Bandung, radar96.com – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) terus memperkuat langkah internasionalisasinya. Kali ini dengan berpartisipasi aktif dalam P2A Indonesia Chapter Annual Meeting 2026 yang digelar di Telkom University, Bandung.
Forum tahunan ini mengusung tema “Strengthening Regional Mobility through Alignment, Reciprocity, and Sustainability” dan menjadi ajang strategis bagi perguruan tinggi untuk memperluas kolaborasi lintas negara, khususnya di kawasan ASEAN.
Kehadiran Unusa dalam forum ini diwakili oleh Dr Ika Mardiyanti, Direktur Kerjasama dan Pemeringkatan Global. Ia mengikuti berbagai diskusi strategis yang berfokus pada penguatan mobilitas akademik, mulai dari pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, hingga peluang magang internasional.
Menurut Ika, keikutsertaan Unusa dalam konsorsium P2A menjadi bagian penting dalam membuka akses kolaborasi global yang lebih luas. “P2A merupakan konsorsium internasional yang memfasilitasi interaksi antarperguruan tinggi di ASEAN, baik dalam bentuk inbound maupun outbound student, research, dan internship. Ini juga menjadi program strategis Unusa dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU),” ujarnya.



Forum ini juga menghadirkan sejumlah tokoh pendidikan tinggi nasional, di antaranya Suyanto selaku Rektor Telkom University, Rini Setiowati (Vice Rector for Collaboration & Global Engagement BINUS University sekaligus Sekretariat P2A Indonesia Chapter), serta Fathul Wahid, Rektor Universitas Islam Indonesia.
Selain menjadi ruang berbagi praktik terbaik, pertemuan ini juga membahas strategi keberlanjutan kerja sama antarperguruan tinggi di tingkat regional. Fokus pada keselarasan program, prinsip resiprositas, dan keberlanjutan menjadi kunci dalam membangun ekosistem mobilitas akademik yang lebih inklusif dan berdampak.
Partisipasi aktif Unusa dalam forum internasional ini menegaskan komitmen institusi dalam meningkatkan daya saing global. Melalui penguatan jejaring dan kolaborasi strategis, Unusa membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk memperoleh pengalaman internasional, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian.
Langkah ini juga sejalan dengan visi Unusa sebagai perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi global di tengah dinamika pendidikan tinggi dunia.



