Surabaya, radar96.com – LP Ma’arif NU Jawa Timur mengadakan “capacity building” di Kanwil LP Ma’arif NU Jatim, Minggu (11/5), guna menyiapkan “master trainer” yang akan mengawal Sekolah/Madrasah LP Ma’arif agar unggul dan kompetitif.
“Alumni atau lulusan sekolah/madrasah harus mewarnai kampus-kampus terdepan di Indonesia, baik kampus di PTKIN maupun di PTUN. Itu salah satu indikator madrasah atau sekolah unggul,” kata Prof. Dr. Kusaeri, pengurus PW LP Ma’arif NU Jawa Timur dari Bidang 2.

Koordinator Bidang 2/Wakil ketua bidang 2 Prof. Dr. Evi Fatimatur Rusydiyah, M.Ag, yang mewakili Ketua LP Maarif NU Jawa Timur yang menyampaikan adanya dua tagline yang dibuat oleh Ketua Maarif dalam mengembangkan Madrasah dan sekolah di Maarif Jatim.
“Pertama, Enabling potencies, boosting excellencies. Kedua, Harnessing energy, strengthening sinergy: toward a more competitive Maarif Education. Dari kedua tagline tersebut PW LP Maarif NU siap berlayar,” kata Prof Evi.

Mulai akhir bulan Mei 2025, ada pelatihan secara terjadwal dengan simultan untuk ke-12 sub bidang pelatihan, yakni Pelatihan Kurikulum, Pembelajaran, dan HOTS; Pelatihan Aswaja; Pelatihan SEKOLAH UNGGULAN; Pelatihan AKREDITASI SEKOLAH/MADRASAH; dan Pelatihan LITERASI.
Pelatihan lainnya, Pelatihan Numerasi; Pelatihan Sains; Pelatihan KTI/Penulisan Buku Ajar; Pelatihan MA’ARIF MART; Pelatihan Big Data dan data Science; Pelatihan Artificial Intelligent; dan Pelatihan Perpustakaan.
Sementara itu, pemateri Dr. Syifak Indana., M.Pd menyampaikan desiminasi Kebijakan Arah Baru Pendidikan pada Kementerian Dasar dan Menengah RI, lalu dilanjutkan pemateri Amin Hasan., M.Pd yang menyampaikan desiminasi Kebijakan Arah Baru Pendidikan pada Kementerian Agama RI. (*/pna)



