By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Ketua LP Ma’arif NU Jatim: Pendidikan Religius-Humanis Hadapi Tiga Tantangan Berat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Ketua LP Ma’arif NU Jatim: Pendidikan Religius-Humanis Hadapi Tiga Tantangan Berat
Nahdliyyin

Ketua LP Ma’arif NU Jatim: Pendidikan Religius-Humanis Hadapi Tiga Tantangan Berat

22/02/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Ketua Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Pendidikan (LP) Ma’arif NU Jawa Timur Prof Masdar Hilmy MA PhD menegaskan bahwa pendidikan religius-humanis yang dikembangkan NU selama ini kini menghadapi tiga tantangan berat yakni radikalisasi, industrialisasi pendidikan, dan media sosial (medsos).

“NU berdiri dengan latar belakang untuk melindungi akidah Aswaja dari paham Salafi-Wahabi melalui Komite Hijaz yang berdimensi global di Arab Saudi, bukan hanya lokal. Namun, NU juga bukan hanya organisasi kemasyarakatan, melainkan ada dimensi proyek peradaban melalui pendidikan di pesantren dan madrasah,” katanya dalam Ngaji ‘Kentong Ramadhan 1447 H’ di Aula lt.1 PWNU Jatim di Surabaya, Ahad.

Dalam Ngaji ‘Kentong Ramadhan 1447 H’ setiap menjelang Buka Puasa Bersama (Bukber) pada 3-26 Ramadhan 1447 H (21 Februari – 16 Maret 2026) itu, Prof Masdar Hilmy yang juga Guru Besar UINSA itu menjelaskan LP Ma’arif NU juga hadir tak lepas dari tujuan NU untuk melindungi umat dari paham yang bertentangan dengan Aswaja, karena itu LP Ma’arif NU meluncurkan bahan ajar Aswaja yang melindungi masyarakat secara ideologis dan humanis.

“Jadi, tujuan pendidikan Aswaja itu menggabungkan pendidikan humanis dan religius, sehingga nggak merasa paling berhak masuk surga, tapi bersikap humanis, karena agama itu memang memuliakan manusia, buat apa baik secara agama tapi ada masalah dengan manusia, apalagi era digital saat ini ada medsos atau teknologi digital yang juga menginjak-injak nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.

Oleh karena itu, pendidikan religius-humanis yang dikembangkan NU saat ini menghadapi tiga tantangan berat yakni radikalisasi, industrialisasi pendidikan, dan medsos. “Jadi, tantangan yang dihadapi anak-anak kita sekarang itu jauh lebih berat dari zaman kita dahulu, karena tantangan kita lebih bersifat nyata, sedangkan tantangan anak-anak sekarang itu nyata dan maya

“Karena itu, pendidikan religius-humanis perlu diperkuat untuk memanusiakan manusia dan menebar Rahmat Allah. Religius itu berbasis Tauhid dan Akhlak Qur’ani. Pendidikan religius-humanis itu bukan barang baru di pesantren, namun prakteknya memang menjadi sulit di era digital. Misalnya, radikalisasi di era digital itu bisa merasuki anak-anak muda yang orang tuanya NU tapi tidak memantau radikalisasi lewat medsos,” katanya.

Tantangan lainnya adalah industrialisasi pendidikan yang menumbuhkan pendidikan berbiaya mahal, sehingga masyarakat miskin mengalami kesulitan untuk bisa menikmati pendidikan, apalagi di era digital banyak medsos yang menjadi predator, sehingga masyarakat mudah menyalahkan, padahal perbedaan merupakan hal biasa yang justru mengajarkan pentingnya untuk saling menghormati dan bersinergi.

Ngaji “Kentong Ramadhan 1447 H” di lingkungan PWNU Jatim yang melibatkan 18 lembaga dan 14 banom itu diawali LDNU (21/2), kemudian LP Ma’arif NU (22/2). Selanjutnya, LPNU, LPPNU, LKKNU, Lakpesdam, LPBH/LWP NU, Lesbumi, Lazisnu, LBM/Aswaja Center, LKNU, LFNU, LPTNU, LTNU/LTM NU, LPBI NU/SNNU, lalu banom yakni Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor/Pagarnusa, JQHNU/PMII, IPNU/IPPNU, Jatman NU, ISNU/Sarbumusi, Pergunu/Ishari. (*/pwnu)

Iklan.

You Might Also Like

Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya

Menag Nasaruddin Umar dan KH Imam Jazuli Bertemu Jelang Muktamar ke-35

PCNU Surabaya turba ke MWCNU Mulyorejo yang rantingnya miliki Mobil Ambulans

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Ngaji Kentong Ramadhan, Ketua PWNU Jatim Kenalkan Filosofi Keilmuan dari Kentong/Kentongan
Next Article Ramadhan, LAZISNU Jatim Hadirkan Empat Titik Dapur Umum di Aceh Tamiang

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Pengamanan Piodalan di Pura Mandara Giri Semeru Agung Berjalan Aman dan Lancar
Uncategorized
Sowan PCNU Kota Surabaya, PKS Siap Wujudkan Tokoh NU sebagai Nama Jalan di Surabaya
Nahdliyyin
NU DALAM AKAR TEOLOGI DAN JANGKAR IDEOLOGI QONUN ASASI
Kolom
Pemkab Bondowoso Batasi Kendaraan Berat Melintas di Jembatan Koncer akibat indikasi penurunan
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

27/06/2026
Nahdliyyin

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

25/06/2026
Nahdliyyin

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

24/06/2026
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?