By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Tabligh Akbar Hari Ibu Muslimat NU Tarakan, Khofifah Harap Muslimat NU Jadi Kekuatan Pemersatu Bangsa
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Tabligh Akbar Hari Ibu Muslimat NU Tarakan, Khofifah Harap Muslimat NU Jadi Kekuatan Pemersatu Bangsa
Nahdliyyin

Tabligh Akbar Hari Ibu Muslimat NU Tarakan, Khofifah Harap Muslimat NU Jadi Kekuatan Pemersatu Bangsa

18/12/2023 Nahdliyyin
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Tabligh Akbar Muslimat NU Tarakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-95 di Tarakan di Convention Hall Badan Penghubung Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) Kota Tarakan, Senin (18/12). (*/hmn)
SHARE

Kota Tarakan, Radar96.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Tabligh Akbar Muslimat NU Tarakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-95 di Tarakan di Convention Hall Badan Penghubung Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) Kota Tarakan, Senin (18/12).

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa menghadiri Tabligh Akbar Muslimat NU Tarakan dalam rangka Peringatan Hari Ibu ke-95 di Tarakan di Convention Hall Badan Penghubung Pemprov Kalimantan Utara (Kaltara) Kota Tarakan, Senin (18/12). (*/hmn)

Di hadapan ribuan anggota Muslimat NU Tarakan yang hadir, Khofifah berharap para ibu-ibu Muslimat NU akan menjadi kekuatan moderasi dan persatuan bangsa di antara seluruh elemen bangsa.

Hal ini karena ibu-ibu Muslimat NU bisa membangun moderasi dan toleransi sesuai konsep pemahaman Ahlussunnah wa jama’ah yang meliputi At Tawassuth (moderat), at tasamuh (toleran), at tawazun (keseimbangan), serta i’tidal (adil).

“Maka saya berharap bahwa fungsi Muslimat NU sebagai organisasi sosial keagamaan menjadi elemen yang bisa membangun moderasi dan toleransi ini akan terus bisa dibangun. Itulah kenapa kami hadir di sini karena kekuatan Muslimat NU sesungguhnya sebagai penguat bagaimana perempuan bisa jadi juru damai di semua lini,” katanya.

Khofifah mengatakan, Hari Ibu sendiri diinisiasi oleh semangat perempuan untuk membersatukan ibu-ibu di Indonesia dengan kekuatannya yakni persatuan dan kesatuan. Oleh karena itu harus diingat bahwa kapanpun, ibu-ibu harus jadi kekuatan pemersatu bangsa karena para ibu memiliki kekuatan untuk itu.

“Muslimat NU ini merupakan organisasi yang anggotanya kurang lebih 32 juta orang di Indonesia, kemudian juga ada anggota Muslimat NU di 12 Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) di berbagai negara. Maka ibu-ibu Muslimat NU punya kekuatan untuk jadi pemersatu dan juru damai,” katanya.

“Selamat Hari Ibu, semoga para ibu selalu dirahmati Allah SWT. Semoga Allah melimpahkan keberkahan, keselamatan, kesuksesan bagi anak-anak kita, menjaga keluarga kita dan Allah ampuni dosa-dosa kita,” imbuhnya.

Terkait perdamaian ini, bahkah Khofifah pada Agustus lalu menerima penganugerahan Honorary Award for Global Peace and Women Empowerment atau Perdamaian Gobal dan Pemberdayaan Perempuan dari Minhaj-Ul-Quran International. Minhaj ini merupakan organisasi Islam internasional yang berdiri sejak tahun 1980 dengan keanggotaan dari 93 Negara di seluruh dunia.

“Alhamdulillah, kami mendapat penghargaan sebagai perempuan yang bergerak untuk membangun perdamaian di berbagai lini,” kata Khofifah.

Lebih lanjut, dalam kesempatan ini turut diserahkan bantuan kemanusiaan untuk Palestina dari PW Muslimat NU Kaltara dan PC Muslimat NU Tarakan. Bantuan tersebut masing-masing sebesar Rp25 juta atau total Rp50 juta.

Terkait bantuan ini, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa sebelumnya pada tahap pertama Muslimat NU telah menyerahkan bantuan kemanusiaan bagi Palestina sebesar Rp. 766,5 juta. Bantuan tersebut diserahkan melalui LAZISNU.

“InsyaAllah, nanti tahap kedua akan kembali kami serahkan pada 20 Desember mendatang melalui LAZISNU. Untuk tahap kedua ini sudah terkumpul sekitar Rp1,7 Miliar Kalau ditambah Rp50 juta dari Kaltara dan Tarakan ini maka sudah sekitar Rp1,75 Miliar,” katanya.

