By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045
Nahdliyyin

ISNU Jatim: Modernisasi dan Profesi Digital jadi Solusi SDM 2045

15/03/2026 Nahdliyyin
SHARE

Surabaya, radar96.com – Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur mengungkap dua solusi pengembangan sumberdaya manusia (SDM) pada era 2045, yakni modernisasi profesi dan profesi digital (non-formal) sebagai alternatif pada era “bonus demografi” itu.

“Kita bisa mencontoh Tiongkok yang melakukan modernisasi profesi melalui berbagai pelatihan profesi yang sesuai era digitalisasi,” kata Koordinator Biro Pengembangan Jaringan, Media dan Teknologi Informasi PW ISNU Jatim Tomy Gutomo dalam Ngaji Kentong Ramadhan di PWNU Jatim, Sabtu (14/3) petang.

Dalam “ngaji” bertema “Tantangan Ketenagakerjaan Modern” bersama Ketua PW Sarbumusi (Serikat Buruh Muslim Indonesia) Jatim H Imam Muchlas itu, ia menjelaskan langkah cepat Tiongkok itu mampu menekan angka kemiskinan dari 20 persen pada 2000 menjadi 0,6 persen pada 2026 itu.

“Itu berbeda dengan Jerman dan Jepang yang menunda modernisasi industri di era digital untuk melindungi pekerja yang bisa kehilangan pekerjaan bila otomatisasi langsung dilakukan, sementara Tiongkok justru langsung menyikapi dengan pelatihan pekerja dengan modernisasi industri atau digitalisasi sesuai kebutuhan profesi,” katanya.

Oleh karena itu, Tiongkok langsung memproduksi mobil listrik dengan pelatihan profesi yang mendukung, sedangkan Jerman dan Jepang masih menunda mobil listrik dengan mobil konvensional untuk beberapa tahun, karena cara aman dan murah daripada pelatihan profesi terkait modernisasi industri yang mahal. Jadi, isu buruh ke depan bukan upah, tapi pelatihan buruh.

“Cara lain yang bukan pelatihan terkait modernisasi profesi adalah perlunya mengarahkan profesi sektor non-formal yakni profesi digital, seperti YouTuber atau TikToker, yang lebih pas dengan zamannya dan hasilnya juga menggiurkan. Profesi di media juga harus melakukan konvergensi media ke sana,” kata Tomy yang juga Dirut Harian Disway itu.

Sementara itu, Ketua PW Sarbumusi Jatim H Imam Muchlas menjelaskan langkah Sarbumusi dalam menyelesaikan persoalan perburuhan selama ini bukan fokus pada demonstrasi (demo), namun penyelesaian berbasis nilai-nilai Aswaja yakni tawazzun (keseimbangan/adil) melalui musyawarah pekerja dengan pihak perusahaan.

“Yang namanya buruh dan pengusaha itu sampai kapan pun pasti beda kepentingan, satunya mikir keuntungan, satunya mikir gaji, karena itu solusinya bukan mikir salah satu tapi bagaimana jalan tengah diantara kedua kepentingan yang berbeda itu sehingga sama-sama untung dan sesuai regulasi, meski kadang pembuat regulasi kurang membela buruh,” katanya.

Hal yang sama diungkap oleh dosen Teknologi Pendidikan UINSA Dr Abdullah Hamid MPd saat Ngaji Kentong Ramadhan di PWNU Jatim (11/3) yakni solusi era HP/handphone itu bukan lepas dari HP, tapi bagaimana “mengatur” HP, bukan justru “diatur” HP. “Era HP itu bisa Ngaji Qur’an pakai aplikasi, jangan konten sia-sia,” katanya.

Pandangan sama juga disampaikan Ketua PW IPPNU Jatim, Aprilia Nur Azizah, saat Ngaji Kentong Ramadhan di PWNU Jatim (12/3) yakni sikapi era digital dengan re-branding, relevansi, dan re-connect. “Re-connect itu menjaga hubungan, kalau ada isu ya tabayyun/konfirmasi langsung dan silaturahmi baru, jangan menghakimi,” katanya. (*/fpnu)

Iklan.

You Might Also Like

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian

Sambut Dies Natalis ke-13 Unusa Luncurkan Sekolah Manajemen dan Kesehatan Berkelanjutan

Pesantren Krapak Mayong Muliakan Anak Yatim di Hari Asyuro

Unusa Tembus Tiga Besar Nasional untuk SDG Kesehatan

Presiden Minta Dukungan NU Atasi Kebocoran 346 Miliar Dolar AS ke Luar Negeri

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Didominasi Anak Muda, Jamaah “Qiyamullail” 25 Ramadhan di Masjid Al-Akbar Tembus 40.000-an
Next Article PWNU Jatim Tekankan pentingnya Ukhuwah Jam’iyah dalam Bukber Ramadhan 1447 H

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

PCNU Surabaya: Jadikan Demokrasi Ruang Mencari Solusi, Bukan Menyebar Kebencian
Nahdliyyin
Tradisi “Nyonteng Kolbu'” dari Desa Sumberwringin, Bondowoso di Kawasan Wisata Ijen, Diusulkan Jadi Warisan Budaya
Sospol
PMII Bondowoso Siap Jadi Mitra Kritis Pembangunan Daerah
Sospol
Dispendik Bondowoso Pastikan Pelaksanaan OSN Sesuai Prosedur
Uncategorized

You Might also Like

Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026
Nahdliyyin

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

21/06/2026
Nahdliyyin

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

19/06/2026
Nahdliyyin

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

18/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?