By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Prof Muzakki Apresiasi STAI Al-Akbar sebagai Kampus Berbasis Masjid
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Prof Muzakki Apresiasi STAI Al-Akbar sebagai Kampus Berbasis Masjid
Sospol

Prof Muzakki Apresiasi STAI Al-Akbar sebagai Kampus Berbasis Masjid

23/11/2024 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Koordinator Kopertais Wilayah IV Jatim Prof Dr H Ahmad Muzakki mengapresiasi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Akbar sebagai kampus yang berbasis masjid yakni Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS).

“Di barat, kampus hebat itu milik negara atau gereja, jadi kalau bukan kampus negeri pasti kampus hebat di barat itu kampus milik gereja,” katanya dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda STAI Al-Akbar Surabaya yang dihadiri Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg di Aula MAS, Sabtu (23/11).

Dalam acara wisuda untuk 128 mahasiswa dari tiga program studi (prodi) itu, Prof Muzakki yang juga Rektor UINSA itu mengharapkan STAI Al-Akbar bisa membuktikan kehebatan kampus berbasis masjid/keagamaan seperti kampus berbasis gereja di Barat.

“Kenapa nggak bisa, STAI Al-Akbar harus bisa membuktikan itu, saya siap membantu untuk memperkuat STAI Al-Akbar melalui Kopertais (Kopertasi Wilayah IV/Jatim), atau lewat cara lain,” katanya dalam acara yang juga dihadiri Imam Besar MAS KH Abdul Hamid MSi.

Dalam acara wisuda yang dipimpin Ketua STAI Dr HM Zainul Arifin MHi MPdI dan Ketua Senat STAI Al-Akbar Dr KH M Shohib Lc itu, Prof Muzakki mengatakan status sarjana memang akan memperluas peluang kerja dibandingkan dengan lulusan SMA/SMK/MA.

“Tapi, menjadi sarjana itu harus berbeda dengan SMA, karena itu bekerjalah dengan karakter khas dan kelebihan yang berbeda dari yang lain. Belajarlah kepada Sal Priadi dengan lagu Gala Bunga Matahari dan Mahalini dengan lagu Sampai Menutup Mata,” katanya.

Lagu yang dirilis Sal Priadi ditonton 50 juta orang dalam tiga bulan, meski banyak penyanyi di luar yang lebih hebat. Juga lagu “Sampai Menutup Mata” oleh Mahalini yang ditonton 19 juta orang, padahal lagu lama ciptaan Melly Goeslaw yang dipopulerkan oleh aktris dan penyanyi Acha Septriasa pada 2006.

“Sal Priadi memberi pelajaran kepada kita agar jangan pernah gelisah, datanglah dengan karakter khas, agar banyak diminati. Atau, seperti Mahalini yang memberi pelajaran kepada kita bahwa kekuatan lama yang diberi ciri khas yang beda dari yang sebelumnya itu tetap menarik. Jangan gelisah prodi bukan baru, tapi perkuat karakter,” ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan Ketua STAI Dr HM Zainul Arifin MHi MPdI. “Kunci sukses itu bukan kuliah yang selesai, tapi karakter yang kuat, kejujuran, dan kepercayaan, menjadi generasi berkarakter di dunia baru dengan teknologi digital,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPP MAS DR KHM Sudjak MAg mengharapkan STAI Al-Akbar juga bisa membuka studi lanjut S2, karena masjid yang mempunyai perguruan tinggi itu masih jarang. “Kalau perguruan tinggi punya masjid itu banyak, tapi masjid punya perguruan tinggi itu tidak banyak dan salah satunya adalah STAI Al-Akbar,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

IPK Tinggi Saja Belum Cukup, Lulusan Harus Punya Kesiapan Kerja

Arjunu–RJI International Forum 2026 Perkuat Kolaborasi Dorong Jurnal Indonesia Menuju Scopus

BAZNAS Jatim Hadirkan Layanan Ambulans Gratis di Kediri dan Sekitarnya

Dari Nasi hingga Apel Hijau, Menu MBG SPPG Grujugan Kidul 01 Bondowoso

Semarak Pawai Budaya, Anak-Anak TK Alifya Bondowoso Belajar Arti Persatuan dalam Keberagaman

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article PWNU Jatim pertimbangkan aspek regenerasi pada struktur pengurus 2024-2029
Next Article Pemain Film Cinta Dalam Ikhlas Hadir di Unusa untuk Ajarkan Makna Ikhlas dalam Kehidupan

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

GEGERAN DULU GERGERAN KEMUDIAN
Kolom
Muktamar NU : Pembukaan Gemilang, Jangan Sampai Pelaksanaan Kehilangan Marwah.
Kolom
Ternyata NU Rame di Luar, Solid di Dalam
Kolom
MENJAGA MUKTAMAR NU KE-35 SEBAGAI TUNTUNAN DAN HIKMAH
Kolom

You Might also Like

Sospol

Al Irsyad Bondowoso Buka Program Milad dengan Pendaftaran Gratis dan Dukungan Biaya Rp1 Juta

22/08/2026
Sospol

Agnostik Prancis Ikrarkan Masuk Islam di Masjid Al-Akbar Surabaya

21/08/2026
Sospol

Prof. Halim Soebahar Raih “The Religious Leadership, Education, and Social Harmony Award”

21/08/2026
Sospol

Santri Jember Zaky Faizal Huda Buktikan Santri Bisa Juara MQK Jatim

18/08/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?