Banyuwangi, radar96.com – Keseriusan IKSPI Kera Sakti Cabang Bondowoso dalam membina atlet mulai menunjukkan hasil. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan kontingen Bondowoso membawa pulang 10 medali pada ajang Banyuwangi IKS Cup X 2026, di Aula Muhammad Cheng Hoo, Banyuwangi, 30 Juni hingga 2 Juli 2026.
Dari 15 atlet yang diterjunkan, kontingen Bondowoso berhasil mengoleksi 6 medali emas, 1 medali perak, dan 3 medali perunggu, sekaligus menempatkan Bondowoso sebagai salah satu kontingen yang mampu bersaing di tengah ketatnya persaingan antar-cabang IKSPI Kera Sakti se-Jawa Timur.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh pengurus cabang bersama jajaran pelatih.
Pelatih kontingen, Riko Apri Yansyah, yang akrab disapa Mas Ray, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih anak didiknya.
“Alhamdulillah, anak-anak sudah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Apa yang diraih hari ini merupakan hasil dari proses latihan yang tidak sebentar. Kami bangga karena mereka mampu bertanding dengan semangat, disiplin, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Mas Ray.
Menurutnya, setiap medali yang diraih merupakan hasil kerja sama seluruh tim, bukan hanya atlet yang bertanding di arena.
“Kami datang sebagai satu tim. Mulai atlet, pelatih, official, pengurus, hingga orang tua semua punya peran. Karena itu keberhasilan ini adalah milik bersama,” katanya.
Mas Ray juga memberikan apresiasi kepada jajaran official yang ikut mendampingi atlet selama kejuaraan berlangsung, termasuk Junaid, anggota IKSPI Kera Sakti Cabang Bondowoso asal Ranting Maesan, yang turut memastikan kebutuhan atlet selama pertandingan berjalan dengan baik.
Ia menegaskan hasil tersebut bukan menjadi akhir dari proses pembinaan.
“Prestasi ini jangan dijadikan garis finis, tetapi menjadi motivasi untuk terus belajar, berlatih, dan memperbaiki kekurangan. Target kami tentu membawa atlet Bondowoso bisa bersaing di level yang lebih tinggi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Cabang IKSPI Kera Sakti Bondowoso, Yusuf Risman Hadi, Amd.Pi., menyebut raihan tersebut menjadi bukti bahwa visi organisasi dalam mencetak atlet mulai berjalan sesuai harapan.
“Ini juga merupakan salah satu bagian dari visi misi kita di organisasi ini adalah melahirkan atlet. Makanya kami dari cabang selalu support, baik secara materi maupun non materi,” kata Yusuf.
Menurut Yusuf, pembinaan atlet akan terus diperkuat melalui latihan rutin, evaluasi pascakejuaraan, serta pemberian kesempatan kepada atlet muda untuk menambah pengalaman bertanding.
“Ke depan kami ingin semakin banyak atlet Bondowoso yang mampu bersaing di tingkat provinsi bahkan nasional. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh keluarga besar IKSPI Kera Sakti Bondowoso untuk terus berkembang,” ujarnya.
Pada kejuaraan tersebut, tujuh medali emas dipersembahkan oleh Dian Nofitasri, Tutik Andriyani, Alya Salma Khalilah, Muhammad Wayan Suphan Putra, Dharfan Ibnu Hafidz, Putri Rohmatin, serta satu atlet lainnya yang melengkapi raihan emas kontingen Bondowoso. Medali perak diraih Abdullah Ghaist, sedangkan tiga medali perunggu dipersembahkan Safina Aulia Yunis Tiara, Rohmah Hartika, dan Citra Febyatus.
Sementara atlet Yulio Rafli Maulana, Agung Gunawan, Bima Agung, Fardahn Rahmatullah, dan Muflisatul Hasanah memang belum berhasil naik podium. Namun, pengalaman bertanding di ajang tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam proses pembinaan menuju kompetisi berikutnya.
Bagi IKSPI Kera Sakti Cabang Bondowoso, raihan 10 medali bukan hanya soal prestasi di atas podium, tetapi juga menjadi bukti bahwa pembinaan yang konsisten mampu melahirkan atlet-atlet yang siap membawa nama Bondowoso bersaing di berbagai kejuaraan. (*/Rif)



