By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Pertama Kali, Syech Ziyaad Patel dari Afrika Pimpin Ikrar WNI Masuk Islam di Masjid Al-Akbar
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Pertama Kali, Syech Ziyaad Patel dari Afrika Pimpin Ikrar WNI Masuk Islam di Masjid Al-Akbar
Sospol

Pertama Kali, Syech Ziyaad Patel dari Afrika Pimpin Ikrar WNI Masuk Islam di Masjid Al-Akbar

22/03/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Seorang qori’ dari Afrika, Syech Ziyaad Patel, memimpin ikrar masuk Islam untuk WNI bernama Alih Sindu Pribadi dari Rungkut, Surabaya, dalam Ikrar Mualaf di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Jumat (22/3).

Seorang qori’ dari Afrika, Syech Ziyaad Patel, memimpin ikrar masuk Islam untuk WNI bernama Alih Sindu Pribadi dari Rungkut, Surabaya, dalam Ikrar Mualaf di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Jumat (22/3). (*/azka-mas)

“Asyhaduan Laa… Ilaaha illa Allah… wa Asyhadu… anna Muhammad… Rasulullah….,” ujar Alih Sindu Pribadi, saat menirukan kalimat Syahadat dari Syech Ziyaad Patel sepotong demi sepotong.

Alih Sindu mengaku luar biasa dengan ikrar muallaf yang mendapatkan bimbingan dari ulama asal Afrika, apalagi hal itu pertama kalinya pembimbing ikrar muallaf dari ulama asing.

Seorang qori’ dari Afrika, Syech Ziyaad Patel, memimpin ikrar masuk Islam untuk WNI bernama Alih Sindu Pribadi dari Rungkut, Surabaya, dalam Ikrar Mualaf di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), Jumat (22/3). (*/azka-mas)

“Dengan pengalaman yang luar biasa ini, saya bertambah yakin akan kebenaran Islam,” kata pemuda kelahiran Surabaya pada 1 Februari 1982 yang semula memeluk agama Kristen itu.

Setelah ikrar itu, Syech Ziyaad Patel yang sempat menjadi imam Sholat Jumat di Masjid Al-Akbar itu menilai semua atmosfir yang ada di Masjid Al-Akbar memang bagus sekali.

“Saya senang dengan suasana di masjid yang benar-benar besar sesuai namanya, akbar. Allah benar-benar memberi kebesaran di sini,” katanya.

Qori asal Afrika yang baru tiga hari datang di Indonesia itu menjelaskan kunjungan ke Indonesia antara lain Jakarta, Surabaya, Malang, Bromo, dan Semarang.

“Agenda kunjungan saya ke Indonesia menjadi imam sholat dan ceramah, tapi di Masjid Al-Akbar dapat membimbing ikrar muallaf,” katanya.

Acara ikrar mualaf itu disaksikan dua orang saksi yakni Abd Rohim dan M Sriyono. Dari MAS, tampak hadir Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg dan Sekretaris/Humas MAS Helmy M Noor.

“Selama 11 Ramadhan di MAS sudah hampir 10 muallaf yang ikrar masuk Islam, baik dari Indonesia maupun WNA dari Amerika, Australia, Kanada, dan Korea, tapi pembimbing ikrar baru pertama kali yang WNA dari Afrika, karena selama ini dari MAS saja,” kata Helmy M Noor. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat

Penanganan Perkara Febrie Adriansyah jadi Ujian Konsistensi Sistem Peradilan Pidana Terpadu

38 Masjid di Jatim Lolos Seleksi “Masjid Award 2026” DMI-Demasindo

Dokter Dayat: KOHKARSSI Jawa Timur Siap Perkuat Advokasi Hukum Kesehatan

50 Pengurus DMI se-Jatim Ikuti Pelatihan dan Praktek Tanggap Bencana di BPBD

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gus Awis dengan Karya Tafsir “Hidayatul Quran” Terima Anugerahi ‘UINSA Monumental Award 2024’
Next Article Relawan NU Peduli Demak Berikan Pengobatan dan Terapi Gratis untuk Warga Terdampak Banjir

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

Mahasiswa KKN UIN KHAS Jember dan Kelurahan Curahdami – Bondowoso Bersinergi Wujudkan Data Wilayah yang Akurat
Sospol
MUI JAWA TIMUR DAN PARADIGMA BARU MODERASI BERAGAMA
Kolom
Jangan Bohongi Presiden RI
Kolom
MEMBANGUN KEMITRAAN STRATEGIS MUI JAWA TIMUR DAN PEMPROV JAWA TIMUR
Kolom

You Might also Like

Sospol

PW DMI Jawa Timur Cetak Dai Remaja hingga Disabilitas

10/07/2026
Sospol

PMII Jatim: Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang Harus Diusut Tuntas

10/07/2026
Sospol

Lantik 41 Pejabat, Bupati Bondowoso: Jabatan Bukan Pribadi tapi Amanah

10/07/2026
Sospol

Kepengurusan Baru 2026–2031, PKB Bondowoso libatkan ulama, pengasuh pesantren, kader senior, tokoh perempuan, pemuda, dan profesional

09/07/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?