By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
  • Home
  • Nahdliyyin
  • Sospol
  • Milenial
  • Gus File
  • Warta DigitalNew
Search
MORE MENUS
  • Kultural
  • Kolom
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Tasawuf Urban
  • Berita Foto
  • Gus File
  • Inforial
  • Jatim Update
  • Opini
  • Siaran Pers
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
Reading: Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional
Share
Sign In
Font ResizerAa
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Font ResizerAa
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Search
  • Home
  • Warta DigitalNew
  • Nahdliyyin
  • Milenial
  • Kontrahoax
  • Ekraf
  • Sospol
  • Inforial
  • Kolom
  • Kultural
  • Gus File
  • Tasawuf Urban
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
radar96.com | Berkarakter dan Edukatif > Blog > Nahdliyyin > Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional
Nahdliyyin

Kritik Kapitalisme Global, ISNU Ingatkan Pentingnya Kemandirian Ekonomi Internasional

21/06/2026 Nahdliyyin
SHARE

Kediri, radar96.com – Mudir Aly JATMAN, yang mantan Ketua Umum PP ISNU, Prof. Dr. Ali Masykur Musa, mengingatkan kapitalisme global secara konsisten menempatkannya sebagai ancaman terhadap kedaulatan ekonomi Indonesia.

Menurut Ali Masykur Musa, intervensi pasar bebas dan kebijakan pro-asing sering kali melanggar prinsip Ekonomi Kerakyatan dan Pasal 33 UUD 1945.

Ia melakukan kritik terhadap liberalisasi sektor publik. “Kita harus aktif menentang kebijakan yang membuka peluang penguasaan asing pada aset vital, termasuk kritik terhadap Undang-Undang Sumber Daya Air (SDA) yang dianggapnya sebagai pesanan lembaga internasional yang merugikan rakyat.” tuturnya.

Prof Ali Masykur Musa mengungkapkan hal itu pada Halaqoh Nasional Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama, dengan tema “Masa depan Indonesia di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik global: Agenda Intelektual Nahdliyin di Awal Abad Kedua”, di Universitas Islam Tribakti (IAIT) Lirboyo Kediri, Minggu (21/6/2026).

Pada kesempatan itu, hadir sejumlah tokoh, diantaranya, Dr KH Reza Ahmad Zahid (Rektor UIT Lirboyo Kediri), Prof KH Muhammad Afif Hasbullah (Pj Ketua ISNU Jatim), Prof Moh Mas’ud Said (Wakil Ketua Umum PP ISNU), Dr Muhammad Yasin (Kepala Bapeda Pemprov Jatim), Prof Dr A Muhibbin Zuhri (Guru Besar UINSA), dan Dr. Abdul Ghoffar (Komisioner Ombudsman RI).

Dihadiri ratusan kader ISNU, baik dari Jatim maupun perwakilan PW ISNU se-Indonesia, ISNU mengingatkan pentingnya kemandirian ekonomi nasional.

Sebagai respons, Ali Masykur mendorong penguatan ekonomi domestik dan kerakyatan, termasuk kemandirian ekonomi Nahdlatul Ulama (NU) agar tidak bergantung pada kekuatan pasar global.

“Kita perlu kembali memahami ideologi kerja untuk menandingi hegemoni nilai-nilai kapitalisme dan sosialisme,” kata Ali Masykur, yang juga Komisaris PLN.

Sebelumnya, KH Reza Ahmad Zahid menegaskan, pentingnya keseimbangan antara rasionalitas dan spiritualitas bagi kader ISNU.

“Yang membedakan kita sebagai intelektual dengan cendekiawan umumnya, adalah manajemen barokah. Keberkahan akan hadir bila kita berkumpul bersama dengan kader-kader terbaik, ” kata Gus Reza.

Prof KH M Afif Hasbullah menegaskan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mengambil langkah strategis bagi pembangunan sumberdaya manusia bagi Indonesia umumnya, dan bagi Nahdlatul Ulama pada khususnya.

Secara umum, forum ISNU Jatim tersebut menegaskan, intekektual Nahdliyin harus mampu menafsir zaman. Memahami geopolitik, menjadi gerakan pemberdayaan bagi rakyat.

Pada bagian lain, Prof. Dr. H.M. Afif Hasbullah, yang juga Ketua Panitia, menyampaikan pentingnya peran intelektual Nahdlatul Ulama dalam mengantisipasi perubahan global yang cepat.

“Indonesia menghadapi perubahan dunia sangat cepat dan penuh ketidakpastian. Konflik dan ketegangan geopolitik berdampak pada stabilitas ekonomi, keamanan energi, dan ketahanan pangan nasional,” kata Prof Afif.

“Kita harus membangun strategi ketahanan nasional yang kuat, mandiri, serta berkelanjutan—tidak hanya kemajuan ekonomi dan teknologi, tapi juga ketangguhan spiritual dan sosial,” ujar Prof. Afif.

Pengasuh Pondok Pesantren Matholiul Anwar, Karanggeneng, Lamongan ini berharap forum ini mengantar rekomendasi strategis bagi kebijakan NU dan bangsa. (*/isnu)

Iklan.

You Might Also Like

PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes

Semarakkan Munas-Konbes NU, ISNU Jawa Timur Gelar Halaqoh Nasional di UIT

NBI Usulkan Duet Kiai Alim dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031 

PWNU Jatim Siap Sukseskan Munas-Konbes NU di Ploso, Kediri

Menjelang Muktamar, Forum Aktivis NU Jatim Serukan Ulama Kembali Menjadi Penunjuk Arah Organisasi

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link Print
Previous Article 334 Lulusan MI At-Taqwa Bondowoso Raih Prestasi TKA di Atas Nasional dan Jatim

Advertisement

Iklan.
Iklan.

Berita Terbaru

334 Lulusan MI At-Taqwa Bondowoso Raih Prestasi TKA di Atas Nasional dan Jatim
Milenial
PBNU Segera Tetapkan Tuan Rumah Muktamar ke-35 dalam Munas-Konbes
Nahdliyyin
DPRD Jatim Minta Pembangunan Jembatan Bondowoso-Jember Tak Berlarut-larut
Uncategorized
CAWE-CAWE PEMERINTAH MEMBAYANGI MUKTAMAR NU
Opini

You Might also Like

Nahdliyyin

Relawan 33 LPBI PCNU se-Jatim dilatih SIG Pemetaan Bencana

14/06/2026
Nahdliyyin

Lesbumi PBNU Adakan Muktamar Kebudayaan Indonesia di UNWAHA Jombang, 12-14 Juni 2026

12/06/2026
Nahdliyyin

Mendesak, Literasi Digital Warga NU

11/06/2026
Nahdliyyin

Ratusan Mahasiswa-Santri PWNU-PTN-PTNU dari Surabaya Ikuti “Daurah Aswaja 2026”

07/06/2026
radar96.com | Berkarakter dan Edukatifradar96.com | Berkarakter dan Edukatif
Follow US
© 2024 radar96.com. All Rights Reserved.
  • Tentang Kami
  • Pasang Iklan di Radar96
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Susunan Redaksi
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?