina Haji: Kartu Nusuk Dibagikan di Asrama Haji sebelum Keberangkatan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Dirjen Bina Haji: Kartu Nusuk Dibagikan di Asrama Haji sebelum Keberangkatan
Sospol

Dirjen Bina Haji: Kartu Nusuk Dibagikan di Asrama Haji sebelum Keberangkatan

27/12/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com – Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah Puji Raharjo Soekarno menegaskan komitmennya untuk memastikan kartu nusuk dibagikan kepada jamaah haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci, paling lambat saat jamaah berada di asrama haji.

Saat menjadi pembicara kunci dalam webinar peluncuran dan bedah buku “Berhaji di Era Multi Syarikah (Journey Report)” secara daring, Jumat (26/12/2025), Puji menyebutkan, keterlambatan distribusi kartu nusuk pada penyelenggaraan haji 2025 menjadi catatan serius yang harus dibenahi.

Kartu nusuk merupakan identitas resmi jamaah haji yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi dan menjadi syarat utama untuk mengakses layanan ibadah, termasuk pelaksanaan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), serta aktivitas di Masjidil Haram.

“Tanpa kartu nusuk, jamaah tidak dapat mengikuti rangkaian ibadah haji. Karena itu, distribusi kartu ini harus dipastikan selesai sebelum jamaah berangkat,” ujar Puji dalam diskusi yang merupakan sinergi LPTNU Jatim, KBIH Takhobar, dan penerbit buku itu.

Menurut Puji, tantangan distribusi kartu nusuk semakin kompleks seiring penerapan sistem multi syarikah, yakni keterlibatan sejumlah perusahaan penyedia layanan haji dari Arab Saudi.

“Karena itu, pembenahan tata kelola dan koordinasi menjadi bagian penting dari persiapan penyelenggaraan haji 2026 dan seterusnya,” katanya dalam Webinar yang diikuti KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji), petugas haji daerah, calon petugas haji, hingga pengamat kebijakan haji.

Kegiatan yang juga menandai peluncuran buku karyanya itu, DR Yusuf Amrozi (dosen Sistem Informasi Fakultas Sains/Teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya dan aktivis ISNU-LPTNU Jatim) menuliskan pengalaman langsung di lapangan.

Dalam buku itu juga ada tulisan kontributor mulai dari jamaah haji, petugas haji daerah, pembimbing ibadah kloter, ketua kloter, hingga petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi.

Sementara itu, narasumber webinar yang juga Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Prof DR KH Imam Ghozali Said, yang juga pengelola KBIH Takhobar Surabaya itu menjelaskan pengelolaan haji memang mengalami tiga manajemen yakni syeikh, muassasah, dan syarikah.

“Kalau dikelola syeikh itu swasta murni, karena invidual, lalu berkembang menjadi muassasah atau semacam yayasan, dan terakhir syarikah hingga multi syarikah yang merupakan perusahaan profesional,” katanya.

Untuk syarikah itu, kata pengasuh Pesantren Mahasiswa An-Nur, Wonocolo, Surabaya itu, pemerintah Indonesia harus memperhatikan “Entry Visa” dalam satu kloter agar tidak menjadi masalah seperti haji tahun 2025 karena banyak jamaah lansia yang terpisah dari keluarga.

“Yang juga penting diperhatikan adalah kartu nusuk yang pelaksanaannya berubah-ubah, sehingga haruss diantisipasi, karena satu syarikah juga masih mungkin terpisah bila berbeda maktab, jadi harus diantisipasi sampai teknis. Kedepan, antar-KBIH mungkin perlu sinergi,” katanya.

Dalam diskusi yang juga menampilkan Pemimpin Redaksi Harian Duta Masyarakat, Mohammad Kaiyis, sebagai pembahas itu mengemuka sejumlah rekomendasi, antara lain perlunya kehadiran aktif pimpinan kementerian haji di Arab Saudi sejak kloter pertama hingga terakhir.

Selain itu, penguatan peran KBIH dan peningkatan kesiapsiagaan petugas haji menghadapi perubahan regulasi Arab Saudi yang kerap secara mendadak. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

Api Hanguskan Gudang Alas Tembakau di Pancoran Bondowoso

Gubernur Khofifah dan JMSI Jatim Sepakat Perkuat Informasi Berkualitas untuk Masyarakat

Bupati Bondowoso Hamid: ZISWAF Produktif Harus Jadi Kekuatan Baru Pesantren

Festival Jejak Purba Bondowoso di Museum Terbuka Megalitik Jadi Pusat Edukasi Warisan Budaya Bondowoso

OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Buka Musda XI MUI Jatim, Gubernur Khofifah Apresiasi Prestasi dan Peran Strategis Ulama
Next Article KH. Moh. Hasan Mutawakkil Alallah Terpilih sebagai Ketua Umum MUI Jatim 2026-2031

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Sudah Hilangkah Ketauladanan di Tubuh NU?
Kolom
BERKAH MUKTAMAR DAN MARWAH PESANTREN
Kolom
Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri
Nahdliyyin
WARGA NU DAN KUASA ALGORITMA
Kolom

You Might also Like

Sospol

Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan

19/06/2026
Sospol

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah

19/06/2026
Sospol

HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim

19/06/2026
Sospol

BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga

19/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?