By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Masa Transisi Endemi, Gubernur Khofifah: Masyarakat Boleh Tanpa Masker Asal Kondisi Sehat
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Masa Transisi Endemi, Gubernur Khofifah: Masyarakat Boleh Tanpa Masker Asal Kondisi Sehat
Sospol

Masa Transisi Endemi, Gubernur Khofifah: Masyarakat Boleh Tanpa Masker Asal Kondisi Sehat

11/06/2023 Sospol
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (*/rdr96)
SHARE

Padang, Radar96.com – Status kedaruratan Pandemi Covid-19 telah resmi dicabut oleh World Health Organization (WHO) beberapa waktu lalu. Begitu pula di Indonesia yang saat ini sedang memasuki masa transisi dari pandemi menuju endemi.

Dengan berakhirnya status kedaruratan Pandemi Covid-19, kebijakan protokol kesehatan pun mengalami pelonggaran, termasuk penggunaan masker.

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, masyarakat diperbolehkan tidak mengenakan masker asal dalam kondisi sehat dan tidak beresiko tertular atau menularkan Covid-19.

Menurut dia, hal itu juga tertuang dalam Surat Edaran Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia No. 1 Thn. 2023 tentang Protokol Kesehatan Pada Masa Transisi Endemi Covid-19.

“Bagi yang sehat dan tidak beresiko tertular atau menularkan Covid-19 sudah boleh tidak mengenakan masker. Namun bagi yang kurang sehat dan berisiko tertular Covid-19, dianjurkan tetap memakai masker dan menghindari kerumunan agar terhindar dari resiko Covid-19,” ungkapnya, Minggu (11/6) di sela sela kunjungan misi dagang di Padang, Sumatera Barat.

Khofifah menjelaskan pelonggaran aturan mengenakan masker ini bisa dilakukan sebab penyebaran virus Covid-19 di Jawa Timur telah berhasil dikendalikan dengan baik.

Selain itu, penambahan kasus baru pun terus berhasil ditekan dan mengalami penurunan.

Update penambahan kasus baru per tanggal 10 Juni 2023 tercatat hanya sebesar 6 kasus baru COVID-19 perhari di Jawa Timur. Angka ini merupakan angka tambahan kasus harian terendah selama tahun 2023.

Meski demikian, dalam masa transisi dari pandemi menuju endemi covid-19, Khofifah tetap meminta seluruh pelaku kegiatan di fasilitas publik, dan pelaku kegiatan berskala besar tetap melakukan perlindungan secara pribadi dari penularan Covid-19. Salah satunya, dengan melengkapi vaksinasi hingga dosis keempat atau booster kedua.

“Saat ini Kementerian Kesehatan RI telah memperbolehkan masyarakat mendapat vaksin booster segala jenis tanpa memandang jenis vaksin dosis primernya (dosis 1 dan 2). Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk melengkapi vaksinasinya hingga booster kedua,” ujar

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor IM.02.04/C/2413/2023 perihal Update Pemberian Vaksinasi Covid-19 tanggal 22 Mei 2023.

Khofifah menambahkan pada prinsipnya vaksin terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini dan dapat diberikan menggunakan platform vaksin covid-19 yang telah mendapat Emergency Use Authorization EUA dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

Melengkapi dosis vaksin Covid-19, terutama booster 1 dan 2 sangatlah penting untuk mempertahankan Herd Immunity yang saat ini telah terbangun di masyarakat. Sebab hasil uji klinis platform vaksin covid-19 menyatakan bahwa titer antibodi individu setelah 6 bulan dari imunisasi kedua akan menurun, maka dari itu diperlukan vaksinasi booster untuk meningkatkan titer antibodi terhadap Covid-19.

Berdasarkan data dari website https://vaksin.kemkes.go.id/ per 10 Juni 2023, capaian vaksinasi COVID-19 di Jawa Timur menunjukkan bahwa capaian vaksin dosis primer di Jatim telah cukup tinggi.

Dari total sasaran 35.339.869 orang, yang telah divaksinasi dosis 1 sebanyak 30.245.562 orang atau 85,58% dan dosis 2 sebanyak 26.403.886 orang atau 74,71%. Sedangkan dosis 3 (booster 1) sebanyak 9.409.319 orang atau 33.32% dan dosis 4 (booster 2) sebanyak 701.372 orang atau 2,48%.

“Bagi masyarakat yang belum melengkapi dosis primer maupun dosis lanjutan (booster), dapat diberikan vaksinasi covid-19 dengan menggunakan vaksin yang tersedia. Terutama INAVAC yang merupakan hasil karya masyarakat Jawa Timur yang dipersembahkan untuk masyarakat Indonesia, Vaksin INAVAC buatan Unair juga sudah terbukti secara klinis dan telah memiliki approval dari BPOM sehingga aman untuk digunakan masyarakat Indonesia” lanjutnya.

Gubernur Khofifah juga mengimbau kepada seluruh Kepala Daerah beserta jajarannya untuk menggerakkan warganya agar segera melengkapi status vaksinasinya hingga booster 2. Sehingga seluruh warga Jawa Timur terlindung dari paparan Covid-19.

Selain itu, Khofifah juga mengimbau agar masyarakat tetap menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Salah satunya dengan selalu membawa hand sanitizer dan/atau menggunakan sabun dan air mengalir untuk mencuci tangan secara berkala terutama jika telah bersentuhan dengan benda-benda yang digunakan secara bersamaan.

“Untuk pengelola dan operator fasilitas transportasi, fasilitas publik, dan kegiatan skala besar bersama pemerintah daerah setempat dianjurkan tetap melakukan perlindungan kepada masyarakat melalui upaya preventif dan promotif untuk mengendalikan penularan Covid-19,” imbaunya.

Gubernur Khofifah tetap mendorong seluruh jajaran kabupaten / kota di Jatim tetap melakukan pembinaan dam penertiban terhadap pelaksanaan protokol kesehatan untuk mengendalikan penularan Covid-19 di daerahnya masing-masing. Dengan demikian diharapkan masa transisi Covid-19 menjadi endemi bisa tercapai. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Pemerintah Cabut Aturan Wajib Masker
Next Article Alumni Juara MQK Jatim Sayangkan Kemenag Jatim Tak Apresiasi Juara

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Sospol

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

22/08/2026
Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026
Sospol

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

21/08/2026
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?