By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Habib Luthfi: Tasawuf Miliki Peran “Pembersih”
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Habib Luthfi: Tasawuf Miliki Peran “Pembersih”
Nahdliyyin

Habib Luthfi: Tasawuf Miliki Peran “Pembersih”

01/09/2023 Nahdliyyin
Habib Luthfi bin Yahya (foto: NUO)
SHARE

Jakarta, Radar96.com/NUO – Ketua Umum Majelis Sufi Dunia Habib Lutfi bin Ali bin Yahya yang juga Rais Aam Jami’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) mensinyalir masih ada yang beranggapan bahwa orang yang menggeluti dunia tasawuf hanya berkutat pada urusan akhirat dan takut pada dunia.

Pemahaman seperti ini menurutnya tidak tepat dan perlu untuk diluruskan. Ia menjelaskan bahwa tasawuf adalah pembersih hati seperti halnya wudhu dan mandi yang membersihkan fisik. Tasawuf membersihkan hati dari penyakit hati seperti hasud, takabbur, dengki, dan penyakit senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang.

“Mungkin senang kalau melihat negara ini pecah belah, rakyat tidak akur, ramai, dan gembira sekali. Ini penyakit-penyakit hati yang sangat mengerikan,” tegasnya saat penutupan World Sufi Assembly Conference 2023 atau Muktamar Sufi Internasional yang berlangsung pada 29 hingga 31 Agustus 2023 di Pekalongan, Kamis (31/8/2023).

Dengan tasawuf semua penyakit hati ini dibersihkan dengan kalimah tauhid yang kemudian akan terpancar pancaran cahaya Ilahi. Pancaran tersebut jelas Habib Luthfi, tidak hanya dalam hati saja namun akan mewarnai pola pikir dan akal yang memberikan manfaat bukan hanya pada diri sendiri namun juga orang lain.

“Bukan waktunya lagi kita berbicara khilafiyah, kita tertinggal karena masalah-masalah itu,” katanya pada Konferensi Ke-4 Sufi Internasional yang menghadirkan lebih dari 70 tokoh dari berbagai belahan dunia ini.

Terlebih lanjut Habib Luthfi, Bangsa Indonesia akan menggelar pesta demokrasi pemilihan umum yang para ulama-ulama tasawuf harus mampu menjadi pemersatu umat, dan bangsa, menumbuhkan cinta kepada bangsa dan tanah air, serta menjadi tauladan yang baik.

“Inilah orang ahli tarekat, inilah ahli tasawuf yang bisa mewarnai bagaimana pembangunan umat, pembangunan bangsa, sehingga ketahanan nasional di setiap negara di dunia ini disponsori oleh tokoh-tokoh ahli tasawuf,” ungkapnya di Sahid Convention Center, Pekalongan, Jawa Tengah.

Ulama Tasawuf juga mampu ikut serta dalam pembangunan berbagai sektor mulai ekonomi, pertanian, sampai dengan ketahanan dan pertahanan nasional. “Pasti ulama-ulama di manapun negara ini, dengan cintanya kepada tanah airnya, pasti akan menjadi contoh yang luar biasa,” tegasnya.

Dengan hal ini, maka kemandirian akan terwujud di berbagai aspek kehidupan dengan menumbuhkan berbagai langkah yang memberi maslahat kepada umat. “Mampu tangan di atas, bukan tangan di bawah,” tegasnya.

Ia menegaskan kembali bahwa ulama tasawuf bukan hanya mengurusi akhirat saja dengan duduk dan memutar tasbih namun ternyata ahli tasawuf bisa menjadi ahli ekonom, ahli pertanian, dan ahli di bidang ilmu-ilmu lainnya.

“(Ulama tasawuf) seorang pecinta tanah airnya yang luar biasa yang selalu menjadi pemuka paling terdepan untuk mempersatukan umat dan mempersatukan bangsa ini,” tegasnya.

Selaras dengan pernyataan Habib Luthfi ini, Muktamar Sufi telah menghasilkan 9 rekomendasi muktamar yang mengangkat tema Karya Sufi Kontemporer di Dunia yang Dinamis. Rekomendasi ini mencakup aspek pendidikan, perilaku, investasi, pembangunan, pertanian dan kemandirian. (*/NUO) Sumber: https://www.nu.or.id/nasional/peran-penting-tasawuf-dan-ulamanya-menurut-habib-luthfi-yX5fK

Iklan.

You Might Also Like

Kiai Imam Jazuli: Kunci Kejayaan Abad Kedua NU adalah Transformasi Pemikiran dan Gerakan

Gus Kikin: Qanun Asasi itu Lebih Tinggi dari AD/ART

Majelis Dzikir/Sholawat Al-Yasmin Surabaya doakan suksesnya Muktamar Ke-35 NU

Cangkrukan Ekonomi Pancasila, PWNU Jatim Tegaskan Keberpihakan NU terhadap Perjuangan UMKM

Prof Asrorun Ni’am Ditunjuk Pimpin Karteker PWNU Jambi, Pengamat: Figur Pemimpin Muda untuk Abad Kedua NU

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Wagub Emil Dardak: Jatim Siap Tingkatkan Ekonomi Syariah Nasional
Next Article Lagi, NBI Bagikan 250 Paket Sembako Kepada Warga Sekitar Ponpes Miftachus Sunnah Surabaya

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Kiai Imam Jazuli: Kunci Kejayaan Abad Kedua NU adalah Transformasi Pemikiran dan Gerakan
Nahdliyyin
Gus Kikin: Qanun Asasi itu Lebih Tinggi dari AD/ART
Nahdliyyin
MENGGAGAS MEMILIH KETUA UMUM PBNU SECARA BERJENJANG
Kolom
Majelis Dzikir/Sholawat Al-Yasmin Surabaya doakan suksesnya Muktamar Ke-35 NU
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

NU Care-LAZISNU Jatim Buka Beasiswa Santri Tahfidz 2026

05/08/2026
Nahdliyyin

Jelang Muktamar ke-35 NU, Usulan Pelembagaan AHWA Menguat untuk Supremasi Keulamaan

02/08/2026
Nahdliyyin

MONETISASI MUKTAMAR: HADIYYAH, GRATIFIKASI, DAN RISYWAH

02/08/2026
Nahdliyyin

Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU Gunakan istilah “Tower” Permudah koordinasi pelayanan tamu

01/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?