By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Lembaga Falakiyah PBNU Jelaskan Perbedaan Idul Adha di Indonesia dan Saudi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Lembaga Falakiyah PBNU Jelaskan Perbedaan Idul Adha di Indonesia dan Saudi
Nahdliyyin

Lembaga Falakiyah PBNU Jelaskan Perbedaan Idul Adha di Indonesia dan Saudi

24/06/2023 Nahdliyyin
Ilustrasi Idul Adha. (Foto: NU Online).
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO –
Idul Adha 1444 H jatuh di hari yang berbeda antara di Indonesia dan Arab Saudi.

Di Indonesia hari kesepuluh bulan Dzulhijjah itu akan dirayakan pada Kamis, 29 Juni 2023 berdasarkan itsbat yang disampaikan Wakil Menteri Agama H Zainut Tauhid Sa’adi pada Ahad (18/6/2023) lalu.

Sementara Idul Adha di Arab Saudi dirayakan sehari sebelumnya, Rabu, 28 Juni 2023. Pun hari Arafah 1444 H ini otomatis berbeda.

Di Arab Saudi, hari Arafah dan wukuf para jamaah haji akan dilakukan pada Selasa, 27 Juni 2023. Sementara hari Arafah di Indonesia akan terjadi pada Rabu, 28 Juni 2023 saat di Arab Saudi sudah hari raya Idul Adha.

Ketua Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) KH Sirril Wafa menjelaskan bahwa perbedaan tersebut dipengaruhi lokasi yang berdampak pada waktu ijtimak, fase bulan mati yang terjadi di setiap tanggal 29 bulan Hijriah.

“Jam terjadinya Ijtimak akan berbeda-beda sesuai waktu setempat,” katanya di Jakarta, Jumat (23/6/2023).

Kiai Sirril menjelaskan bahwa ijtimak akhir Dzulqa’dah 1444 ini terjadi pada tanggal 18 Juni 2023 sekitar jam 11.30 WIB. Sementara ijtimak di Makkah sekitar jam 7.30 an waktu setempat. Jarak antara waktu ijtimak dengan terbenamnya matahari berdampak besar pada ketinggian hilal.

“Jeda waktu antara jam terjadinya ijtimak hingga Maghrib, mempengaruhi posisi hilal, baik ketinggian maupun elongasinya,” ujar dosen Ilmu Falak Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Kiai Sirril menjelaskan bahwa di Indonesia pada tanggal 18 Juni 2023 lalu, saat Maghrib, posisi hilal seluruh Indonesia masih sangat minim antara kurang dari 1 derajat hingga paling tinggi sekitar 2 derajat. Ketinggian 2 derajat juga hanya di sekitar Medan dan Aceh. Sementara di Makkah, ketinggian hilal sudah sekitar 4 atau 5 derajat.

“Maka wajar kalau untuk awal Dzulhijjah tahun ini, Makkah lebih dahulu sehari sebelum Indonesia. Hari Arafahnya pun otomatis sehari sebelum hari Arafah di Indonesia,” ujarnya. (*/NUO)

Sumber:
*) https://nu.or.id/nasional/idul-adha-di-indonesia-dan-saudi-berbeda-ini-penjelasan-lembaga-falakiyah-pbnu-qvPxm

Iklan.

You Might Also Like

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Kloter Haji Terakhir Embarkasi Surabaya Diberangkatkan
Next Article Jelang Idul Adha, Gubernur Khofifah: Terapkan Animal Welfare dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

MUKTAMAR BERKAH TANPA RISYWAH HASANAH
Kolom
OPOP Jatim dan Unair Perkuat Langkah Koppontren Menuju Koperasi Modern
Sospol
Unusa Dipercaya sebagai Mitra Strategis dalam Konferensi Internasional Pengembangan Sektor Wisata Kesehatan
Sospol
Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol

You Might also Like

Nahdliyyin

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

12/06/2026
Nahdliyyin

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

11/06/2026
Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?