By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Unisla Bahas Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan bersama Profesor dari Taiwan
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Unisla Bahas Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan bersama Profesor dari Taiwan
Sospol

Unisla Bahas Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan bersama Profesor dari Taiwan

22/05/2025 Sospol
SHARE

Lamongan, radar96.com – Universitas Islam Lamongan (UNISLA) membahas Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan dalam seminar internasional bersama pakar kesehatan lingkungan dari Chung Yuan Christian University, Taiwan, Profesor Yu-Chun Wang, Ph.D.

Seminar internasional bertajuk “Awareness Against Health Threats of Climate Change (AWARE)” itu diadakan Program Studi (Prodi) Kesehatan Lingkungan (Kesling) di Auditorium Pascasarjana UNISLA, Kamis (22/5).

“Topik utama yang diangkat mencakup bukti risiko kesehatan akibat perubahan iklim di Indonesia, serta perlunya kolaborasi dalam sistem peringatan dini untuk kesehatan masyarakat,” kata Prof Wang.

Prof Wang selaku pembicara kunci menegaskan bahwa pengembangan teknologi AI juga perlu untuk prediksi risiko kesehatan akibat iklim, serta demo dan praktik penggunaan data simulasi (mock-up) dalam mitigasi dampak perubahan iklim.

Saat membuka seminar itu, Wakil Rektor II UNISLA, Dr. Nurul Badriyah, menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun kesadaran kolektif terhadap isu-isu lingkungan dan kesehatan.

“Perubahan iklim bukan hanya isu lingkungan semata, tetapi telah menjadi tantangan serius dalam bidang kesehatan masyarakat. Melalui forum ilmiah ini, kami berharap terjadi pertukaran ilmu dan kolaborasi nyata antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.

Nurul menambahkan UNISLA melalui seminar itu menegaskan komitmennya dalam mendukung edukasi dan kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman kesehatan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim.

“Semoga hasil kegiatan ini bisa bermanfaat bagi seluruh civitas akademik dan pemerintah dalam menghadapi ancaman kesehatan yang ditimbulkan oleh perubahan iklim,” tambah Nurul.

Selain pembicara kunci, seminar juga menghadirkan pemateri Arief Firman Wicaksono, SKM (Penelaah Teknis Kebijakan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur), dan Nur Lathifch Syakbanah, S.KM., M.PH (spesialis kesehatan masyarakat dari Prodi Kesehatan Lingkungan UNISLA), yang juga bertindak sebagai moderator seminar.

“Dampak kesehatan dari perubahan cuaca yang ekstrem antara lain diare, DBD, dan sebagainya,” kata Arief dalam seminar yang juga dihadiri Inganatul Muhimmah, ST, MT (Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lamongan) dan dr. Mafidhatul Laely, MH (Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit/P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan). (*/wew)

Iklan.

You Might Also Like

PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas

Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram

Tahun Baru Islam 2026, Gubernur Khofifah Resmikan “FishTech” di Masjid Al-Akbar

Ciptakan Ekosistem Ilmiah, MUI Kota Probolinggo Buat Program Terobosan Kolaborasi dengan Unuja Terbitkan Jurnal Ilmiah Bereputasi

Gus Lilur Desak Dirjen Bea Cukai Dicopot

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Harkitnas 2025, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Bangkit Hadapi Dampak Dinamika Ekonomi Global
Next Article Khofifah Dorong Bank Jatim Terus Memperkuat Diri Menjadi BPD Nomor 1

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

Saat Lantik OSIM di MDW Putri Pesantren Sukorejo, Wabup Situbondo Ulfiyah Ajak Santri Percaya Diri dan Terus Berkembang
Milenial
PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri
Nahdliyyin
PDUF MUI Jatim Gelar Doa untuk Negeri, Kobarkan Optimisme Menuju Indonesia Emas
Sospol
Umaha dan YPM Gaungkan Revolusi Hijau Nusantara Melalui Karnaval Akbar 1 Muharram
Sospol

You Might also Like

Sospol

Kajian Senja Al-Yasmin, Gus Mujab Kupas Empat Level Manusia (Muslim, Mukmin, Arif, Ulul Albab)

12/06/2026
Sospol

Pengelola Masjid Islamic Center Pemprov Kaltim Lakukan “Studi Banding” ke Masjid Al-Akbar

10/06/2026
Sospol

Dalam Research Week, Dosen FISIP UNAIR Ingatkan Bahaya Kekuasaan Algoritma

09/06/2026
Sospol

Debat “AI untuk Pendidikan” Meriahkan Dies Natalis ke-7 STAI Al-Akbar Surabaya

08/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?