By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Masjid Al-Akbar dan Tokoh Masjid Besar Indonesia Bahas Masjid Era Disrupsi
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Sospol > Masjid Al-Akbar dan Tokoh Masjid Besar Indonesia Bahas Masjid Era Disrupsi
Sospol

Masjid Al-Akbar dan Tokoh Masjid Besar Indonesia Bahas Masjid Era Disrupsi

26/09/2025 Sospol
SHARE

Surabaya, radar96.com/MAS – Sejumlah tokoh dari Masjid Besar di Indonesia membahas “Tantangan Masjid di Era Disrupsi” dalam podcast dan dialog di JICC, Jakarta (Booth Masjid Raya Sheikh Zayed Solo pada IIBF 2025), Jumat (26/9), diantaranya Sekretaris Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS), H. Helmy M. Noor.

Tokoh Masjid Besar lainnya adalah Farid F. Saenong PhD (Masjid Istiqlal Jakarta), DR Noor Achmad MA (Masjid Agung Jawa Tengah), Drs. Abdurrahman Shoheh (Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari), Munajat, PhD (Masjid Raya Sheikh Zayed Solo), dan Dr Ir Hj. Dewi Sartika M.Si (Masjid Raya Al Jabbar Jawa Barat).

“Di tengah era disrupsi, pengelola masjid harus adaptif, agar masjid tetap relevan dan memberi manfaat luas bagi jamaah dan masyarakat. Pada era itu, jamaah dan masyarakat juga sudah berubah yang ditandai dengan digitalisasi, perubahan gaya hidup, serta tantangan global pasca-pandemi,” kata Helmy M Noor dalam podcast/siniar yang dipantau secara daring itu.

Oleh karena itu, pengelola masjid harus memunculkan ide-ide kreatif dan inovatif, agar masjid tetap menjadi pusat ibadah, dakwah, dan peradaban Islam, apalagi Masjid Al Akbar Surabaya merupakan ikon kota dan masjid terbesar kedua di Indonesia.

“Ide dan inovasi itu penting untuk menjawab tantangan di Era Disrupsi yang cukup kompleks, yakni Digitalisasi Dakwah, Pengelolaan Keuangan dan Transparansi, Kebutuhan Jamaah yang Beragam (tua-muda dan generasi Z), serta Persaingan dengan event Hiburan/Gaya Hidup,” katanya.

Terkait tantangan Digitalisasi Dakwah, pengelola masjid harus bersaing dengan konten dakwah di media sosial, sekaligus menjaga otoritas keilmuan dan moderasi konten.

“Untuk tantangan Pengelolaan Keuangan dan Transparansi, tuntutan jamaah sekarang adalah akuntabilitas dana infaq. Selain itu, pengelola masjid juga harus memanfaatkan fintech, QRIS, dan crowdfunding,” katanya.

Terkait kebutuhan jamaah yang beragam, pengelola masjid harus menjawab kebutuhan berbagai lintas generasi yakni muda, menengah, tua/lansia, dan difabel.

“Karena generasi muda itu memiliki pola pikir kritis, maka kami dari Masjid Al-Akbar mengembangkan kajian Majelis Subuh GenZi dan Al Akbar Ngaji Soccer. Khusus difabel dan lansia, kami telah membuka akses khusus difabel dan toilet difabel, serta fasilitas ramah lansia,” katanya.

Untuk menjawab tantangan persaingan dengan Hiburan/Gaya Hidup terkait gempuran pusat hiburan, mall, dan platform digital, maka badan pengelola Masjid Al-Akbar mengembangkan beberapa taman edukasi untuk semua lapisan masyarakat, juga membangun “Al Akbar Sports Center” dan “Al Akbar Tourism Center” untuk wisatawan mancanegara.

Selain inovasi untuk menjawab tantangan Era Disrupsi, Helmy M Noor menegaskan bahwa pihaknya juga menerapkan beberapa strategi, diantaranya Digitalisasi Layanan melalui “Live Streaming” untuk setiap kajian dan khutbah di MAS (YouTube, InstaGram, Radio Streaming dan TV Digital), termasuk Informasi Jadwal Shalat, kegiatan, dan infaq melalui FaceBook, InstaGram, dan media online.

“Strategi lain, kami juga menyiapkan Ruang Multiguna untuk pusat kegiatan sosial, edukasi, olahraga, dan budaya, seperti Grand Ballroom As-Shofa dan Marwah, Al Akbar Sports Center dan beberapa Taman Edukasi, sehingga masjid bukan hanya tempat ibadah,” katanya.

Strategi lain lagi adalah Kolaborasi dengan Komunitas melalui wadah Remas dan GenZi MAS (Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya), juga mengadakan kegiatan bersama masyarakat lintas profesi, pelajar, dan mahasiswa, seperti Bakti Sosial, Al Akbar Ngaji Soccer, Marbot Soccer Night.

“Kedepan, kami juga siap menangkap Peluang Pengembangan 25 Tahun MAS, diantaranya menjadi pusat literasi Islam digital melalui aplikasi khusus MAS, green masjid dan ramah lingkungan melalui Pemasangan Solar Panel, Penerapan Sistem IPAL, Urban Farming, Green House, serta Wisata Religi terpadu berbasis teknologi dengan virtual tour dan AI guide, juga pemberdayaan koperasi syariah dan UMKM jamaah,” katanya. (*/mas)

Iklan.

You Might Also Like

IPNU-IPPNU dan LBH Ansor Perkuat Advokasi dan Kesadaran Hukum Pelajar

100-an Santri Ikuti “Ngaji Soccer II” di Masjid Al-Akbar

Pemuda Asal Hongkong Resmi Memeluk Islam di Kota Probolinggo

Masjid Al-Akbar Surabaya Sembelih Sapi Presiden, Gubernur, dan Puluhan Sapi-Kambing

Prof.Dr.KH. Nazaruddin Umar, Menteri Agama RI Menyerahkan Sapi Qurban kepada PWNU Jawa TImur

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article Gerakan Mengubah Pola Pikir, Matematika Jadi Sahabat, Guru Tak Lagi Takut Angka
Next Article Tim Mahasiswa UINSA Surabaya membuat aplikasi “Assignly” bantu atur aktivitas akademik

Advertisement


Iklan.

Berita Terbaru

OPOP Jatim Hadiri Silaturahmi dan Temu NU Sedunia, Dorong Penguatan Ekonomi Warga Nahdliyin
Nahdliyyin
PBNU “Roadshow” 4 Provinsi, Gaungkan Gerakan Nasional “Pesantren Ramah Anak”
Nahdliyyin
Luncurkan GISNU, LAZISNU PCNU Sidoarjo Targetkan Manfaat Lebih Luas dan Merata
Nahdliyyin
603 Siswa Ikuti Seleksi Beasiswa PWNU Jatim bersama 17 PTN/PTS/PTNU
Nahdliyyin

You Might also Like

Sospol

Di hadapan 40.000 Jamaah Masjid Al-Akbar, Prof Halim Soebahar: Idul Adha Ajarkan Kesabaran Paling Tinggi

27/05/2026
Sospol

PWNU Jatim Terima Sapi Kurban 1,1 ton dari Gubernur Jatim

26/05/2026
Sospol

Pertajam Fokus Kerja, Departemen Media PDUF MUI Jatim Bentuk 4 Divisi

26/05/2026
Sospol

DMI Jatim Siagakan 1.000 Jagal Hewan Kurban Masjid se-Jatim

25/05/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?