By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Dua Siswa SMA Khadijah penerima “Golden Ticket” masuk Unair “dihadiahi” laptop oleh Gubernur Khofifah
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Milenial > Dua Siswa SMA Khadijah penerima “Golden Ticket” masuk Unair “dihadiahi” laptop oleh Gubernur Khofifah
Milenial

Dua Siswa SMA Khadijah penerima “Golden Ticket” masuk Unair “dihadiahi” laptop oleh Gubernur Khofifah

02/04/2023 Milenial
Gubernur Khofifah dalam Safari Ramadhan di SMA Khadijah, Wonokromo, Surabaya, Sabtu (1/4/2023). (*/hmn)
SHARE

Surabaya, Radar96.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi program pendidikan yang diterapkan yayasan sekolah Khadijah yang tak sekadar berhasil mencetak generasi yang cerdas di bidang akademik, tapi juga mampu membangun karakter akhlakul karimah.

Apresiasi tersebut disampaikan Khofifah saat hadir dalam acara Safari Ramadhan bertema ‘Perkuat Solidaritas Raih Keberkahan dan Kemuliaan Ramadhan’ bersama Yayasan Taman Pendidikan dan Sosial Nahdatul Ulama Khadijah di Gedung Aula Yayasan Khadijah, Jalan A. Yani No. 2-4 Surabaya pada Sabtu, (1/4/2023)

Mantan Menteri Sosial yang juga alumni SMA Khadijah Surabaya itu mengatakan, bukti keberhasilan sistem pendidikan di sekolah Khadijah itu dapat dilihat dari capaian dua murid SMA Khadijah yang mendapat Golden Ticket masuk Universitas Airlangga Surabaya.

Gubernur Khofifah dalam Safari Ramadhan di SMA Khadijah, Wonokromo, Surabaya, Sabtu (1/4/2023). (*/hmn)

Mereka adalah Nayyara Dwi Hafidha kelas XII (program studi kedokteran umum) dan Aulia Nanda Maghfira kelas XII (program studi ekonomi Islam). Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur Khofifah memberikan keduanya hadiah berupa laptop.

“Prestasi yang didapatkan kedua pelajar SMA Khadijah tersebut, tidak lepas dari metode pembelajaran yang diterapkan oleh SMA Khadijah, yakni bagaimana memberseiringkan antara berbagai capaian akademik dengan karakter akhlakul karimah,” kata Khofifah.

“Karena di SMA Khadijah salah satu yang ingin dibangun adalah yo pinter, yo bener. Atau dengan kata lain, akademiknya dimaksimalkan, akhlaknya ditata dan dijaga,” imbuhnya.

Prestasi yang diraih kedua murid SMA Khadijah tidak lepas dari format yang diterapkan SMA Khadijah yaitu format pesantren kota dengan penguatan capaian prestasi akademik berseiring karakter akhlaqul karimah.

Sehingga adanya format ini dapat menjawab berbagai multidisipliner kebutuhan yang semakin kompleks khususnya bagi siswa di perkotaan.

“Yayasan Khadijah sebagai lembaga pendidikan NU, banyak mencetak alumnus hebat sehingga mampu berkontribusi untuk masyarakat di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Khofifah menyampaikan bahwa prestasi siswa Khadijah ini turut menambah kebahagiaan Jawa Timur lantaran tiga hari lalu Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BP3) mengumumkan bahwa Provinsi Jawa Timur terkonfirmasi siswa-siswanya paling banyak diterima perguruan tinggi negeri tanpa tes.

Total 23.477 siswa Jatim berhasil lolos masuk PTN tanpa tes. Artinya, kata Gubernur Khofifah, program pendidikan yang diimplementasikan di jenjang SMA, Aliyah maupun SMK di Jawa Timur telah on the right track.

“Siswa Jatim yang diterima PTN ini persentasenya 25,3% dari seluruh siswa yang diterima secara nasional. Dan dari SMA Khodijah yang diterima perguruan tinggi negeri tanpa tes sebanyak 45% dari peserta didik. Semoga akan menjadi bagian dari penyebar atau speaker dari Islam ahlussunnah wal jamaah yang mengajarkan Islam Rahmatan lil a’lamin.

Baik yang dokter, ekonom, sosiolog dan psikolog semua punya kapasitas dan tugas menjadi speaker ahlussunnah wal jama’ah yang menghadirkan Islam Rahmatan lil a’lamin,” jelasnya.

“Semua itu dibutuhkan karena memang Aswaja harus disemai dari seluruh profesi yang kita miliki dan yang ada di dalam jejaring kita, maka jangan pernah berkurang semangat mengembangkan Islam rahmatan lil a’lamin. Islam yang penyemai kasih bagi seluruh alam ,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu penerima golden tiket Aulia Nanda Magfira kelas XII program studi ekonomi Islam mengaku senang dan berterima kasih kepada Gubernur Khofifah yang memberikan hadiah berupa laptop sekaligus wejangan untuk dirinya.

“Ilmu pendidikan dan ilmu Budi pekerti yang sudah saya dapatkan di SMA Khadijah menjadi prinsip dalam hidup saya. Harus berguna dan bermanfaat bagi sesama,” ucapnya.

Sedangkan hadiah berupa laptop yang didapatkan, Fira sapaan akrabnya akan menggunakan untuk tugas-tugas saat kuliah nanti. Dirinya pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada orang tua dan guru yang sudah mendidiknya hingga dewasa.

“Terima kasih ibu gubernur Khofifah dan orang tua saya serta guru-guru yang terus mendoakan dan mendukung proses kehidupan saya hingga bisa mendapat berkat, yakni kuliah di Universitas Airlangga Surabaya,” ungkapnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Mahasiswa PPDS Unusa Ungguli 45 Peserta Lain dari 7 PTN/PTS

MSG ke-29 di Masjid Al-Akbar, Gus Amak dan Ning Widad Apresiasi GenZI yang mau Ngaji Subuh di Masjid

Peringati HSN 2026, SMP Khadijah dan LKKNU Surabaya Adakan Bimbingan Santri Usia Sekolah

IPPNU Jatim Gandeng MUI Cetak Daiyah Pelajar di Era Digital

Kembangkan Rambu Evakuasi Tsunami Berbasis Sensor, Lima Mahasiswa K3 Unusa Lolos Pendanaan PKM-KC 2026

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article NU Jatim luncurkan Konfederasi Olahraga NU atau KONU
Next Article KONI Jatim siap bantu SDM (Pelatih/Atlet/Sport Science) untuk KONU

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Bekerjasama Dengan Yayasan SASNU: “Islam Nusantara Pilar Peradapan Indonesia”
Sospol
Di UIN Khas Jember, Ketua LTN Bondowoso Tekankan Pentingnya Publikasi Ilmiah Berdampak
Sospol
KH Zakariya Al Ansori Siap Pimpin PCNU Situbondo sebagai Amanah Pengabdian
Nahdliyyin
Toko Sembako di Bondowoso Layani Transaksi Keuangan bagi Warga Tapen
Uncategorized

You Might also Like

Milenial

Kemenag Serahkan Penghargaan “School Religius Culture” Kepada TK At-Taqwa Bondowoso

17/09/2026
Milenial

TK At-Taqwa Bondowoso Raih Terbaik 1 SRC Tingkat Kabupaten

16/09/2026
Milenial

Rayakan Harlah ke-11, KMNU UNAIR Dorong Revitalisasi Aswaja An-Nahdliyah

13/09/2026
Milenial

Setiap Kamis, Remas-GenZI Masjid Al-Akbar Surabaya Adakan Majelis Sholawat Al-Akbar

10/09/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?