Lebih lanjut, Khofifah menyampaikan terimakasih dan apresiasinya kepada para ibu-ibu Muslimat yang hadir tidak hanya dari PC Muslimat Tarakan, tapi juga dari PC Muslimat lain yang ada di Kaltara. Ia berharap pertemuan ini memberikan penguatan silaturahmi yang akan memberikan keberkahan sehat, manfaat, dan barokah.

“Hari ini Allah mengumpulkan kita semua dalam Tabligh Akbar ini. Dan ini menjadi bagian dari Muhasabah akhir Tahun 2023.
Sekaligus apresiasi bagi para ibu yang perannya luar biasa. InsyaAllah setiap perjalanan Muslimat NU memberikan penguatan, membangun kehidupan kedamaian, kehidupan yang penuh silaturahim dan memberikan keberseimbangan antara habluminallah dan habluminnannas,” katanya.

“Untuk itu, kenapa kita semua ber-muslimat salah satu referensinya adalah ayat yang artinya, Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan. Dimana orang yang bertakwa akan masuk surganya Allah secara berombongan,” tegasnya.

“Warga Muslimat NU mau masuk surga mau ikut rombongannya siapa? Tentunya pendiri NU KH. Hasyim Asy’ari. Beliau Hadratussyaikh juga pernah menyampaikan siapa yang mau berjuang di NU, maka dia dan keluarganya akan saya akui sebagai santriku,” imbuhnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kaltara Dr. Bustan mewakili Gubernur Kaltara mengapresiasi pelaksanaan Tabligh Akbar memperingati Hari Ibu ke-95 yang diaelenggarakan PC Muslimat NU Kota Tarakan.

Menurutnya, tema yang diangkat yakni ‘Muslimat NU Berkhidmat untuk NKRI Dalam Mengawal Moderasi’ sangat penting. Bahwa moderasi penting untuk mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama. Apalagi Indonesia dan Provinsi Kaltara sebagai sebuah daerah majemuk yang terdiri dari berbagai ras, suku, dan agama.

“Moderasi beragama penting pasalnya manusia memiliki kecenderungan bias kognitif seperti ego sentrik. Untuk itu, Tabligh Akbar ini penting untuk mengingatkan dan meningkatkan ketaqwaan,” katanya.

“Semoga dari Tabligh Akbar ini kita mendapat keberkahan dari Allah SWT. Terima kasih Muslimat NU semoga bisa memberikan sumbangsih pada persoalan sosial kemasyarakatan terutama terkait kaum perempuan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Tarakan Siti Laela Al Khafidzah mengatakan Muslimat NU merupakan organisasi sosial keagamaan yang sangat potensial, baik sebagai objek dan subjek di tengah kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Tarakan.

“Sebagai Muslimat NU kami selalu tawadu’ kepada masyayikh, kyai, pimpinan sesuai prinsip dalam Ahlussunah wal Jamaah. Kami baik PC, PAC maupun Ranting Muslimat NU se-Kota Tarakan juga selalu menyelenggarakan ziarah, yasinan, dan hampir setiap hari mengumandangkan sholawat di Kota Tarakan,” katanya.

“Tiada hari tanpa lantunan sholawat. Semoga ini membawa keberkahan bagi kota Tarakan dan Kota Tarakan selalu dalam lindungan Allah SWT. Semoga Bu Khofifah juga diberikan kemudahan dan kelancaran,” pungkasnya. (*/hmn)

Iklan.

You Might Also Like

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Jatim Masuk “Top 7 Exhibitor ASN Culture Fest” KemenpanRB, Tiga Tahun Berturut-Turut
Next Article Dosen Unusa Terima Gelar Profesor Terhormat dan Istimewa dalam Bidangnya

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Masjid Al-Akbar Bagikan Ratusan Irisan/Kupasan Melon Hasil Panen kepada Jamaah
Sospol
HUT ke-19, Jam’iyatus Sholawat Baitul Jannah – Bondowoso Teguhkan Komitmen Berbagi untuk Anak Yatim
Sospol
BariKade Gus Dur : Aspirasi Mahasiswa Harus Didengar, Persatuan Bangsa Harus Tetap Dijaga
Sospol
Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT
Nahdliyyin

You Might also Like

Nahdliyyin

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

12/06/2026
Nahdliyyin

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

11/06/2026
Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
Nahdliyyin

MDS Rijalul Ansor dan Pesantren Al Yasmin Lestarikan Ngaji Kitab Kuning ala Anak Muda

07/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?